28. The Commitment - 911 !

2K 183 69
                                        


|||



"Mengapa masih menggunakan pjamasmu, mama pikir kau sudah siap, haish Ruby !"

"Bisakah kita tunda mama ?"

"Kita sudah menunda satu hari, seharusnya kita pergi kemarin. Mama sudah membuat jadwal dan disesuaikan dengan penerbangan selanjutnya. Kita tidak memiliki waktu, kita akan pergi ke beberapa tempat wisata di Korea lalu setelah itu terbang ke negara lainnya Ruby"

Lisa bertolak pinggang berdiri dihadapan ranjang sang anak yang masih berbaring disana dengan balutan pjamas dilengkapi kaus kaki dikedua kaki mungilnya.

"Apa boleh kita mengajak grandma, oppa dan aunty Jane ?"

"No ! Kau tidak boleh memasukkan orang lain kedalam trip kita. Mama saja melarang aunties untuk ikut dan sekarang kau ingin mereka bergabung. Big no ! Ini adalah quality time antara ibu dan anak, you and me"

"Kita ganti saja rencananya menjadi liburan musim panas bersama keluarga bukan hanya ibu dan anak"

"Keluarga ?"

"Yup, keluarga means aku dan mama, oppa gray dan aunty Jane, grandma lalu aunties. That's called family"

"Tidak boleh !"

"Mengapa tidak boleh ? Yasudah jika tidak boleh maka aku tidak akan pergi, Ruby marah !"

Ruby membalikkan tubuhnya menelusupkan kepala kedalam bantal pun dengan kedua kaki yang ia gerakkan kasar. Merajuk itulah yang dilakukannya sekarang. Jika saja bisa, lisa tak ingin meladeni rumitnya Ruby hari ini. Sesungguhnya Lisa sedang tidak berada dalam kondisi emosi baik-baik saja terlebih ini hari kedua dia berada dalam masa period, moodnya kacau berantakan.

"Ruby jangan memulai"

"Aku ingin berlibur bersama mereka !"

"Tidak ada mereka, hanya kau dan mama. Tidak ada gray, tidak ada grandma, tidak ada aunties dan tidak ada aunty Jane, kau mengerti ?!"

"Mama marah padaku ? Jangan berbicara keras mama"

"Ya ! Mama marah karena kau keras kepala dan tidak menuruti ucapan mama, kau membuang waktu Ruby !"

Emosinya terpancing bahkan Ruby seketika duduk menegakkan tubuh tak mengira jika Lisa mampu berbicara keras padanya. Rengekan Ruby seketika terhenti melihat Lisa dengan sorot mata berbeda bahkan Ruby tak berani untuk mengeluarkan isakkannya, matanya mulai berkaca-kaca, bisa dipastikan sebentar lagi ia akan meneteskan air mata, Ruby tak berani melawan Lisa yang begitu menakutkan dihadapannya kini.

"Mama memberimu waktu 15 menit, ganti pakaianmu mama sudah menyiapkannya setelah itu kita pergi"

"Aku tidak mau pergi tanpa aunty Jane dan yang lainnya"

"Yasudah terserah kau jika tidak ingin pergi maka tidak ada berlibur keliling dunia. Kita langsung kembali ke LA lusa !"

"Ruby ingin berlibur mama !"

"Tidak ! Perbaiki sikapmu Ruby"

Lisa melangkah pergi menutup pintu kamar Ruby dan tangisan anak mungil itu mulai terdengar mengkhawatirkan. Ia meneteskan air mata namun semakin lama tangisannya mulai terdengar mengeras. Ia meraih ponsel dibawah bantalnya, menghubungi seseorang yang jauh disana.


📞 Hello 911 i have an emergency

📞 911 ? Haish cucuku, ini grandma

The CommitmentTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang