|||
"Sudah tiga bulan dia disini, lisa menceritakan seluruh kisahnya padamu Alice ?"
"Secara spesifik tidak, hanya inti dari permasalahannya saja. Dia pasti menceritakannya padamu ? Kalian ternyata sudah saling mengenal bahkan berteman dekat bukan ?"
"Diapun hanya menceritakan secara garis besar, lisa memang sedikit tertutup mengenai kehidupan pribadinya, dia lebih senang memendam dan memikirkan semuanya sendiri, jika dia membutuhkan masukan dia akan bertanya secara tak terduga"
"Aku sudah menunjukkan banyak kisah pernikahan didepan matanya pun dengan pernikahanku tapi semua kembali padanya, aku tak tahu apa yang kini ada didalam pikirannya dokter Rosie, entah sudut pandangnya berubah atau tidak, aku tak tahu. Bukankan kita memiliki tujuan sama ?"
"Hm, saat sepupunya mengetahui jika akupun akan terbang ke Jepang untuk tugas ini dia meminta pertolongan padaku. Ternyata dunia ini sempit, proses perceraianku ditangani oleh sepupunya dan secara tanpa sengaja kami berbincang hingga akhirnya dia memintaku agar menyadarkan Lisa. Sebenarnya apa yang harus aku bantu pada lisa, pernikahanku saja berantakan tapi aku akan mencobanya"
"Lisa mengatakan dia dan kekasihnya cukup lama menjalin hubungan, kau tidak mengenal kekasihnya ?"
"Aku dan Lisa berpisah sejak kelulusan senior high school dan semakin jarang berkomunikasi, dia bahkan terkejut ketika aku mengatakan jika aku sudah menikah dan akan bercerai. Aku hanya takut jika Lisa semakin yakin untuk tidak menikah. Pengacarakupun tak membahas banyak tentang kekasihnya karena tugas utamaku adalah hanya untuk menyadarkan Lisa"
"Lalu menurutmu siapa yang lebih benar dalam kisah cinta mereka dokter Rosie ?"
"Entahlah, disatu sisi aku tidak mempermasalahkan keputusan lisa karena tidak sedikit perceraian setelah pernikahan. Aku tahu mengapa dia menilai buruk pernikahan, kehidupan keluarga lisa memang jauh dari kata harmonis maka wajar jika dia menolak pernikahan. Di sisi lain, waktu 7 tahun tanpa ada komitmen memang menyesakkan. Kekasih lisa mungkin sudah cukup bersabar, dia berharap dan selalu berusaha membuat lisa yakin padanya namun jika tanpa hasil maka untuk apa dipertahankan, dia hanya berpikir realistis dan salah satu mimpinya adalah menikah namun jika dia tidak bisa mendapatkannya bersama lisa maka itu haknya, aku tak bisa memihak salah satunya, tidak ada yang patut disalahkan alice"
"Kau benar dan aku sudah berusaha semampuku untuk membantu membuka sudut pandang baru mengenai pernikahan tapi semua kembali padanya namun kau tahu dokter rosie ada hal berbeda yang kulihat darinya selama aku bekerja dengannya"
"Tell me ?"
"Sorot matanya mulai berbeda, dulu saat awal kami bekerja bersama aku melihat sorot mata sendu menyakitkan, dia memendam banyak luka, disatu sisi rindu namun tak bisa menyampaikan perasaannya karena hubungan mereka telah selesai dan Lisa terpaksa menerimanya, dia datang kesini tidak dengan perasaan serta kondisi baik-baik saja bahkan hingga detik ini dia tidak pernah makan dengan benar, dia pernah makan sangat lahap saat kami pergi ke kota. Dokter lisa mengatakan ini makanan serta restaurant favoritenya saat dia dan kekasihnya berlibur ke Jepang dan setelah itu dia sering meluangkan waktu hanya untuk pergi ke kota demi makan dan mengingat kenangan. So, bisa disimpulkan jika tujuan dia makan bukan untuk mengisi perut namun berusaha mengisi kerinduan pada seseorang"
"Dia itu pemilih dalam hal makanan, dia tak makan sembarangan Alice bahkan pengacaraku memintaku untuk memperhatikan asupan makanan lisa karena lisa is a picky eater hanya makanan kekasihnya yang selalu dia inginkan. Jika mereka benar-benar tak bisa kembali maka kesulitan dan beban berat akan berada dipundak lisa karena dia terlalu bergantung pada kekasihnya. Lisa seperti kepala keluarga yang bekerja lalu mencari uang dan kekasihnya selalu melayani, memasak, merawat dan mengurusnya tapi aku senang jika akhirnya lisa memang mulai berubah"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Commitment
RomanceKisah cinta sepasang kekasih dengan perbedaan prinsip akan sebuah pernikahan. Salah satu tak akan pernah siap dengan sebuah komitment karena tak pernah melihat kebaikan dalam sebuah pernikahan, ia kehilangan kepercayaan pada sebuah pernikahan. Prins...
