part 15

833 28 2
                                        

Selamat membaca
.....

3 tahun pun sudah berlalu, kini Flora dan Valdo belum ada hubungan balik menjadi pasangan, mereka hanya berteman dengan baik saja.

Namun Flora ada satu lelaki dekatan dengan dirinya, yang bernama Firiel. Mereka hanya dekat saja, tidak ada hubungan kekasih satu sama lain.

Disitu Valdo masih ada rasa cemburu, walaupun dia tau bahwa ia dijodohkan dengan flora. Karna flora tak mengetahui tentang perjodohan ini selama beberapa tahun sebelumnya.

Mereka kini telah berkuliah semester 7, yang menandakan ingin lulus dari Universitas yang mereka masukin disana.

Dengan Fakultas yang berbeda, Revaldo Fakultas Ekonomi dan bisnis, sedangkan Flora Fakultas Seni Rupa dan Sains, karena Flora sangat minat dengan fakultas tersebut.

..
Mentari menggantung tinggi di langit, menyinari bumi dengan sinarnya yang hangat dan menyilaukan. Suasana siang hari terasa hidup dan penuh aktivitas. Jalanan ramai oleh kendaraan yang lalu lalang, sementara suara anak-anak bermain terdengar riuh dari kejauhan. Angin berhembus pelan, membawa aroma masakan dari dapur-dapur rumah yang sibuk menyiapkan makan siang. Pohon-pohon berdiri tegak, daun-daunnya bergoyang lembut diterpa cahaya matahari. Di bawah sinar siang yang terang, segala sesuatu tampak lebih jelas dan nyata-warna-warni kehidupan terlihat dengan penuh semangat.

Ada beberapa Orang yang mendapatkan kelas belajarnya di Universitas Gerinta Muda. Mereka kini memasuki kampus tersebut dengan gaya mereka disaat masa SMA.

Para Lazio melihat ada Flora dan Firiel sedang berjalan berdua menuju kelas, mereka langsung menoleh ke arah Valdo yang saat ini tengah sibuk berjalan.

"Do, ada Flora sama Firiel tuh, Lo gak cemburu apa?" Tanya Daniel kepada Valdo.

Membuat Valdo mengeluarkan ekspresi wajah tersenyum ketir, "cemburu? Ngapain cemburu? Ujung ujungnya gua juga yang menang, udah biarin aja dia sama Firiel. Paling cuman pelengkap hidup doang," jawabnya yang bernada tengil.

"Gile, tengil banget gua liat." Balas Gracio yang tertawa.

Para geng Lazio pun memasuki kelas karena jam menunjukkan untuk belajar terlebih dahulu.

...

Selesai lah kelas mereka saat ini, kemudian mereka membereskan buku buku dan keluar kelas.

Para geng Lazio pamit terlebih dahulu karena ada urusan yang harus mereka urus. Sementara itu Valdo masih menunggu di parkiran.

Melihat Flora tengah berduduk di halte busway, yang membuat Valdo menghampirinya.

"Sendiri, Flo? Mau aku anterin gak?" Tanya Valdo.

Gadis itu langsung menoleh ke sumber suara, ternyata ada Valdo dihadapannya itu. Mendengar pertanyaan valdo membuatnya menggelengkan kepalanya.

"Maaf, Do. Aku sama Firiel, nunggu dia di seberang." Jawab flora yang menolak.

Mengulum bibirnya itu dan menganggukkan kepalanya. "Ohh oke, aku duluan, ya?" Pamit Valdo.

Tidak ada jawaban, Flora hanya mengangguk saja. Langsung lah Valdo menancapkan gas dan meninggalkan Flora sendirian.

Flora hanya menatap Valdo yang semakin menjauh dari dirinya. Dirinya sebenarnya tidak ingin menolak ajakannya dari Valdo.

Pilihan Aku [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang