Keguguran dan pergi?

166 7 0
                                        

#Istri_Mungil_Brayen
Part_33[ 'K3gvgvr@n dan Pergi?' ]
»Khusus Putri dan Jonson «

Terlihat di pagi buta Jonson kaget melihat banyak bercak d@r@h di badan Putri, seharunya ia senang bukan? Tapi mengapa ia merasakan sakit. Tanpa pikir panjang Jonson memangil dokter.

Tidak lama kemudian dokter datang dan memeriksa Putri.

"Istri Tuan k3gvgvran yang sabar ya," ucap dokter sambil mengangkat j@nin yang masih terlihat kecil, ia akan melakukan operasi pengangkatan untuk tidak ada yang tertinggal dan nantinya akan berbahaya bagi tubuh.

Deg!

Hati Jonson seakan kosong, ia sungguh tidak terima. Semalam ia bermimpi bertemu dengan Jonathan yang terlihat marah kepadanya.

Tidak tau arti dari mimpi tersebut Jonson yakin ada kaitannya dengan Putri.

"Ternyata percintaan itu sangat rumit," gumam Jonson sambil memegang dadanya, ia akan mencari tau siapa dalang dibalik ini. Anaknya pergi sebelum bisa melihat dunia, tidak tau apa yang akan dirasakan Putri ntah sehancur apa dirinya.

Benar saja, Jonson melihat Putri sedang menangis meraung-raung saat akan di operasi.

"Kalian bvnvh anakku?!" Terdengarlah teriakkan Putri, tatapannya kosong. Ia ingin bebas seperti dulu tanpa ada tekanan batin dan serta kekerasan fisik.

Melihat Putri seperti itu Jonson datang dan menariknya ke dalam pelvkan.

"Tenang, Kau kuat Putri!" Mengusap lembut kepala sang Istri, Putri menepisnya.

"Tidak usah sok baik."

***

Putri operasi dengan lancar, tetapi ia masih sama. Tatapan kosongnya masih terlihat jelas. Jonson tau selama ini dirinya diselimuti oleh dendam dan Jonathan sendiri sangat menyayangi Putri tapi Jonson malah menyakitinya.

Benar-benar adik yang payah.

Lihatlah sekarang apa yang ia perbuat dengan wanita yang dicintai Jonathan, masih terbayang wajah Jonathan yang marah oleh Jonson.

"Gue harus berubah dan sayang sama istri." Tekad Jonson sambil berlari kearah ranjang Putri, ia menggenggam erat tangan.

"Maaf, Put."

Mendengar perkataan maaf yang terucap dari mulut Jonson membuat Putri tersentak kaget.

Putri menghela nafas panjang.

"Gue nggak bisa lagi, Jonson. Gue udah benar-benar sakit sama Lo dan tau salah telah berniat merebut Brayen serta m3mbvnvh Jonathan.

Harusnya sedari awal Lo laporin gue ke polisi tanpa perlu menyakiti batin gue yang ntah kapan sembuhnya.

Sekarang anak gue udah nggak ada, Lo enak tidur saat gue nahan sakit.

Lo nggak punya hati!"

Putri menangis, ingin rasanya tertawa dan menjadi g!la atau m@ti untuk hidup saja rasanya sudah enggan.

"Biarkan gue pergi, Jonson, gue capek." Mendengar perkataan Putri membuat Jonson menggeleng, ia tidak bisa.

Grep!

"Nggak boleh, Put. Tetap disini sama gue!"

#Bersambung...

Istri Mungil BrayenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang