Acara kelulusan berakhir dua jam yang lalu. Kelvin sekarang sedang berada di butik mama Farra bersama cewek itu. Seperti ucapan Kelvin saat itu, mereka akan memakai baju couple setelah acara kelulusan.
Kelvin terkekeh dengan raut wajah muram Farra. Orang tua cewek itu sepertinya benar-benar tidak tau warna yang paling Farra tidak suka. Mungkin sebagian perempuan menganggap warna pink bagus dan cantik tapi bagi Farra warna pink terlalu imut untuk dirinya yang sedikit tomboi. Jika warna merah, Farra masih menyukainya tapi ini pink, warna yang selalu ia hindari ketika berpakaian.
"Udah sih jangan cemberut gitu, mama lo kan gak tau, lagian lo juga cocok kok pake warna pink gitu," ujar Kelvin.
Kelvin tidak bohong mengenai Farra yang cocok mengenakan pakaian itu, di tambah Kelvin juga baru pertama kali melihat Farra memakai pakaian dengan warna pink, rasanya benar-benar seperti bukan Farra. Satu hal yang membuatnya juga terkesan istimewa, baju itu di khususkan couple bersama dengannya, rasanya Kelvin sangat senang dan bangga.
"Kebanyakan kerja sih jadi warna kesukaan anaknya gak tau," gumam Farra.
Kelvin mengelus puncak kepala Farra, berusaha menghibur cewek itu. Kelvin dengar apa yang Farra gumamkan namun cowok itu memilih diam seakan tidak mendengar. Sebenarnya Kelvin juga tidak tega dengan kehidupan Farra namun sebisa mungkin Kelvin tidak menunjukkannya pada Farra, Kelvin tidak mau Farra merasa di kasihani atau semacamnya.
"Ayo foto nanti gue posting di ig," ujar Kelvin.
"Dih, enggak ya, enak aja. Gue kayak apaan aja ini, lo mau ya gue jadi bahan ejekan," gerutu Farra.
"Lo tuh cantik Farra, pake baju warna apa aja. Gak selalu harus warna gelap, lo juga cocok pake baju warna pink gini, seenggaknya lo hargain jerit payah mama yang udah berusaha bikinin baju ini."
Farra menghela nafas lalu mengangguk. Kelvin benar, ia harus menghargai baju bikinan mamanya.
"Jangan di posting tapi!!"
"Gak janji," Kelvin langsung memotret mereka berdua. Sebelumnya Kelvin sudah memfoto Farra secara diam-diam dan hasilnya cukup bagus. Kelvin ingin mengabadikan momen langka baginya dan kejadian yang mungkin jarang akan terjadi kedepannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Backstreet {END}
Roman pour Adolescents"Gue suka sama lo, pacaran yuk." "Ck, gak niat banget lo nembaknya." "Mau gak?" "Iya." "Serius?" "Iya. Nanya lagi batal pacaran." "Eh, jangan."
