Jangan jadi pembaca gelap, typo berterbangan!!
Bara dkk saling bertukar cerita di taman sekolah menikmati suasana sebelum kembali ke kelas
"Tau nggak?" Dion berujar sontak semua menoleh penasaran
"Apa?" Tanya indra begitu cepat
"Ada masalah" Dion begitu heboh mereka saling memandang
"Masalah apaan?" Kafi menyerit keningnya
"Gue mau kasih Hadiah buat bunda, tapi nggak tau apaan" lanjut Dion berubah masam
Mereka saling melempar pandangan datar telah mendengar keluh kesah Dion
"Kirain apaan! Bikin penasaran aja" Alana memutar bola matanya
Dion menyengir "kan gue bilang ada masalah"
Rien tertawa kecil diikuti Nara hazel dan Alana
"Gua ada saran" kafi membuka pembicaraan
"Saran apa?" Dion menatap harap ia memang sedang kebingungan harus memberi hadiah untuk bundanya
Kafi mengetuk dagunya "sebaiknya Lo tanya sama cewek cewek" cengir kafi
Dion menghela napas kasar memangnya kafi tidak bisa serius sebentar pikir Dion
"Gimana tas aja" Alana memberi saran
Dion menggeleng lemah "kayaknya nggak, bunda gue banyak banget koleksi tas"
"Hm? Gimana makeup aja kan ibu ibu suka makeup" Rien ikut memberi saran
"Atau nggak makanan kesukaan" timpal hazel
"Kasih uang aja" ucap Nara tersenyum lebar
Bara tertawa mendengar celotehan kekasihnya
Dion menggaruk tengkuknya "gue bingung" frustasi Dion
"Kenapa bingung-bingung kasih apa aja asal bermakna, bunda Lo pasti seneng" ucap bara tidak lupa dengan wajah datarnya
Dion mengangguk angguk "iya juga ya, asal bunda bahagia" Dion tersenyum penuh harapan
"Nah terus lo mau kasih apaan" kafi mengangkat dagu
"Enggak tau"
"Yasalamm"
•••
"Nara nanti pulang duluan nggak papa" bara dan Nara menuju kelas masing masing yang satu arah
Nara menoleh "loh kenapa?"
"Hari ini eskul komputer jalan lagi" bara tersenyum tipis
"Berati bakal mulai sibuk" Nara cemberut mereka berhenti di tengah jalan
"Mungkin, tapi aku pastikan aku luangkan waktu berdua sama kamu" bara menoel hidung Nara
"Bukan itu aja yang aku pikiran, tapi kamu banyak aktivitas kalau kamu kecapean gimana?" peringat Nara justru bara terkekeh
"Loh kok ketawa? Aku serius!"
"Iyaa,, kamu jangan khawatir aku pasti istirahat banyak"
"Janji ya? Kamu jangan sakit sakit aku sedih jadinya"
"Kamu doain aku sakit?"
"No bara, aku cuma khawatir"
Bara menggandeng Nara kembali melanjutkan langkah ke kelas
Mereka berpikir dengan dalam benak masing masing
Sepulang sekolah apa yang dikatakan bara terwujud. Nara memutuskan pulang bersama hazel jika Rien dan Alana pulang bersama pacar mereka
KAMU SEDANG MEMBACA
NARABARA
RomanceEND ~~~ Nara gadis berusia 17 tahun yang menerima sebuah tantangan dari sahabatnya Yaitu harus meluluhkan hati kapten basket di sekolahnya Bara. Cowok yang terkenal cool dan jarang berinteraksi dengan lawan jenis kecuali mommy tersayangnya. Apaka...
