[] 58. Gelisah []

89 6 0
                                        

-0o0-

"Jangan ngelawak ah, nggak lucu tau."

"Cukup nilai ujian mtk kita yang lucu."

"Jangan curhat jun."

Para SMA squad sontak langsung terdiam mendengar pernyataan Vero beberapa waktu yang lalu. Suasana kantin yang tadinya ramai langsung terasa sepi bagi mereka.

"Kurang serius apalagi muka gw ini?"

"HUWAAAA VEROOOOO!"

Sebagai sahabat cewek satu satunya dan temen masa kecil, Yoora langsung meluk vero erat sambil nangis kenceng.

"Yang bener aja lah ver, masa pindah." Kata Yeonjun yang mukanya kayak pengen nangis.

"Nggak asik ah lu berdua, kita kan bespren poreper untuk selamanya." Ini soobin, dia lagi sibuk ngontrol air matanya biar nggak mewek.

"Lo kan janji ver mau ngajarin gw taekwondo, lo mau gw masuk rumah sakit lagi karna di hajar orang? Kook, siapa lagi yang bisa gw ajak belajar bareng kalau lo nggak ada." Keluh Taehyun sembari ngusap air matanya.

"Yah jungkoook, gw kalau mau ngefangirling bareng siapa lagi kalau lo nggak ada? Huhu." Yoora nampaknya mulai sesenggukan.

Sedangkan taehyung sama jimin cuma terdiam di situ, mereka juga sedih kok. Cuman mau keliatan cool aja itu mereka berdua, aslinya mah pengen mewek sambil meluk vero.

"Katanya mau sukses bareng." Taehyung akhirnya membuka suara.

"Ini malah ninggalin, sopan kah begitu." Jimin pun ngikut.

Untuk pertama kali nya tongkrongan mereka yang selalu rame dan berisik tiba tiba terasa sunyi.

"Jadi lo sama bang Namjoon gimana?" Tanya yoora di tengah suasana yang lagi sedih ini.

Lagi lagi pertanyaan itu, vero muak aja rasanya. Dia juga nggak tahu, dan entah kenapa nggak ada keberanian buat ngomong ke Namjoon.

"Gw bingung ra harus gimana, gw juga nggak berani ngomong ke bang Namjoon." Keluh vero.

"Ngomong lah ver, bang Namjoon juga ada hak buat tau." Jimin menambahi.

"Iya iya, gw bakal ngomong ke dia kok." Vero ngejawab dengan malas.

"Emang kalian kesana untuk selamanya? Minimal jenguk kita kita lah nanti, jenguknya sambil bawa emas tapi." Kata Yeonjun yang mencoba untuk mencairkan suasana.

"Masih belum tau, ada kemungkinan besar buat netap." Saut Jungkook.

"Tapi liat kondisi ayah dulu gimana." Lanjut vero.



















.

.

.

.

.

.

.

"Bisa nggak sih kalau galau tuh jangan kesini, ganggu gw skripsi an aja lu!"

Namjoon natap jin nggak suka. "Aelah, kasiani kek."

"Males, gw lebih kasian." Jawab jin acuh tak acuh.

Para matakulus gank lagi ngumpul di cafe legend, yang di dekat kampus mereka itu loh. Kebetulan Namjoon sama hoseok hari ini ada jadwal kuliah, sedangkan jin sama suga yang merupakan mahasiswa semester akhir kini udah mulai mempersiapkan sidang skripsi mereka.

Otw lulus yah ges.

"Masalah apalagi sih emang, cerita aja lah. Kek bukan temen aja." Saut hoseok.

Namjoon nundukkin badannya dan nidurin kepalanya di atas meja, ia menghela napas panjang. "Menurut lu pada, gw ama vero ini beneran pacaran nggak sih?"

"Anjay masalah cinta rupanya." Hoseok nampak mengejek.

"Emang selama ini kalian bukan pacaran?" Lanjut hoseok.

Namjoon bangkit dari posisinya. "Yah pacaran sih, tapi tuh kek--"

"Kalian nggak ada chemistry, nggak berasa kalau kalian tuh ada hubungan." Suga tiba menyaut, memotong omongan Namjoon.

"Tuh kan! Dah gw duga hiks." Namjoon kembali nidurin kepalanya di atas meja sambil uring uringan.

"Gini ye jon, kalau istilah sekarang tuh harus ada effort. Nah, lu ada effort nggak nih selama lu pacaran ama vero." Saut jin yang ngomong tanpa ngalihin fokusnya ke laptop.

Namjoon kembali bangkit dari posisinya. "Effort yah? Yah gw akui gw emang nggak ada ngeromantisin vero, tapi yah itu karna vero juga nggak bisa di ajak romantis."

"Jadi salah vero gitu?" Tanya hoseok.

Namjoon ngacak ngacakin rambutnya frustrasi. "Nggak gitu! Gw nggak nyalahin vero."

"Yah trus lo maunya gimana?" Yoongi.

Namjoon lagi lahi ngehela napasnya panjang. Andai keliatan yah, kayaknya tu cafe penuh ama nafasnya dia doang.

"Tau deh. Gw tolol, gw bego, gw goblok, gw bodo--"

"Apasih jon! Jangan kek orang depresi dah. Ajak ngedate aja itu vero, ala ala dinner fancy gitu." Jin angkat suara, otw beres masalah.

"Nah iya gud aidia tuh, sekalian ngasih hadiah atau apa gitu." Hoseok ikut menimpali.

Raut muka Namjoon nampak sumringah lagi. "Wih boleh tuh!"

"Eh tau taunya ngedate yang terakhir kalinya." Ini yoongi asbunnya nggak lihat timing dulu apa yah?!



















" Ini yoongi asbunnya nggak lihat timing dulu apa yah?!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ih jahadnya..."

-0o0-

gak tau ada yg ngikutin cerita ini apa engga, tapi maaf banget yah kalo udaa jarang banget upload. soalnya author sudah memasuki tahap orang dewasa 🫠 dan mulai banyak kesibukan lain.

jadi buat yg udh lupa alur cerita atau gimana.

sorry banget 🙏

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 14, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

- CWK OR CWK?! -Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang