|||
"How could you ?!"
"Seharusnya pertanyaan itu aku layangkan padamu lisa. Bagaimana bisa kau melupakan janjimu dan waktu yang kuberikan, kau mematikan ponselmu karena kau tidak berniat sama sekali memperbaiki hubungan kita. Aku sangat berharap Lisa, aku memberimu kesempatam namun kau mengabaikannya. Aku menunggumu lisa, aku masih berharap kau datang dengan lisa yang baru, kau datang dengan rindu serta cinta yang menggebu. Kau datang dengan keyakinan hati menginginkanku untuk hidupmu namun hari, jam, menit dan detik hingga malam berganti kau tak kunjung datang. Aku menunggumu dibalkon kamarku sepanjang malam hingga hari ini dipagi buta, aku tak menemukanmu. Lisa sudah kukatan jika---"
"Berhenti menyalahkanku, berhenti mengatakan omong kosong dan berhenti dengan basa basimu itu ! Jika saja kau mengatakan saat itu, semua tidak akan seperti ini. Jika saja aku mengetahui rencanamu ini, jika saja kau tidak berbohong tentang pria itu jennie !"
Pernahkah kau jatuh cinta? Mengerikan bukan? Itu membuatmu sangat rentan. Itu membuka dadamu, membuka hatimu dan itu berarti seseorang dapat masuk ke dalamnya pun mengacaukanmu. Dengan semua senyuman yang dia berikan untukku, aku tidak pernah berpikir bahwa dia bisa membuatku begitu banyak menangis saat ini, dialah Jennie.
"Jadi menurutmu semua ini salahku lisa ?"
"Ya ini salahmu, hubungan kita kacau karenamu karena ketidaksabaranmu. Sudah kukatakan untuk bersabar sedikit saja mengapa kau tidak pernah memahamiku Jennie ?!"
"Lisa, tidak seperti ini semua harus berakhir. Jangan menjadi musuh denganku lisa, aku menyayangimu tidakkah kau percaya itu ?"
"Jangan bertingkah seolah kau peduli padaku dengan meluangkan waktu dihari istimewamu ini hanya untuk menjelaskan panjang lebar sebuah omong kosong. Jika kau peduli maka kau tak akan melakukan apa yang kau lakukan untuk menyakitiku"
"Kita sudah saling sangat menyakiti lisa, let's talk in peace"
Ketika kau mendapatkan cinta dan kasih sayang yang sama dari pasanganmu, yang kau rasakan kau seperti berada di langit ketujuh dan ketika cintamu bertepuk sebelah tangan atau ada perpisahan, titik terendah dapat membuatmu benar-benar hancur. Aku masih geram jennie, tidakkah kau merasakan itu.
Aku menginginkanmu untuk hidupku bukan untuk menghadiri pernikahan sialanmu ini, bukan ini keinginanku !
Aku masih dengan keegoisanku menyalahkannya maka aku tak perduli, aku kecewa jennie tidakkah kau lihat itu ? Lalu apakah masih bisa kita berbicara dalam ketenangan juga kedamaian ? Kaupun sudah menghancurkan hati serta mimpiku yang ingin menghabiskan waktu denganmu. Tujuan kita sama namun cara kita berbeda, aku selalu meyakini cara itu tapi tidak sekarang, aku berusaha menghilangkan keegoisanku aku ingin mengikatmu untukku namun terlambat karena orang lain sudah mengikatmu untuk hidupnya.
Maka siapa disini yang kejam, aku atau kau nini ?!
"Apakah pertemuan terakhir kita tidak berarti apapun untukmu ? Kau memberiku harapan, Jennie we---"
"Ini bukan tentang saat itu, sekarang adalah tentang saat ini dan untuk kedepannya lisa. Hidup tetap berjalan dengan bersama atau tidak, kau akan mendapatkan kebahagian lebih besar dari apa yang mungkin akan aku dapatkan setelah ini"
"Tidak ada yang bisa menjamin siapa yang mampu memberikan kebahagiaan Jennie, no one can. Hidupmu masih tanda tanya, mengapa kau begitu percaya diri"
"Tidak bisakah kau ucapkan kebaikan untukku lisa, aku menginginkan kebahagiaan untukmu. Tidak bisakah aku mendengar kalimat yang sama darimu untukku, Lisa dewasalah untuk kali ini saja. Katakan semoga kau berbahagia jennie tidak seperti ini lisa, kau menyakitiku jika seperti ini"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Commitment
RomanceKisah cinta sepasang kekasih dengan perbedaan prinsip akan sebuah pernikahan. Salah satu tak akan pernah siap dengan sebuah komitment karena tak pernah melihat kebaikan dalam sebuah pernikahan, ia kehilangan kepercayaan pada sebuah pernikahan. Prins...
