31. The Commitment - She knows

1.9K 197 49
                                        

|||


"Rindu sekali gadis mama Lisa satu ini"

"Ruby juga sangat merindukanmu Nancy"

"Kau mengatakan tidak ingin Nancy terus menjagamu bahkan saat kau bermain dengan teman-temanmu namun lihatlah sekarang, Ruby kau pembohong"

Lihatlah anakku, dia terkikih memeluk erat leher Nancy bahkan menyatukan pipi mereka. Nancy membawa bayi gemasku duduk dipangkuannya. Sesuai janji jika aku akan menjemput Nancy di bandara dan sebagai kejutan untuk Ruby, aku membawanya bertemu Nancy.

Nancy, seperti itulah Ruby memanggilnya. Aku sudah melarang namun karena terbiasa dan Nancypun yang meminta Ruby untuk memanggilnya seperti itu. Nancy mengatakan dia merasa sangat dekat jika Ruby memanggilnya hanya dengan Nancy.

"Benarkah Ruby merasa terganggu dan sudah tidak ingin Nancy menjagamu ? Hatiku sakit sekali"

"Tidak ! Maksud Ruby adalah, jangan menemaniku ketika aku bermain dengan teman-temanku disekitar rumah, aku malu. Lucy mengatakan, Ruby apa dia baby sittermu, kau seperti bayi ! Setelahnya dia menertawakanku, Lucy menyebalkan"

Seberapa kesal Ruby jika Nancy selalu memperhatikannya kemanapun Ruby bermain bersama teman-temannya namun percayalah anakku begitu menyayangi Nancy, hubungan mereka cukup dekat selama ini.

"Lucy lagi ? Aku akan melakukan sesuatu padanya agar dia tidak berani lagi meledek gadis kesayanganku yang cantik dan menggemaskan ini"

"You're my guardian angel Nancy, thank you"

"Kembali kasih sayangku"

Kami dalam perjalanan menuju rumah Mommy Kim. Trip Korea sudah selesai, kami akan memulai penerbangan Lusa dan hari ini Ruby memiliki janji untuk bermain bersama Gray dirumah Jennie. Diantara setuju dan tidak namun pada akhirnya aku menyetujui terlebih aku dan Nancy memiliki banyak urusan, kami akan mengurus banyak hal. Nancy akan mengurus keperdataan dan pindah kewarganegaraan, Nancy sesungguhnya adalah warga negara Korea namun setelah menikah, dia akan menetap di LA.

"Seharusnya Nancy ikut berkeliling dunia bersamaku dan mama"

"Liburan selanjutnya mari kita rencanakan. Sekarang, kau berlibur bersama mama karena Nancy harus mengurus beberapa hal di negara ini sayang"

"Huh !"

"Dengar Ruby sayang, kita akan bertemu kembali nanti di LA dirumahmu, nikmati waktu libur kalian berdua"

Ruby kembali mengeluarkan jurus manja andalannya melipat kedua tangan didada disertai bibir mengerucut yang khas. Ini pemandangan biasa bagiku dan Nancy, kami sering menghabiskan waktu bertiga dirumah.

Aku memarkirkan mobil didepan gerbang rumah Jennie. Ruby sayangku, mama memiliki urusan penting bersama Nancy dan Joy, jadilah anak patuh saat bersama mommy dan aunty Jane mu yang mungkin kini masih menangis meratapi seluruh sikap serta ucapan kami malam tadi.

"Sudah sampai silahkan turun putri kecilku"

"Terima kasih mama, your hand please princess akan turun dari kereta kudanya"

Lihatlah lihatlah seluruh cara serta gaya bicaranya. Dia seolah menjadi tuan putri saat aku membuka pintu dan mengulurkan tanganku. Ruby bahkan mengangkat sedikit roknya dan turun begitu anggun. Kau terlalu banyak menonton film princess Ruby. Seluruh tingkahnya berhasil membuat kami tergelak tawa.

"Tunggu sebentar disini aku hanya mengantar Ruby"

"Sure, jangan terlalu lama, i'm out of time"

"I won't"

"Bye bye Nancy"

"Bye cutie, i wuf you"

The CommitmentTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang