"Eh iya. Dan lo ngapain disini?." Tanya Valdo balik.
"Aku disini biasanya buat liat pemandangan bagus." Jawab flora yang menatap lurus.
"Ohh. Kalau gitu, gua balik duluan yah." Pamit Valdo kepada Flora itu.
"Eh valdo tunggu dulu." Seketika jalan Valdo berhenti dan menghampiri balik ke arah flora. "Ada apa flo?." Tanyanya.
"Boleh minta no hp kamu gak?." Tanya flora yang membuat Valdo melotot.
"Aduh. Baru kali ini gua mau kasih nih nomer. Kasih gak yah? Tapi kan gua gak pernah save cewe. Gak papa lah demi kebaikan diri lo hehe."
"Ekhem, boleh. Nih scan aja." Valdo langsung memberikan barcode pada Flora.
"Makasih yah. Kamu boleh kok pulang duluan." Akhirnya Valdo pun pulang dari taman tersebut.
Malam hari pun tiba..
Valdo menepati janjinya untuk nongkrong bersama teman-temannya.
Valdo pun bersiap siap dan ingin turun ke bawah .
"Bund,valdo mau nongki dulu yah,esok libur juga." Pamit valdo sambil menyalami tangan ibundanya itu.
"Iya sayang,izin sama papah sama Kaka situ biar mereka gk khawatir sama kamu"ucap Eli
"Iya bund aku berangkat dulu yah, assalamualaikum bund"salam valdo
"Bentar kamu mau ke cafe yah"tanya fiony
"Iya kak,Ferrell juga ikut,Kaka mau ikut,biar sama aku"ucap valdo
"Iya Kaka ikut,soalnya Ferrell juga ngajak"ucap fiony
"Udh sekali lagi assalamualaikum bund"ucap mereka bersamaan
"Waalaikumsalam,hati hati nak"ucap Eli
Di kediaman hardana..
"Nak"seorang ibu mengetok pintu anaknya
"Iya mah,ada apa"ucap flora lembut
"Itu temen temen kamu jemput kamu,katanya mau ngajak kamu ke cafe"ucap sang ibunda yaitu Sisca
"Ohh okeh mah,aku siap siap dulu, makasih udh kasih tau yah mah"ucap flora tersenyum
Selesai flora bersiap siap ia pun turun ke bawah
"Nah itu floranya"tunjuk Sisca
"Eh Indira callie Marsha,mau kecafe yah,btw sebagian mereka mana?"tanya flora
"Udh duluan mereka,ayo kita ke cafe"ucap Marsha
"Mah pah,flora izin ke cafe yah, esok libur juga"ucap flora sambil menyalami kedua orang tua nya
"Iya hati hati yah sayang papah"ucap papahnya yaitu jaenan
Mereka pun sampai kecafe biasanya
Dan geng lazio pun datang secara bersamaan
Valdo yang baru memesan teh di cafe. Melihat flora datang bersama teman teman kakanya itu. "Hadeh.. dia lagi dia lagi. Kan gak bisa klo gua mengontrol salting gua. Hilang harga diri gua kalo gugup liat dia."
Para geng lazio itu pun ke meja yang telah di pesan. Terpisah dengan meja para wanita.
Valdo mengalihkan pandangannya ke arah Flora. Karna dia sangat penasaran dengan Flora.
Tiba tiba. Flora merasa ada yang melihat dia dari kejauhan, ia melihat Valdo menatap Flora dari kejauhan.
Mereka pun eye contact satu sama lain. Seketika Daniel menyenggol Valdo yang dikiranya itu sedang bengong.
Daniel pun paham. Dia tau Valdo sedang eye contact bersama Flora. "Di liat liat babang valdo tatap-tatapan Mulu Ama flora." Ucap Daniel yang membuat mereka mengalihkan pandangan ke arah Valdo.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pilihan Aku [End]
Romance(End) "Cinta itu seperti angin, kamu tidak bisa melihatnya tapi kamu bisa merasakannya."
![Pilihan Aku [End]](https://img.wattpad.com/cover/362503319-64-k214331.jpg)