Nara menggandeng bara tatapannya tidak lepas dari keramaian mall
"Bar ke toko sepatu yuk aku mau beli soalnya" Nara meminta izin bak anak kecil
Bara mengacak rambut Nara tidak bisa menahan gemas "okee"
Nara memilih milih sepatu diikuti oleh bara ditengah tengah itu seorang gadis tersandung
Bara refleks menarik tubuh gadis itu agar tidak terjatuh membuat gadis itu menindih bara
Bara meringis saat kepalanya terbentur lantai, Nara membeku ditempat kejadian begitu cepat dimatanya
Gadis itu langsung bangun tidak lupa membatu bara, tatapan keduanya bertemu
Nara yang melihatnya terkekeh masam "enak banget kayaknya!"
Bara sontak menarik tangannya menatap sang kekasih ketar ketir
"Maaf say--
"Mas makasih ya udah nolongin" potong gadis itu tidak enak hati
Bara mengangguk raup wajahnya jadi datar lalu memilih menatap Nara
Nara menyahut "iyaa sama sama, PACAR saya memang baik banget orangnya" tekan Nara melirik sinis bara
Bara yang ditatap seperti itu menepuk jidatnya
"Kalau begitu saya permisi sekali lagi terimakasih" gadis itu berlalu
"Wahhh ada yang habiss nolongin cewek cantik"
Tuh kan! Nara mulai menyindir dirinya, tolong siapapun selamatkan baraa
"Ga gitu"
"Suttt diam! berisik" Nara mengomel meninggalkan bara
Bara menelan ludahnya susah payah "ngeri amat"
"Lo mau matung disitu terus!!" Teriak Nara bara bergegas menyusul Nara walau ia ketar ketir pada Nara
Sepanjang perjalanan mereka tidak berbicara lebih tepatnya Nara sengaja mendiami bara lalu bara yang tidak mau semakin ribut jadinya bara membiarkan Nara untuk menenangkan diri
Citt!!
Nara tersungkur kedepan untungnya tangan kiri bara melindungi kening Nara
Walau begitu Nara tetap merasakan sakit di kening secara tiba tiba bara mengerem mendadak
Nara menatap tajam "apaan sih bar!"
"M--maaf Ra aku kaget didepan tuh ada yang di begal" tunjuk bara bisa Nara lihat dua orang sedang di begal tiga preman
"Bar kamu bantuin sana sebelum mereka makin mencelakai dua perempuan itu" ucap Nara dengan nada cemas
Bara mengangguk "kamu disini aja jangan nyusul sebelum mereka pergi!" Seru bara sambil turun dari mobil
Bara berkacak pinggang menatap remah preman satu persatu
"Siapa Lo?" Ucap salah satu preman melangkah maju
"Bukan urusan Lo! Jangan macam macam!" Rahang bara mengeras siap meninju muka songong para preman
Preman lain terkekeh "ikut campur banget Lo! Belum tau hajaran tangan gue"
Dia geram mendekat lalu memberikan tinju pada pipi kanan bara
Bara menoleh kedua tangannya mengepal "SIALAN!!"
Bug
Bug
Bug
Lihat dua perempuan yang menontonnya saja terasa ngilu membayangkan pukulan tak main main dari bara
KAMU SEDANG MEMBACA
NARABARA
RomanceEND ~~~ Nara gadis berusia 17 tahun yang menerima sebuah tantangan dari sahabatnya Yaitu harus meluluhkan hati kapten basket di sekolahnya Bara. Cowok yang terkenal cool dan jarang berinteraksi dengan lawan jenis kecuali mommy tersayangnya. Apaka...
