part 48

194 18 2
                                        

Selamat membaca
......

Hari hari yang penuh warna. Sebagian keluarga Revisan melakukan aktivitas paginya.

"Dasi mas mana sayang?." Tanya Valdo lemah lembut pada Flora.

"Itu di situ mas." Tunjuk Flora.

Valdo pun bingung, biasanya istrinya memasangkan dasi untuknya. Tetapi kini, flora malah bermain handphone tanpa menggubris suaminya.

"Sayangg, mas nanya lho! Jawab dimana dasi mas." Ucap Valdo yang sedikit membentak.

Flora pun hanya menunjuk ke arah dasi, tanpa bergerak untuk melayani suaminya. Valdo menggelengkan kepalanya, apa yang salah darinya.

Seketika Valdo mengambil handphone flora yang sedang dia pegang tersebut.

"Mas lagi ngomong dan nanya sayang kuu, nanti dulu dong main hp nya." Valdo merebut handphone flora dengan bernada lembut.

Flora pun kesal, karena tiba tiba valdo mengambil handphone nya. "Mas ihh! Hp aku lohh!," kesalnya.

Valdo pun melihat isi di dalam handphone flora. Ternyata flora sedang memilih produk di toko online, namun ia memasukkan ke dalam keranjang saja, tidak untuk dipesan nya.

"Mas ih, sini hp aku!." Flora pun langsung merebut kembali handphonenya di tangan Valdo.

Ketika ia melihat, ternyata belanja yang ia masukan dalam keranjang sudah di check out oleh Valdo.

"Pantes tadi fokus banget, saldonya habis, ya? Udah mas pesenin. Lain kali kalo mau pesen, pesen aja." Ujar valdo yang tersenyum.

Flora pun terdiam, sebenarnya ia juga ingin meminta uang pada suaminya, namun gengsi nya yang luar biasa, sampai ia hanya memandang belanjaan itu.

Valdo pun tersenyum, "hahaha, kalo mau minta uang sama mas bilang aja. Kan kartu mas ada dikamu, dompet mas selalu di kamu, ambil aja. Kan mas suami kamu," balasnya yang menatap Flora.

Flora pun menghembuskan nafas kasar. Ia memegang kedua pundak Valdo, seperti menggoda seseorang. Ia perlahan mendorong Valdo ke kasur agar terduduk.

Valdo langsung meneguk ludahnya dengan kasar, apa yang dilakukan oleh istrinya. "Sialan, apa yang dilakukan sama flora?."

Mata mereka pun saling bertatapan. Tangan flora kini mengangkat secara perlahan.

"AW AW SAKIT SAYANG!." Ternyata flora menjewer telinga Valdo, karena kesal tentang tadi.

"Masih mau lagi hem?."

"Gak gak sayang! Iya aku minta maaf, lepasin tangan kamu sayang."

Flora pun melepaskan tangannya. Valdo mengusap telinganya yang merah tersebut, ia masih merintih kesakitan, karena jeweran flora yang sangat kuat.

•••

Minggu ini, adalah classmeet di Smp Citraland Persadha. Karena mereka telah selesai mengerjakan ujian semester pertama.

Untuk classmeet kali ini di awali oleh pemain futsal. Ternyata, geng Hamboys mengikuti olahraga tersebut. Mereka mengikuti ekstrakurikuler Basket dan Futsal.

"Guys, jerseynya udah ada kan?." Tanya Rai kepada mereka.

"Udah, makan dulu yok, gua laper nih." Ajak Jimmy.

"Kalian beneran jadi cadangan? Ga mau main nih? Antar kelas loh?." Tanya Rai kepada anak murid sekelasnya.

"Aman aja kita Rai, kita ga terlalu jago main ginian. Biarin geng Hamboys aja yang main." Jawab Minja sang ketua kelas.

Pilihan Aku [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang