Rich Sibling✨ [Intro 01]

1.1K 85 20
                                        

Happy Reading ^^


Brak!!

"KAK!!"

Suara melengking yang hampir menyerupai suara toa masjid, di sertai suara pintu yang di buka paksa itu membuat pemuda yang masih bergelung dalam selimut terlonjak kaget.

Decakan halus terdengar dari mulutnya, "Apa?" Tanya pemuda itu dengan mata yang belum sepenuhnya terbuka.

"Kak, wake up please. Gue mau ngomong serius. Urgent banget ini..." Rengek yang lebih muda.

Dengan malas pemuda itu pun bangkit, "Apa lagi, Audita Stefanie?" Ucapnya terkesan mengerang.

"Gue mau pinjem Chilly," cicit Dita.

"Emang Lexy kenapa?"

Chilly yang Dita maksud adalah mobil Ferrari kesayangan sang kakak berjenis 458 Spider. Sedangkan Lexy, mobil Lexus berjenis LC milik Dita.

"Nggak kenapa-kenapa."

"So?"

"Kak Jul..." Rengek Dita lagi seraya mendekat dan duduk di sebelah kakak laki-lakinya yang masih tampak amburadul itu.

"Kemaren, masa mantan gue ke sekolah bawa Porsche."

Hanya dengan kalimat itu di sertai muka melas yang di buat-buat seimut mungkin, Dita harap Julio bisa mengerti maksud dan tujuannya.

"And then, what's the problem?"

"Kak, you know what I mean."

Julio tampak menimang-nimang sebelum memutuskan.

"Hurry up!" Decak Dita, "Kak, lo 'kan belum kasih gue hadiah ulang tahun, so, anggep aja ini hadiahnya."

"Hey, what the hell? Belum kasih hadiah? Sepuluh ribu yang gue kasih itu lo anggep apa, Audita? Itu uang ya, bukan kertas amplas."

Dita mendesis, bagaimana bisa dia lupa pada uang sepuluh ribu dollar Amerika pemberian Julio tempo lalu. Ah, itu hanya sejumlah dua kali lipat uang jajannya selama sebulan, wajar saja Dita lupa.

Persetujuan belum diraih, Dita masih diam di tempat, tak lupa mempertahankan wajah melasnya. Uh, Julio meskipun wajahnya 40% sangar dan sisanya kiyut, dia bukan tipikal kakak yang tegaan. Apa lagi di suguhkan sifat manjanya si adik kesayangan.

"Okay, but-"

"YEAAA..!! THANK YOU SO MUCH MY FUCKING HANDSOME BROTHER!! I LOVE YOU!!"

Itu teriakan terakhir Dita setelah menyambar kunci mobil yang tergeletak di atas nakas.

"JANGAN SAMPE LECET!"

Dalam sekejap adik kesayangan Julio itu sudah menghilang di balik pintu, meninggalkan bujang buluk dengan wajah cengo-nya.

"Love you more,baby" ucapnya pelan.

"Wait, dia bilang apa tadi? Mantan? Astaga, sejak kapan dia di bolehin pacaran?"

"Gue bahkan nggak tau pacar dia siapa, tau-tau udah jadi mantan aja."

Siblings Runner - [BaeSure] On Going (Revisi)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang