22. Lupa Cara Bahagia

131 16 3
                                        

Enigmatic You |Bagian 22|

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Enigmatic You
|Bagian 22|

•••

Darel menyandarkan tubuhnya pada sofa dengan pandangan lurus mengarah ke layar televisi, melirik jam yang menunjukkan pukul setengah 5 sore kemudian beralih mengambil ponsel yang ada di meja.

Lantas jarinya menekan kontak seseorang kemudian menempelkan ponsel itu ke telinga menunggu seseorang di seberang sana mengangkat panggilannya.

"Halo, ibu masih lama?" Darel mulai berbicara saat mendengar suara dari ponselnya.

"Bentar lagi nak, ini udah selesai kok"

"Ibu mau dijemput aja? Mumpung aku gak ada kerjaan nih" kata Darel sambil mengambil remot televisi.

"Gausah ibu naik bus aja, kamu udah makan? Mau dibawain apa?"

"Udah tadi makan di rumah Kana, gausah. Ibu pulang aja, keburu gelap"

"Yaudah kalau gitu, ibu tutup ya?"

"Iya hati hati, kalau ada apa apa langsung telpon"

Darel pun mematikan panggilannya setelah mendapat jawaban dari ibunya, kemudian kembali menyamankan posisi duduknya sambil menunggu sang ibu pulang bekerja.

Ibu Darel adalah seorang buruh pabrik gula yang tempatnya lumayan jauh dari rumah Darel, maka dari itu Darel selalu menyempatkan untuk bertukar kabar dengan ibunya karena khawatir jika terjadi apa apa.

Ibu Darel itu terlihat galak dan suka memarahi Darel, bahkan setiap hari Darel bisa mendapat jeweran di telinganya setiap ia sulit dibangunkan untuk berangkat ke sekolah. Tapi Darel bangga dengan ibunya, yang mampu dengan sabar menghadapi sifat bebalnya dan menafkahi Darel hingga ia tak kekurangan sedikit pun.

Ting!

Darel melirik lagi ponselnya yang tergeletak di meja, kemudian membuka notifikasi pesan disana.

Kananjing
rel disuruh mama sini bentar

ngapain? mager, jauh

rumah depan depanan anjir, gak harus jalan dari sabang sampe merauke!

ngapain sih elah? lo aja yg sini

nih anak ngelunjak

oke, tinggal bilang mama biar tuh sepatu bola pesenan lo di kasih ke tetangga.

Enigmatic YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang