Hari terus berganti tak terasa Nara menjalin hubungan dengan bara cukup lama
Nara sendiri merasa belum cukup menjadi seseorang spesial bara maka ia berusaha semaksimal mungkin memberi kasih sayang, menurut Nara cewek itu harus punya effort juga supaya si cowok betah sama kita.
Nah itu lah yang membuat Nara terlihat lebih bucin ketimbang bara padahal ia tidak merasa seperti itu karena mereka memiliki cinta yang setara
Nara menyadari bara datang dalam hidupnya memberi kenyamanan tersendiri baginya so, nara akan melakukan apa saja untuk kebahagiaan nya.
"Bara Ardian!! Kemana sih lo!" Gerutuan itu keluar dari mulut Nara
Karena sejak semalam bara tidak ada kabar, boro boro kabar untuk menelpon balik pun tidak!!
"Kalau telat gimana ya? Ah! Udahlah mending gue berangkat sendiri!" Nara menuruni anak tangga dengan tergesa gesa
"Eh non Nara belum sarapan non!" Teriak salah satu asisten rumah tangga melihat anak majikannya berlalu melewati meja makan begitu saja
"Gampang mbak! Nara bisa makan di sekolah!" Balas Nara tak kalah berteriak kencang
•••
Nara terpaksa naik taksi online atas kerusakan pada mobil baru yang ia beli dengan hasil tabungan sendiri
Si aren , nama yang Nara berikan pada mobil berwarna putih bercorak emas itu dikabari berada di bengkel oleh pak Rudi supir Viandra
Ditengah tengah perjalanan Nara terus memeriksa Rom chatingan dengan bara yang anehnya tetap tidak ada balasan oleh lelaki tampan itu
"Kamu kemana sih bara! Pokoknya aku marah sama kamu setahun!" Omel Nara menatap layar ponselnya
Supir taksi Nara melirik spion kecil "lagi marahan sama pacarnya ya neng?"
Nara menoleh ke sumber suara lalu ia mengangguk
"Iya pak! Saya jadi kesel sendiri nggak ada kabar dari dia"
Lelaki berumur lanjut itu tersenyum menanggapi penumpangnya
"Mungkin pacarnya lagi sibuk neng makanya enggak kasih kabar"
"Tapikan pak kalau sibuk minimal kasih kabar sedikit lah, daripada gini bikin was was aja" dumel Nara yang hanya ditanggapi maklum oleh bapak supir taksi
Memang cewek itu selalu benar kalau salah dikit harus bener terus!!
Citt
Mobil mendadak terhenti sopir pun mencoba menyalakan mesin
"Kenapa nih pak?" Tanya Nara
"Kayaknya mogok neng " sopir terus berusaha tapi hasilnya nihil
"Yaudah deh pak saya turun disini, takut telat" Nara tidak lupa memberi ongkos
"Makasih ya neng" ia menerima "maaf nggak bisa antar"
"Enggak papa pak, saya permisi" ucap Nara ramah lalu keluar mobil
Nara bingung harus bagaimana ia mencoba berjalan kaki dan kali saja ada pengendara lain
Nara cukup berjalan jauh ia melihat jam di hp yang sudah menunjukan pukul 06:30
Seorang pengendara asing berhenti tepat di samping Nara
Nara bingung ia menunggu orang itu membuka helm dan ternyata seorang lelaki
"Sendiri?" Tanyanya sontak Nara mengangguk canggung
"Bareng yuk"
"Tapi... Kita nggak saling kenal" ujar Nara ia melihat orang itu memakai seragam yang sama dengan nya
KAMU SEDANG MEMBACA
NARABARA
RomantikEND ~~~ Nara gadis berusia 17 tahun yang menerima sebuah tantangan dari sahabatnya Yaitu harus meluluhkan hati kapten basket di sekolahnya Bara. Cowok yang terkenal cool dan jarang berinteraksi dengan lawan jenis kecuali mommy tersayangnya. Apaka...
