Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Keesokan paginya tanpa menunda Juan segera bersiap pergi kerumah Jevaro tapi sebelum Juan pergi, Juan menelpon pak Arga ayah dari ariel untuk menginfokan apa yang akan dia lakukan pagi ini.
"Halo pak kami dari kepolisian ingin menginfokan bahwa kami akan pergi kerumah pelaku pagi ini." ucap Juan to the point.
"Baik pak tolong kirim ke saya lokasinya nanti saya akan menyusul secepatnya." ucap Pak Arga di sebrang sana dengan suara yang masih serak akibat tangis yang tak kunjung berhenti.
"Baik pak," Juan kemudiam memutus telfonnya dan mulai mengotak atik ponsel miliknya.
Setelah mengirim lokasi rumah Jevaro kepada Naufal juan segera pergi kerumah Jevaro dengan mengendarai sepeda motor miliknya pribadi. Juan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan di atas rata-rata takut jika ia terlambat sedikit maka Jevaro akan lolos seperti sebelum-sebelumnya.
--
Setelah sampai disana Juan tidak langsung masuk kerumah Jevaro melainkan menunggu dipekarangan rumah Jevaro sendirian, Juan menunggu Naufal agar mereka dapat memeriksa rumah Jevaro bersama. Juan seharusnya langsung masuk saja tapi atasannya mengatakan bahwa terlalu bahaya jika masuk sendiri, Jevaro itu licik.
Juan kemudian menelfon Naufal dengan gerakan cepat.
"Halo pak saya sudah sampai di rumah pelaku," ucapnya.
"Tunggu sebentar saya dalam perjalanan," balas Naufal.
"Baik pak," Juan langsung memutuskan sambungan telfon setelah mendengar bahwa Naufal sudah dalam perjalanan.
Tak berselang lama kemudian Naufal datang dan mereka segera masuk untuk memeriksa rumah Jevaro tapi saat mereka sampai didepan pintu rumah itu mereka tidak menemukan tanda tanda kehidupan didalam mereka mulai mengetuk pintu dengan sopan berharap mendapat jawaban tapi tak ada jawaban dari dalam rumah tersebut.
"Sepertinya Jevaro sudah kabur," ucap Naufal
"Apa dia tinggal sendiri dirumah ini?," tanya Juan
"Dia tinggal bersama ibunya," Naufal menjawab dengan pandangan kosong menatap pintu yang tak kunjung terbuka.
"Kemana ibunya sepagi ini tidak dirumah, apa Jevaro juga membawa ibunya kabur?." ucap Juan dengan emosi yang mulai naik.
"Kalau itu saya kurang tau Pak," Naufal dengan sabar menjawab pertanyaan Juan.
"Kalau begitu saya akan berusaha mencari dia ditempat yang memungkinkan, tempat dimana dia bersembunyi,"