Mahira menatap tegang Pak Nas. Pak Nas memanggilnya ke ruangannya, beliau perlu tahu bagaimana latar belakang Mahira. Karena jika Pak Nas mengetahui latar belakangnya, siapa tahu dia bisa membantu Mahira.
"Tidak perlu tegang ya, nduk. Saya tidak akan menyakiti kamu, cukup katakan apa adanya," ucap Pak Nas dengan nada yang menenangkan saat melihat Mahira terlihat sangat tegang duduk di hadapannya. Mahira mengangguk, dia berusaha tenang berhadapan langsung dengan Pak Nas.
Pak Nas duduk di hadapan Mahira, memperhatikan setiap detail yang di miliki gadis ini. Jika di lihat-lihat, Mahira memiliki fisik yang sama seperti Elizabeth dan Pierre. Seperti londo. Kulitnya putih, postur tubuhnya lumayan tinggi, mata hitam-kecoklatan, hidung mancung. Semakin lama Pak Nas perhatikan, dia malah seperti melihat Pierre versi perempuan. Pak Nas menggelengkan kepalanya cepat saat malah melihat kemiripan jelas itu antara Mahira dan Pierre ajudannya.
"Boleh bapak tahu bagaimana asal-usul atau latar belakang kamu, nak? Tidak perlu buru-buru, saya tidak akan menuntut kamu untuk menceritakan detail," Pak Nas perlahan bertanya. Mahira menghela nafas panjang untuk menenangkan dirinya dan mulai menceritakan siapa dirinya.
"Saya adalah Mahira Hanrietta Aurel Evanne, saya yatim-piatu sejak usia saya tiga belas tahun. Ayah saya meninggal karena suatu hal bodoh saat usia saya masih dua tahun, dan ibu saya menyusul dua tahun yang lalu," ucap Mahira yang langsung membuat Pak Nas kaget bukan main. Dia langsung mengingat apa yang di alami keponakannya, Elizabeth. Di tinggalkan orang tua yang usianya masih begitu muda. Rasa empati Pak Nas semakin naik ke permukaan. Melihat Mahira sama seperti melihat Elizabeth beberapa tahun yang lalu.
"Lalu setelah ibumu meninggal, kamu tinggal dengan siapa?"
"Dengan kakek saya dari pihak ayah saya karena saya yang menginginkan itu. Sesekali saya juga menginap dengan kakek-nenek saya dari pihak ibu jika sedang masa liburan sekolah,"
"Di mana kediamanmu saat tinggal dengan kakek-nenekmu dari pihak ayah?"
"Semarang,"
Pak Nas kaget saat Mahira menyebut kata Semarang. Berarti gadis ini satu kota dengan Pierre. Pak Nas tentu saja semakin penasaran bagaimana latar belakang gadis ini.
"Lalu, untuk apa kamu ke Jakarta, nduk?" Tanya Pak Nas lagi. Saat Pak Nas menanyakan hal itu, Mahira terdiam. Dia tidak bisa menjawab apa yang Pak tanyakan itu padanya. Dan tak berselang lama, Mahira malah menangis sesegukan, membuat Pak Nas merasa tidak enak. "Shhh tak apa, nduk. Tidak perlu cerita jika kamu ngga kuat mengatakan alasanmu. Kamu bisa tinggal di sini sampai kamu siap untuk bercerita lebih jelas atau kembali ke Semarang. Anggap saja di sini kami adalah keluarga kamu," ucap Pak Nas mengusap-usap kepala Mahira dengan penuh kasih sayang.
Mahira bukan tidak kuat menceritakan alasan utamanya untuk ke Jakarta. Jika dia mengatakan alasan sebenarnya, apa Pak Nas akan percaya? Kemungkinan besar tidak, dan bisa saja Pak Nas menganggap kalau Mahira memiliki gangguan jiwa.
Dari nama panjang yang di utarakan olehnya, Pak Nas langsung menebak bahwa Mahira pasti berasal dari keluarga berdarah campuran Eropa-Indonesia. Di zaman itu, nama-nama Eropa kebanyakan di gunakan untuk keluarga campuran, atau keluarga yang anggotanya beragama Kristen. Seperti keluarga Jenderal D.I Pandjaitan. Mahira tidak mungkin beragama Kristen, gadis itu bisa shalat seperti Elizabeth.
___
Hamdan sedari tadi memperhatikan Mahira yang tengah bermain dengan Ade dan Yanti di dekat paviliun ajudan. Hamdan ikut senang melihat gadis itu terlihat normal setelah awalnya datang ke rumah Pak Nas dalam kondisi seperti gelandangan. Sama seperti yang lainnya, Hamdan juga penasaran bagaimana latar belakang lengkap Mahira. Gadis itu sangat cantik dan terlihat dari tingkah lakunya, pasti berasal dari keluarga kalangan atas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Elizabeth's Past (Discontinued)
Fantasy[TYPO BERTEBARAN] Dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi makam kekasihnya yang gugur akibat peristiwa berdarah pada tahun 1965 lalu, Elizabeth mengalami sebuah kecelakaan hebat. Mobil yang dia kendarai tertabrak sebuah truk bermuatan besar hing...
