Avenged Revenge

45 2 0
                                        

Tryan, Freya, dan Fiony membawa Ara menuju rumah sakit dengan cepat menggunakan mobil Dinda, setelah berada di rumah sakit Tryan meminta agar semua perawat rumah sakit segera menyelamatkan nyawa Ara, di tengah perjalanan menuju ke rumah sakit Zee, Marsha dan Dinda dengan perasaan khawatir dan panik. Gracia, Jinan dan Gita datang di rumah sakit Ara di rawat, sedangkan Shani mengikuti Chika yang sedang mencari monster Naga itu dengan melayang di atas awan.

Di rumah sakit Cahaya Mentari.

"Freya, Fiony, Tryan gimana kondisi Ara sekarang dan apa kata dokter ?'' Gracia bertanya dengan khawatir.

''Kak Gracia, masih belum ada kabar dari Dokter Kak, Dokter dan perawat lainnya masih memeriksa kondisi Ara di dalam'' Freya menjawab sambil menangis dan memeluk Gracia.

''Freya, kamu tenang dulu ya, aku yakin Ara bisa diselamatkan kok'' Gracia memeluk Freya dengan sedih.

''Gita kenapa kamu ada disini seharusnya kamu harus istirahat karena kondisi kamu masih belum cukup baik'' Tryan melihat Gita.

''Aku enggak kenapa-kenapa kok Tryan dan sekarang kita harus fokus sama kondisi Ara''.

''Oh iya Tryan, Kak Shani kemana, kok dia nggak ada disini ?'' Jinan bertanya dengan bingung.

''Shani sekarang sedang mengikuti Chika untuk mencari Monster Naga itu'' Tryan khawatir.

''Apa Chika !'' Gita kebingungan.

''Untuk apa Chika mencari monster Naga itu, nanti kalau terjadi sesuatu dengan mereka gimana ?'' tanya Gracia dengan khawatir.

''Chika dan Shani pasti baik-baik saja, aku yakin mereka pasti bisa mengalahkan monster Naga itu'' Tryan menatap Gracia dengan yakin.
Di tengah Hutan.

''Chika, apa sebaiknya kita kembali menuju ke rumah sakit saja karena percuma juga kita mencari monster Naga itu dalam keadaan gelap seperti ini''.

''Sebelumnya aku minta maaf sama Kakak karena Kak Shani sudah membantu aku untuk mencari monster Naga itu'' Chika berhenti berjalan.

''Chika, aku ngerti kok kalau kamu ingin membalas dendam untuk Ara tapi lebih baik sekarang kita kembali menuju ke rumah sakit, dan kita fokus sama Ara yang masih di rawat sekarang''.

''Apa Ara bisa diselamatkan lagi Kak ?'' Chika bertanya dengan sedih.

''Kalau soal itu..., aku juga belum tau Chika'' Shani memeluk Chika.

Shani dan Chika menuju ke rumah sakit untuk melihat kondisi Ara yang terluka karena seramgan dari monster Naga yang telah mereka lawan, namun keberadaan monster itu masih belum ditemukan, 7 hari berlalu semua Mahasiwa dan Mahasiswi Jakarta Revolution Indonesia melakukan kegiatan KKN di salah tempat terpencil.

Di sebuah Restoran dekat rumah Tryan dan Dinda.

''Siang semua, semangat ya kerjanya'' Chika tersenyum dan masuk ke dalam ruangannya.

''Siang Kak'' Karyawan restoran memberikan senyum kepada Chika.

Di ruang Chika.

''Ternyata Tryan hebat juga ya bisa membangun usaha restoran ini'' kata hati Chika melihat sekitar ruangan-nya.

''Pagi Kak Chika'' Dinda membuka pintu sebelah ruangan Chika.

''Pagi Dinda, kamu kenapa disini memangnya kamu enggak ada kelas hari ini ?''.

''Hari ini aku enggak ke kampus dulu Kak soalnya aku harus urus pekerjaan yang ada disini'' Dinda berkata dengan lemas.

''Dinda wajah kamu pucet banget, kamu pasti sakit, apa enggak sebaiknya kamu istirahat aja biar aku yang urus semuanya''.

Flying High 2Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang