|||
Dia tak akan pernah berhenti, 1 minggu ini lisa mengerahkan segala cara untuk tetap dapat bertemu denganku, entah dikantor atau di apartmenku.
Lisa benar-benar keras kepala !
Aku seperti tak memiliki waktu untuk beristirahat, ketika tubuh dan pikiran merasa lelah di saat itulah aku harus berhenti sejenak. Lisa tak menginginkan break maka mengakhiri hubungan adalah keputusan tepat untuk sementara waktu, aku ingin lisa berpikir tentang alasan mengapa aku memutuskan ini, berusaha mencari solusi dari satu permasalahan yang selalu menjadi pertikaian dalam hubungan kami, temui aku dengan tujuan jelas bukan menemuiku hanya untuk memintaku kembali namun mengabaikan apa penyebab kemarahanku.
Dalam banyak waktu, lisa selalu seperti itu. Setelah kami berbaikan, dia seolah melupakan apa yang menjadi penyebab kemarahan kami, tak ada pembahasan lagi, kasus ditutup dan itulah yang menyebabkan permasalahan kembali terulang karena tidak ada penyelesaian tepat setelah hubungan kami membaik.
"Dia ada di lobi jennie, temui dan pulanglah, ini sudah hampir pukul 6 dia bahkan tidak pergi sejak makan siang dan tidak mengisi perut, bicarakan kembali dengan baik"
"Aku benar-benar sudah memutus hubungan kami 1 minggu lalu namun sepertinya dia tidak akan berhenti jisoo"
"Apa kau benar-benar ingin menyudahi semuanya ?"
Untuk segala yang mengganggu pikiran, beri jeda sebentar saja agar kepala ini tidak pecah berantakan. Solusi untuk setiap masalah ada di dalam diriku. Terkadang aku hanya perlu memberikan waktu dan ruang untuk menemukannya.
Aku harus dan ini sudah menjadi keputusanku, aku sudah memikirkan dengan jernih kepala dan hati yang dingin.
"Sesungguhnya sulit, cukup lama waktu yang harus aku persiapkan untuk akhirnya memilih keputusan ini. Aku tak siap tak akan pernah siap, aku memang tegas mengatakannya namun jauh didalam lubuk hati, aku menangis karena perpisahan tak termasuk dalam rencana hidupku setelah bertemu dengannya. Namun jika menuruti keinginan hati maka hubungan kami tak akan pernah memiliki kemajuan, maka ini saatnya. 7 tahun sudah cukup untukku menunggu perubahan prinsipnya, semua penantianku nihil"
Tapi aku mencintainya bukan karena siapa dia, tetapi karena siapa aku ketika bersamanya. Seseorang dicintai karena ia dicintai, tak ada alasan yang dibutuhkan untuk saling mencintai.
"Jika kalian seperti ini aku benar-benar merasa bersalah jennie"
"Mengapa ?"
"Karena dia sepupuku dan karena kau sahabatku. Aku merasa memiliki andil dalam hubungan kalian, jika kalian tak saling mengenal melalui diriku mungkin kalian tak akan terlibat perasaan bahkan hingga dalam seperti ini, seharusnya aku tak membawa lisa saat itu"
Aku mengenal lisa karena jisoo yang tidak sengaja membawanya saat makan siang bersamaku dan aku tidak mengetahui jika ternyata lisa berkuliah di univeritas yang sama denganku. Sejak saat itulah hubungan kami dimulai, aku yang mulai tertarik padanya bahkan sejak pertama kali bertemu, dia yang tak henti memperhatikan setiap aku berbicara. Poin utama ketika aku menginginkan kekasih yaitu seseorang yang selalu memberikan perhatian ketika aku bicara, mendengarkan dengan seksama, lisa memikatku saat pertama kali kami bertemu.
"Bukan salahmu, hati kita yang memang menyatu. Jika pada akhirnya hubungan kami selesai, mungkin memang semua harus selesai, tidak ada hubungannya denganmu"
Aku kembali memperhatikannya melalui kaca besar ruanganku. Lisa masih bertahan di lobi kantorku sejak siang tadi hingga sore hari menjelang langit gelap.
"Aku akan pulang tapi melalui pintu belakang, aku tak bisa bertemu dengannya"
"Kau tak akan memberinya kesempatan ? Saat kau pergi malam itu dari rumah kalian lalu dia datang padaku, dia seperti seorang bocah yang kehilangan induknya jennie. Dia menangis menjatuhkan tubuhnya diranjangku, sepanjang malam aku mendengar isakkannya tanpa henti, bahkan sepertinya dia tidak makan dengan benar 1 minggu ini"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Commitment
RomanceKisah cinta sepasang kekasih dengan perbedaan prinsip akan sebuah pernikahan. Salah satu tak akan pernah siap dengan sebuah komitment karena tak pernah melihat kebaikan dalam sebuah pernikahan, ia kehilangan kepercayaan pada sebuah pernikahan. Prins...
