16. perang dingin

1.2K 84 15
                                        

Nara terbangun ternyata hari sudah sore lalu Nara mandi setelah itu turun ke bawah

Nara bertemu dengan Kafi yang sedang duduk di ruang tamu

"Kaf"

"Eh Nara" sapa kafi dia  lanjut fokus menonton tv

"Ya lain pada kemana?"

"Di luar semua" ucap kafi sambil terus mengemil kripik

Nara memilih diam sebenarnya ia ingin bertanya mengenai cewek bersama bara tapi hati nya akan semakin sakit

"Nara mata Lo sembab Lo nangis?" Ujar kafi tidak sengaja menangkap wajah Nara

"Cuma.. kangen sama orang tua gue" ucap Nara alibi

Kafi mengangguk percaya "sabar ya"

"Hahaha"

Sontak Nara menoleh ke sumber suara dimana bara dan Veronica baru datang

Bara melirik datar Nara "bar gue ke kamar dulu ya" ucap Veronica

"Iya"

Nara memandangi veronica ia tersadar saat bara duduk disampingnya

"Kita kapan buat vidio presentasi nya?" Tanya cowok itu Nara mengangkat bahu

"Lo kenapa sih! Lo kesel sama gue?" Ujar bara karena Nara begitu datar

Kafi menggeleng pelan malas sekali harus mendengar perdebatan dua manusia ini kembali

Tanpa pamit kafi memilih kedalam kamarnya setelah mematikan tv

Nara beranjak berdiri saat ingin pergi bara memegang lengan Nara

Bara ikut berdiri matanya menyipit
"Lo kenapa?"

"Gue cemburu bar! Cemburu!" Nara bergumam dalam hati sambil menatap tajam laki laki itu

"Gue lagi males buat vidio" singkat Nara

Bara melepas tangannya yang sedang menggenggam lengan Nara

"Jangan gitu dong Ra besok kita harus ngumpulin tugasnya"

"Gampang kok tinggal Lo aja yang buat!"

"Loh kok malah marah? Gue cuma ngomong baik baik, lagian ini tugas kita berdua. Tanggung jawab dikit!" Bentak bara secara reflek

Nara tersenyum smirk "loh kok malah bentak gue? Lo bukan siapa siapa gue ya!"

Nara pergi dengan perasaan emosinya

Bara mengerang tertahan "sial!"

Nara berpapasan dengan Veronica yang sedang menatapnya dengan senyuman manis

"Hai"

Nara menatap datar tidak membalas sapaan Veronica

"Gue Veronika gue--"

"Gue Nara!"

"Oh ya, tadi bara cerita Lo katanya tinggal disini ya"

"Hm tenang aja kok sebentar lagi gue bakal pergi" ujar Nara sedikit ketus lalu dirinya ke kamar sedikit membanting pintu

Veronica merasa terheran "dia kenapa? Apa gue salah ngomong?"

•••

Nara menghampiri keluarga bara sambil membawa koper

"Loh Nara kamu mau kemana?" Ucap Luna wanita itu merangkul Veronica membuat hati Nara semakin sakit

Nara memaksakan senyuman "aku pamit semua, aku udah putusin buat balik ke rumah"

NARABARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang