Selamat membaca janlup tekan bergambar bintang....
Nara disibukan di dapur setelah pulang sekolah tadi
Bi Titin menghampiri Nara "non ada yang bibi bisa bantu?"
Nara tersenyum ramah sambil menggeleng "nggak usah bi, Nara bisa sendiri"
"Emang non lagi buat apasih?" Bi Titin menangkap beberapa bahan bahan kue
"Mau bikin brownies pandan, Nara sengaja mau bikinin buat bara"
Ada senyuman jahil bi Titin mendengarnya
"Non tahu aja kesukaan den bara. Udah cocok jadi istrinya den bara"
Nara melotot "hah! Eh enggak kok bi" Nara tersipu
"Omongan adalah doa loh non, diaminkan" ucap bi Titin masih jahil
Nara hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum senyum
•••
Nara meletakan potongan brownis diatas meja lalu memperhatikan bara yang sedang berenang
"Bar udah berenang nya nanti kecapean lagi" tegur Nara bara hanya melirik tanpa menuruti perintah Nara
Nara berdecak "sini bar gue udah bikin brownies kesukaan Lo" ucap Nara
Kali ini bara terlihat mempertimbangkan cowok itu pun menghentikan aktivitas renangnya
Nara meneguk ludah susah payah melihat bara telanjang dada bahkan perut sixpack tercetak jelas
Bara mencomot satu potongan brownis lalu memasukan ke dalam mulutnya
"Gimana bar enak nggak?" Ucap Nara berharap brownis yang ia buat cocok dengan lidah bara
Bara mengangguk angguk sambil terus menguyah uyah seakan dirinya sedang menilai brownies Nara
Bara mengacungkan jempol "enak, manisnya nggak terlalu gue suka itu" ucap bara berlagak chef profesional
"Iyalah brownis buatan Nara" ucap Nara dengan membanggakan diri
Bara memutar bola matanya "dipuji dikit kegeeran tingkat dewa"
"Nggak papa dong suka suka naraa" seru Nara
Bara melanjutkan makannya "Lo nggak mau cobain?"
"Enggak, gue sengaja buatin kusus buat Lo"
"Dalam rangka apaan?" Bara mengerutkan keningnya
Nara menggeleng "enggak ada. Yaa ini satu perhatian gue buat Lo, kan Lo sahabat baik gue"
"Sahabat baik? Emang gue mau jadi sahabat Lo?" Ledek bara tertawa kecil
Nara merengut "baraaaa"
"Hahaha bercanda kali dasar cewek gampang sensi" ucap bara tertawa lepas
Nara memandangi wajah bara lekat "gini terus ya bar, tetap tersenyum" batinnya
"Ngapain Lo lihatin gue" ucap bara menyadari tatapan Nara gadis itu membuang muka
"PD" cicit Nara mencoba mengelak
Bara mencubit pipi Nara "ishh bara sakit tau!" Ketus Nara
Bara tertawa puas "habisnya muka Lo ngegemesin"
"Iyalah gue emang lucu dari lahir" ucap Nara menyugar rambut panjangnya
"Ckck nyesel gue bilang Lo gemes" datar bara
Nara tertawa kecil dibuatnya melihat raup wajah bara seperti itu
•••
Malam ini keluarga bara sedang berkumpul di ruang tamu sambil nonton tv bersama
KAMU SEDANG MEMBACA
NARABARA
RomanceEND ~~~ Nara gadis berusia 17 tahun yang menerima sebuah tantangan dari sahabatnya Yaitu harus meluluhkan hati kapten basket di sekolahnya Bara. Cowok yang terkenal cool dan jarang berinteraksi dengan lawan jenis kecuali mommy tersayangnya. Apaka...
