30

136 26 9
                                        


Who Are You?

Tiga minggu setelah resepsi sederhana di Kanada yang hanya dihadiri keluarga dan teman dekat, Seungwan dan Joohyun akhirnya pulang dari bulan madu mereka di Italia. Tapi seperti biasa—si gila kerja itu sudah kembali menatap hologram yang terpampang di depan meja kerjanya.

Sementara itu, Joohyun duduk di lantai, sibuk membuka kado-kado pernikahan yang belum sempat disentuh karena langsung terbang ke Italia setelah resepsi.

“Wan, ini ada kado dari Perdana Menteri Kanada. Mau aku buka?”

“Buka aja, sayang.”

Joohyun tersenyum kecil. Ada kebahagiaan tersendiri setiap kali mendengar Seungwan memanggilnya sayang.

“Oh iya, Wan. Seulgi bilang dia gak mau tahu, pokoknya kita harus balik ke Korea. Dia mau adain pesta kecil buat kita.”

“Bukannya kita emang mau balik ke Korea? Ada banyak pekerjaan yang nunggu di sana.”

“Bisa gak, pikiran kamu soal kerjaan itu jauh-jauh dulu? Heran deh. Di Italia aja masih sempet-sempetnya ngurusin project, padahal lagi honeymoon!”

Seungwan terkekeh. Ia menatap istrinya dengan wajah penuh sayang.

“Sayang… sini bentar.”

Joohyun menatap curiga tapi tetap berjalan mendekat, lalu duduk di pangkuan Seungwan.

“Apa? Kamu mau bela diri lagi? Bilang kalau kerjaan yang nyatuin kita?”

“Bukan itu,” jawab Seungwan sambil tertawa pelan. “Coba Unnie bilang… ‘ini aku, Joohyun-mu.’”

“Ha?” Joohyun mengerutkan dahi. “Buat apaan?”

“Udah, ucapin aja.”

Walau bingung, Joohyun tetap menuruti.

“Ini aku, Joohyun-mu.”

Eye's memberikan feedback, meminta ucapan itu di ulang. Joohyun tetap mengikuti arahan tersebut.

Seketika hologram di depan Seungwan bereaksi.

“Password di setel”

Joohyun menatap heran.

“Itu tadi... buat apa?”

“Nanti Unnie gak perlu pakai ponsel untuk terhubung sama Eye’s. Cukup pakai ini.”

Seungwan mengambil kacamata dari laci meja kerjanya dan menyerahkannya pada Joohyun. Begitu dikenakan, hologram kecil muncul di depan matanya — dengan tulisan besar:

WHO ARE YOU?

“Oh! Dia bertanya siapa aku!” seru Joohyun kaget.

“Jawab aja seperti tadi,” ujar Seungwan lembut.

Joohyun tersenyum gugup, ia menegakkan bahunya seakan sedang di interogasi.

“Ini aku, Joohyun-mu.”

Eye’s memproses perintah, dan suara digital lembut menjawab:

“Selamat datang, Noona.”

Joohyun tertawa kecil, sementara Seungwan hanya menatapnya dengan lembut, merapikan helaian rambut di sisi wajahnya.

“Sekarang Unnie bisa mencari tahu apapun, siapapun, dan di manapun. Bisa tahu aku sedang di mana, kapan pun. Bahkan bisa jadikan Eye’s CCTV untuk ngawasin aku.”

“Serius?”

“Iya. Tapi Unnie janji sama aku, jaga ini baik-baik.” pinta Seungwan

Joohyun mempoutkan bibirnya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 18, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Who are youTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang