Selamat membaca
.....
"Permisi pak." Rai memasuki ruangan kepala sekolah, karena ia dipanggil oleh bapak kepala sekolah.
"Oh ya Raivaro, silahkan duduk nak." Sahut kepala sekolah yang bernama pak Dardo mempersilahkan untuk berduduk.
Rai pun berduduk sambil memperbaiki rambut coklat nya itu. Karna ia tertidur sehingga rambutnya amburadul.
"Jadi begini Rai. Olimpiade IPS akan berlanjut 3 hari lagi. Mungkin Rai udah ada persiapannya?." Jelas Pak Dardo.
Rai mengangguk, "sudah semua pak. Saya siap mengikuti olimpiade tersebut," jawabnya yang tersenyum.
"Kamu bisa belajar sebentar atau uji coba dengan ibu Hernan?." Ucap Pak Dardo.
"Boleh pak, saya siap di uji coba." Sahut Rai yang mengangguk.
Pak Dardo pun menunjukkan ruangan untuk Rai bisa belajar tanpa gangguan.
Saat Rai memasuki ruangan tersebut. Datanglah tuan Revisan yaitu Revaldo Azarian Revisan, sang pemilik SMA Citraland Persadha.
Mulai lah perbincangan tentang Olimpiade Raivaro tersebut. Tidak hanya tentang itu, tentang perayaan ulang tahun SMA Citraland Persadha.
...
"Kok Rai lama banget? Dia ngapain?." Tanya Kaina yang penasaran.
Para geng Hamboys pun mengerutkan keningnya. Mereka bingung, kenapa kaina mempertanyakan yang seharusnya tidak dipertanyakan.
"Ngapain Lo nanya itu? Kan udah dibilang, Rai persiapan olimpiade." Ucap Nilo yang sedikit ketus.
Kaina langsung menyadari pertanyaannya tersebut. Ia mengalihkan pandangannya dari para geng Hamboys yang sedang bergerombol di meja Jimmy.
"Tumben banget Lo nanya Rai, apa lo suka sama dia?." Tanya Olldafi yang to the point.
Kaina terkejut dengan pertanyaan Olldafi. Ia kemudian berbalik ke arah mereka. "Dih, siapa juga yang suka sama dia. Orang nanya, kan cuman dia yang tau pelajaran ini." Jawab kaina yang mengeles.
Para geng Hamboys langsung menyipitkan matanya dan menatap ragu pada kaina. Mereka sudah tau, ciri ciri perempuan menyukai laki laki. Dari gerak gerik kaina yang membuat mereka risih.
"Lo beneran ngga suka kan?." Tanya Jimmy.
Kaina langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.
Jimmy pun langsung mengangguk. "Bagus lah." Ucapnya tersebut.
Kaina pun bingung, mengapa mereka malah senang jika ia tak menyukai Raivaro sang ketua mereka.
"Kalo misalnya gue suka sama dia, apa yang terjadi?." Tanya Kaina yang penasaran.
"Hm, kemungkinan dia nggak suka cewe tipe kek lo. Dia masih gamon sama mantannya." Jawab Zenas.
"Mantan?." Ucap Kaina seperti tak percaya. "Dia punya mantan? Gue kira dia cowo yang gak tertarik sama cewe." Lanjutnya.
"Awalnya gak, tapi gegara putus dia jadi kek gini. Mantannya super cant-" Saat Olldafi ingin menjelaskan, ditutup oleh para Hamboys.
"Sut Daf, inget perjanjian kita sama Rai. Ini rahasia dia." Bisik Lion.
Olldafi langsung tersadar, ia pun bersikap seperti tak terjadi apa apa.
"Mantan nya super apa tadi?." Tanya balik Kaina.
"Ah itu lupain aja, pokoknya itu lah." Elak Jimmy yang terpaksa tersenyum.
Tring!!
Waktu istirahat telah tiba..
KAMU SEDANG MEMBACA
Pilihan Aku [End]
Romance(End) "Cinta itu seperti angin, kamu tidak bisa melihatnya tapi kamu bisa merasakannya."
![Pilihan Aku [End]](https://img.wattpad.com/cover/362503319-64-k214331.jpg)