31

61 5 2
                                        

"Yaudah kalau di rumah aja tapi bareng gue mau?"

Pertanyaan Jaehyun masih terngiang di pikiran Seulgi. Itu sangat menggelitik bukan?
Ya, saat itu Seulgi tak menjawab pertanyaan Jaehyun dan Jaehyun paham serta merasa lucu melihat ekspresi Seulgi yang polos.

"Aargh!" Ucap Seulgi sambil berguling-guling malas di kasurnya.

Tok tok

"Eh siapa pagi-pagi ngetok pintu? Ah oppa? Kenapa tidak langsung masuk?" Teriak Seulgi sambil berjalan kesal membuka pintu kamarnya.

"Surprise!"

Seulgi sontak menutup pintu kamarnya karena sangat terkejut melihat sosok yang mendatanginya.

"Ya! Ah Jaehyun dia benar-benar!" Seulgi bermonolog dengan perasaan campur aduk.

Seulgi pun membuka pintunya pelan dan mengintip apa Jaehyun meninggalkannya setelah perlakuan Seulgi tadi, atau dia masih ada di depan kamarnya?

"Hai?" Sapa Jaehyun sekali lagi.

"Hai Jaehyun..." Balas Seulgi malu.

"Gue ganggu ya? Sorry..." Tanya Jaehyun.

"Ah, nggak kok. Kaget aja. Yaudah masuk!?" Refleks Seulgi menyuruh Jaehyun masuk kamarnya membuatnya bergumam dalam hati 'kenapa nyuruh Jaehyun masuk sih.'

Tentu Jaehyun masuk setelah Seulgi mempersilahkannya.
Seulgi berlari merapikan tempat tidurnya yang berantakan sementara Jaehyun tertawa melihatnya.

"Maaf, berantakan."

"Gapapa."
Jaehyun menepuk-nepuk kepala Seulgi lembut.
Hal itu membuat Seulgi tersipu.

Ia pun mempersilahkan Jaehyun duduk sofa yang ada di kamar Seulgi dan duduk bersama.

"Suho hyung ada?" Tanya Jaehyun.

"Entahlah. Oppa juga mulai sibuk kayak mama papa." Jawab Seulgi sedih.

Semakin hari Seulgi merasa sepi dengan kesibukan sang kakak dan juga kepergian Jongin ke Amerika.

"Tapi gue disini gapapa?" Tanya Jaehyun merasa tidak enak.

"Hm. Seulgi senang Jaehyun disini, ya walau sedikit canggung awalnya. Selain Nini, belum pernah ada yang masuk ke kamar Seulgi." Ucap Seulgi yang sebenarnya masih canggung.

"Oh..."

Seketika hening, Jaehyun fokus melihat-lihat isi kamar Seulgi sementara Seulgi tak tahu harus berbuat apa.

"Seul, mau jalan-jalan gak?" Tanya Jaehyun.

"Hah?"

"Jalan bareng gue. Duh nih cewek." Jaehyun mendekati Seulgi.
Seulgi menunduk rasanya tak sanggup menatap Jaehyun. Jujur, Jaehyun sangat tampan bagi Seulgi.

"Kenapasi? Lo gugup?" Tanya Jaehyun yang kini berada di hadapan Seulgi. Entah sejak kapan menggoda Seulgi menjadi candu baginya. Apalagi melihat pipi Seulgi yang merona.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 28, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Secret IdentityTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang