Bab 14

1K 37 2
                                        

Victor mengernyitkan keningnya saat istrinya itu menyebut dirinya. Dia dulu tidak pernah macam-macam dengan Clara, mereka berpacaran hanya sebatas dirinya curi-curi mencium bibir gadis itu. Selebihnya tidak ada, dirinya belum tahu cara bercinta dulu.

"Aku?" Tanyanya. Clara menganggukkan kepalanya, tangan Victor melonggar dan membuat kesempatan Clara turun dan berjalan ke kasur, kemudian duduk disana.

Victor menatap langkah Clara sambil kebingunan.

"Maafkan aku Vic. Aku tahu tugas istri apa? Tapi setiap kau ingin menyentuhku, aku teringat bagaimana kau menyentuh wanita diluar sana dan aku tidak mau itu terjadi." Ucap Clara yang berbohong tentang apa yang terjadi namun juga tidak sepenuhnya bohong. Ketika Victor mau menyentuhnya, dia terus memikirkan bagaimana Victor menyentuh Renatha atau juga yang baru Sasha dan pasti wanita diluar sana.

Victor mengeraskan rahangnya mendengar penjelasan Clara. Bagaimana bisa dia menjadi alasannya, jelas-jelas tingkahnya memang seperti korban asusila.

"Kau bohong. Aku hanyalah alibimu saja." Ucap Victor dingin.

"Aku tidak bohong."
"Kau tidak bisa membohongiku, Ara."

"Bagaimana aku bisa bohong?"

Suara Clara kali ini meninggi.
"Kau bercinta dengan orang lain di depanku dan dirumah yang kau bilang rumah kita?"

"Itu karena kau tidak mau."
"Apa kau harus bercinta dengan yang lain?" Tangis Clara pecah sedari tadi terus ia tahan.

"Kau ingin aku tidur denganmu, sekarang aku tanya apa kau mencintaiku? Kau hanya menikahiku karena renatha selingkuh, bukan?"

Victor terdiam dan kemudian berdiri.
"Ya! Dan juga aku mau menghancurkanmu."

Clara terkejut dan giliran terdiam membisu. Dirinya tidak menyangka jawaban Victor itu.

"Aku ingin menghancurkanmu karena kau meninggalkanku dulu. Aku ingi kau merasakan apa yang aku rasakan dulu. Dan Cinta?"

Victor mendekati Clara dan berdiri di hadapan wanita itu yang terdiam. Clara mendongakkan kepalanya dan menatap Victor dengan wajah datarnya.

"Aku sudah mematikan rasa cinta apapun itu. Bagiku sekarang wanita adalah mainan pelampiasanku. Termasuk kau." Ucap Victor yang kemudian berjalan menjauh Clara yang shock.

Victor membanting pintu kamarnya dengan keras. Tubuh Clara mulai bergetar dirinya pun menutup wajahnya dan menunduk. Tangisnya pecah tak terbendung lagi.

********
Aira melihat iklannya di aplikasi tiktok, dia ditemani suaminya melihat hasil iklannya. Namun sayang banyak sekali hujatan yang datang, ribuan komenan negatif datang menghujat dirinya dan juga semuanya.

Banyak mengatakan sebagai aji mumpung, dan sampai dari netizen mencari tahu buruknya Aira yang diumbar di medsos itu, begitu juga suaminya yang banyak juga berkomentar miring. Dimulai dari parasit yang mengerogotin Clara, laki-laki tidak ada malunya, pria tidak ada pendirian dan tidak ada malu, pria miskin dan pengangguran. Masih banyak lagi.

Penjualan seblak jengkol tersebut tidak naik signifikan dari iklan dan juga dari live streaming yang ia lakukan beberapa hari lalu. Banyak yang membandingkan dirinya dan juga Clara, yang membuat dirinya murka.

Tampilan layar Aira menampilkan panggilan masuk dan mata sepasang suami istri itu melebar saat owner seblak jengkol itu menelponnya. Wanita itu lalu menetralkan suaranya sebentar.

"Halo.." ucap Aira dengan percaya dirinya.

Aira mengernyitkan keningnya mendengar suara di seberang, suaminya mendekatkan wajahnya dan menempel di dekat handphone yang ada di telinga Aira.

MARRIED MY EXCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang