Dua Puluh Delapan

52 2 0
                                        

Flashback

Sudah hampir satu bulan Kelvin berada di tempat yang asing menurutnya, selama sebulan di sini Kelvin belum mendapat teman. Selama di tempat kost bahkan Kelvin jarang keluar, cowok itu benar-benar tidak kenal dengan sekitarnya. Namun sayangnya perutnya terasa lapar dan mau tak mau Kelvin harus keluar mencari makan. Persediaan makanan yang mamanya siapkan juga sudah habis, di tambah Kelvin sudah sebulan berada di daerah ini.

Sejujurnya Kelvin bingung ingin pergi kemana, namun saat matanya menangkap seseorang berada di depan pintu kost nya, Kelvin berniat bertanya pada orang itu.

"Maaf mau tanya, kalo supermaket di sini ada di sebelah mana ya?" tanya Kelvin.

Cewek itu menatap Kelvin dari atas kepalanya sampai ujung kaki, "lo anak baru yang ngekost di sini?"

"Iya, gue orang baru di sini dan gak tau daerah sini."

Cewek itu mengangguk, "ayo bareng gue aja. Gue juga sekalian mau ke sana."

Kelvin mengangguk sambil tersenyum. Selama perjalanan mereka awalnya saling diam-diaman, namun ketika saling berkenalan mereka jadi banyak bicara.

Novi, nama perempuan yang sudah membantu Kelvin. Siapa sangka, ternyata mereka juga satu kampus dan jurusan. Keduanya bahkan semakin dekat seiring berjalannya waktu di tambah tempat kost mereka juga hanya bersebrangan, sama seperti rumah Kelvin dengan Farra.

Jujur, selama kenal dengan Novi, Kelvin merasa nyaman di dekat Novi. Rasa nyamannya pada Novi membuat Kelvin mengabaikan Farra, padahal cowok itu tau Farra terus mengirimi pesan singkat padanya, sekedar menanyakan kabar atau keadaan di sana, namun tidak ada satu pesan pun yang Kelvin jawab. Keberadaan Novi benar-benar bisa membuat Kelvin acuh pada Farra.

Setiap melihat Novi, Kelvin selalu merasa di dekat Farra karena sikap keduanya hampir sama, yang menjadi pembeda adalah Novi sedikit lembut dan sabaran, berbanding balik dengan Farra yang sedikit gampang marah.

Berbulan-bulan Kelvin mengabaikan semua pesan Farra, entah berapa banyak pesan yang ia abaikan. Terhitung setahun ini Kelvin dekat dengan Novi. Orang-orang di kampusnya bahkan mengira mereka berdua pacaran saking dekatnya dan perhatiannya Kelvin pada Novi.

Persepsi tentang keduanya pacaran menyebar luas seangkatan jurusannya, meski tidak semua orang di angkatannya tau. Kelvin merasa sebaiknya ia harus segera mengungkapkan perasaannya pada Novi. Setiap malam Kelvin selalu membuka galeri di ponselnya, melihat semua foto yang ia ambil bersama Novi.

Secara tidak sadar, Kelvin menggeser foto yang memperlihatkan foto Kelvin dan Farra bersama, bahkan banyak foto Farra seorang diri di galerinya.

Kelvin tertegun, cowok itu menatap Farra dari layar ponselnya. Foto saat ia dan Farra menggunakan pakaian couple yang di buatkan mamanya Farra. Seketika Kelvin sadar pada perbuatannya. Pikirannya sekarang hanya ada Farra.

Cepat-cepat Kelvin membuka pesan dari Farra, ternyata selama setahun Farra selalu mengiriminya pesan, bahkan pesan itu sampai puluhan atau mungkin ratusan. Kelvin membaca pesan yang Farra kirim dari awal sampai akhir. Setiap kata yang ia baca, rasanya sangat menyesakan, Kelvin melanggar janjinya untuk tidak berpaling dari cewek itu. Hingga pesan terakhir yang di kirim oleh Farra sekitar satu bulan yang lalu, sejak itu Farra tidak lagi mengiriminya pesan.

Kelvin mencoba menghubungi Farra, namun panggilannya tidak ada yang Farra jawab. Perasaan pada Novi secara tiba-tiba hilang dan Kelvin hanya kepikiran soal Farra.

Backstreet {END}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang