Aleta Chelsea Dirgantara biasa di panggil aleta ia tinggal bersama bundanya Teresa Putri Dirgantara,namun bundanya meminta izin kepadanya untuk menikah kembali dengan atasan bundanya bekerja dan parahnya lagi anak atasan bundanya memiliki 13 anak l...
"iya hyung maafin coba kamu bujuk lagi jangan sekarang biar adek nenangin pikirannya."ucap hoshi.
Aku sedang bermain basket di sebelah kolam renang dengan serius aku memainkannya dan memasukkan ke dalam ring
"aegi kakak ikut ya."ucap jeonghan
"nggak."ucapku
"loh kenapa kakak pengen main basket sama kamu."ucap minghao
"bisa nggak usah ganggu aku sehari aja!"ucap ku kesal melempar bola basket ke sembarang arah dan pergi
"itu adek kenapa?kaya marah gitu?"ucap dokyeom
"hyung nggak tahu padahal mau main sama aegi."ucap jeonghan
"kayaknya ada yang ganggu pikiran adek sampe kita nggak boleh usik dia."ucap minghao
"iya hyung chan merinding lihat adek kaya gitu."ucap chan
"padahal mau main sama adek tadi main basket adek bagus banget."ucap vernon
Aku menghela nafas berat,capek tentu aku ingat percakapan oma dan bunda di butik waktu itu ada yang mereka sembunyikan dari aku tapi apa?,jun dan wonwoo masuk ke kamar adik kecilnya,mereka tahu adik kecilnya sedang marah dan melihat aleta termenung di balkon kamarnya
"adek kenapa melamun?ada masalah?cerita sama kakak."ucap jun
"kalian ngapain ke kamar ku?"ucapku
"mau main sama kamu dek sibuk nggak?"ucap wonwoo
"kenapa?"ucapku
"kakak beli chinese food sama martabak manis ayo turun kita mam."ucap wonwoo
"boleh marah tapi nggak boleh skip makan."ucap jun
"oke."ucapku"
wonwoo dan jun tersenyum dan menggandeng ke dua tangan aleta menuju dapur,jun mengambil mangkok dan menuangkan mie pedas seafood yang ia panaskan di panci, wonwoo membuka martabak manis dan menancapkan sedotan ice green tea latte dan memberikannya ke adek kecilnya
"mam martabaknya dulu biar perutnya nggak sakit pas makan pedas."ucap wonwoo,aku menganggukan kepalaku "mam dulu sebelum dingin."ucap jun meletakkan semangkuk mie pedas seafood
"terima kasih,kakak nggak makan?"ucapku
"ini kakak makan mie kacang hitamnya."ucap wonwoo,kami makan dengan tenang
"wih Chinese food nih gak bagi bagi kalian."ucap woozi
"tu kita beli banyak."ucap jun menunjuk makanan yang ia beli untuk saudaranya mereka langsung duduk dan makan
"mam yang banyak."ucap minghao meletakkan piring kecil berisi ayam pedas manis
"terima kasih."ucapku
"sama sama."ucap minghao mengelus rambut aleta lembut.Selesai makan siang Chinese food kami di ruang keluarga katanya mau menghabiskan waktu bersama,aku duduk di karpet bermain dengan maru dan meng mereka tahu aleta sedang bad mood mereka langsung mendekatinya,mereka melihat interaksi itu tersenyum senang entah kenapa senyum aleta menyebar ke mereka,tak lama kemudian mingyu membawa eskrim dan menuju aleta yang bermain dengan meng dan maru,mingyu tersenyum melihat adik kecilnya senang bermain kucing milik hyung nya,ia duduk di sebelah aleta dan meletakkan es krim di pipi adik nya
"abang bisa nggak kaget tin aku."ucapku
"maafin abang ya kasih nomor kamu tanpa izin,sebagai permintaan maaf nya ini abang beli in ice cream kesukaan kamu."ucap mingyu
"es krim doang?"ucapku
"apapun yang kamu mau abang turutin."ucap mingyu, aku mengambil eskrim di tangan bang mingyu dan membuka ponsel ku
"aku mau ini."ucapku
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mingyu terkejut"adek nggak ada yang lain?"ucap mingyu
"katanya mau turutin apa yang aku mau?abang nggak sanggup beli?aku minta aja sama kak cheol."ucapku
"sini dek sama kakak jangan sama abang gyu pelit."ucap seungcheol memanasi mingyu
"ayo aegi kita beli."ucap jeonghan
"dek kamu suka harimau,abang ada temennya nih."ucap hoshi
"jangan ajarin aneh aneh lo."ucap wonwoo
"nggak dek sini abang beli in."ucap mingyu
"beneran?tapi pake uang abang jangan minta bantuan yang lain."ucapku
mingyu menghela nafas berat tak apa untuk adik kecilnya uang bisa cari tapi senyum adiknya ia akan melakukan apapun,"oke abang beliin."ucap mingyu
"beneran?makasih abang."ucapku memeluk bang gyu,mingyu pun membalas pelukan adiknya dan mengejek saudaranya,sedangkan yang lain melotot tak percaya,awas saja tiang itu.