Victor memeluk Clara dari belakang. Wanita itu sedang membuat sarapan di hotel yang baru ia ketahui milik Victor.
"Lepaskan, Vic!"
Victor tidak menggubris ucapan Clara. Dirinya sedang sibuk menghirup aroma Clara. Semalam dia tidur nyenyak sekali, mungkin efek dari ciuman Clara yang membuatnya candu. Tidak terjadi hal-hal selanjutnya. Karena Victor tidak ingin berlarut ke arah yang bisa merusak rencananya. Begitu juga Clara wanita itu tetap memegang penuh prinsipnya.
Victor masih tetap memeluk Clara dengan erat.
"Lepaskan atau aku siram pake air panas." Perintah Clara. Victor menghela nafasnya dan melepaskan pelukannya.
"Kau selalu tahu membuat orang badmood." Ucap Victor yang berjalan ke sofa. Clara hanya melirik saja. Ia pun membawakan minuman kepada Victor.
"No, coffee?"
"Kau ingin membunuhku?" Bantah Clara. Victor mengangkat bahunya dan menyambut minuman yang di buat Clara.
"Jahe?" Tanyanya. Karena Victor tidak suka dengan Jahe. Clara duduk di sofa disamping Victor dan sambil menyeruput Jahe hangat yang dibuatnya.
"Kau masih tidak suka?"
"Kenapa harus menyukai masa lalu?" Sindirnya.
"Aku bertanya."
Clara memegang handphonenya.
"Aku penasaran kenapa handphoneku berbunyi terus." Ucapnya.
"Kau tidak melihatnya?" Tanya Victor.
"Memangnya apa?"
Clara melihat isi menu pop di handphonenya dan semua instagram. Ia pun membuka aplikasi tersebut dan melihat salah satu komentar. Betapa terkejutnya ia melihat postingan yang dibuat oleh Victor.
Ia pun melihat pelakunya dan memukul paha pria itu.
"Apa sih?" Protes Victor.
"Hapus gak?"
"Nggak!"
"Victor!" Clara melototkan matanya. Pria itu selalu menguji kesabarannya.
"Victor! Victor! Victor!" Rengek Clara wanita itu menggoyangkan lengan kanan pria itu.
Victor menutup telinganya yang seakan risih mendengar ocehan wanita itu.
"Vic.." Victor mencium bibir Clara.
"Lepas!" Ucap Clara yang mendorong tubuh Victor. Pria itu lalu memeluk Clara.
"Diam! Aku tidak akan mengapus apapun. Lagian mereka pasti sudah menyebarkannya di seluruh dunia."
"Lepas! Tumben kau berkata panjang sekali."
Victor memeluk sangat erat sekali.
Handphone Clara berdering dan ia pun menerima panggilan itu. Tak lupa ia meloudspeakernya.
"Kau sudah bangun?" Tanya seseorang itu yang tak lain adalah Martin.
Victor yang mendengarnya langsung melepaskan pelukannya.
"Iya! Kami lagi sarapan." Victor geram lalu mengambil handphone Clara.
"Berhenti mengganggu istri orang." Victor lalu melempar handphone Clara ke lantai.
"Victor!" Teriak Clara, sedangkan pria itu meninggalkan dirinya. Clara melihat pria itu berjalan dengan marah, ia hanya bisa terdiam.
********
Hari ini Clara berada di Zermatt bersama Glen. Yah! Pria itu, Victor. Suami sialannya itu sedang mengambek, suaminya itu tidak keluar dari kamar selama sejam dan akhirnya pergi sendiri entah kemana.
KAMU SEDANG MEMBACA
MARRIED MY EX
Romance#cerita kedua semoga terhibur "Kau dulu memang tipeku tapi sekarang bukan." ucap Victor "Kau pikir kau tipeku? Tidak sama sekali." Clara memandang jijik pria yang pernah bersamanya dulu. "Jadi?" "Apa? Tidak mau." "good! besok kita nikah." putus...
