9

199 38 3
                                        

💗

Wendy meringkuk setelah terbangun dari tidurnya. Ia melihat Joohyun masih berada di sebelahnya.

Wendy turun dari kasur dan merenggangkan otot-ototnya, lalu masuk ke kamar mandi seperti kebiasaan manusia pada umumnya.

LUCU.

Tidak ingin mengganggu tidur Joohyun, gadis itu membuka pintu perlahan-lahan dan keluar.

“Ini kan hari libur, Unnie mungkin akan tidur seharian,” ucapnya saat menuruni tangga.

Ia mendekati dapur setelah melihat Ahjumma yang tengah sibuk memasak.

Wanita paruh baya itu bersenandung menyanyikan lagu Cosmic dari Red Velvet.

“I just can't say goodnight...”

Wendy ikut bernyanyi pada bagian, “Hoo uoh whoooo,” lalu tertawa sendiri sambil mencari makanan apa yang bisa ia makan pagi itu.

Sayangnya, belum ada satu pun makanan yang bisa ia makan. Gadis itu menggeleng lalu meninggalkan dapur.

Ia melihat tukang kebun sedang menyiram tanaman di luar. Wendy tersenyum lalu berjalan keluar.

Wendy yang sedang aktif pagi ini sengaja menjahili Ahjussi dengan menginjak selang air agar airnya tidak keluar. Namun, ketika Ahjussi hendak mengeceknya, ia melepaskan kakinya sehingga air kembali mengalir.

Hal itu ia lakukan berulang kali.

Wendy terkekeh melihat wajah bingung Ahjussi.

Tidak ingin membuang waktu, Ahjussi menutup keran air lalu mengaktifkan sprinkler.

Lebih dari sepuluh sprinkler menyemburkan air dari bawah dan menyirami tanaman secara merata.

“Uwaaaa....”

Wendy terlihat sangat bersemangat. Gadis itu berlari ke sana kemari dan bermain di bawah air seperti sedang bermain hujan.

Ada Joohyun yang sedang memperhatikan gadis itu dari teras lantai dua rumahnya.

Semenjak Wendy pergi dari apartemen waktu itu, gadis ini menjadi lebih peka ketika Wendy tidak berada di sebelahnya. Ia akan terbangun dan langsung mencarinya.

Dan sekarang, sisa kepanikan masih terlihat di wajah Joohyun saat melihat Wendy sedang bermain air di bawah sana dengan wajah yang sangat bahagia.

💗💙

Joohyun menampilkan wajah tidak bersahabat saat papanya memanggilnya ke ruang tamu. Ada laki-laki yang sangat tidak ia sukai duduk di sana dan tersenyum ke arahnya.

“Ngapain sih ke sini?”

“Joohyun, tamu masa digituin?” Papa bersuara.

“Tamunya Papa, kan? Berarti Joohyun nggak harus ada di sini.”

Joohyun tidak memberikan papanya kesempatan untuk bicara lagi. Gadis itu langsung memutar tubuh dan naik ke kamarnya.

Wendy tetap berada di tempatnya. Ia menatap cowok yang tak lain adalah Suho, mantan kekasih Joohyun.

“Maaf ya, Joohyun kalau sudah marah memang seperti itu,” ucap Papa.

“Tidak masalah,” jawab Suho.

“Akan sulit meyakinkan Joohyun lagi, meskipun kamu sudah meminta maaf. Kami tidak bisa memaksa Joohyun karena dia sudah dewasa,” ucap Mama, seakan memberikan sinyal kepada Suho agar tidak lagi mengganggu anaknya tanpa harus menyakiti perasaan pria itu.

Suho hanya tersenyum kecil lalu mengangguk.

Wendy menyadari situasinya. Ia lalu menyusul Joohyun ke kamar.

Who are youCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang