30. hari bahagia

1.1K 53 4
                                        

Mungkin dalam waktu dekat ini NARABARA bakal end.. kalian setuju nya happy end atau sad end?

~ Selamat membaca ~

Ujian kelulusan sudah di depan mata, untuk itu Nara benar benar belajar giat ia sangat mempersiapkan sebaik mungkin

Nara bersinggah di cafe, ia sedang membutuhkan tempat yang lebih fresh untuk belajar

Grep

Tiba tiba matanya ditutup oleh tangan seseorang dari belakang

"Astaga! siapa sih!" Nara memegang tangan tersebut

"Bara" Nara mengenal tangan bara akibat sentuhan nya

"Halo sayang" bara menggeser kursi sedikit untuk lebih dekat dengan Nara

"Kok kamu tahu aku disini?"

"Iya dong tadi aku ke rumah kamu terus kata mami, kamu disini" bara mengusap rambut Nara

"Ohh" Nara hanya ber'oh ria lalu kembali menatap bukunya

"Tumben kamu kesini tapi enggak bilang bilang aku" ucap bara sedikit ada protes di nada bicaranya

"Aku tahu kamu habis antar Alisya ke bandara, aku enggak mau lah kamu kecapean" ucap Nara melirik bara

"Ututu pengertian banget sih pacal akuuu" bara memainkan pipi Nara

"Aduhh manis banget sih omongan nya, pasti ada apa apa nih" Nara memicingkan mata

"Oh apa jangan jangan kamu punya rahasia ya makanya kamu bersikap kayak gini" tuduh Nara dibuat biar dramatis

"Ya Allah... Kamu tuduh tuduh aku ya, mana mungkin aku punya rahasia"

"Ya kali aja bar, kamu gini ternyata punya cadangan"

"Huss, jangan ngomong gitu dong denger ya cuma kamu yang satu satunya!" Bara menggenggam erat sebelah tangan Nara di atas meja

"Alah dasar buaya! Kamu bisa ngomong gini tapi entah besok?"

"Enggak tau kan hati manusia bakal berubah" sindir Nara niatnya hanya candaan semata

Karena Nara suka menjahili bara apalagi jika laki laki itu cemberut

"Kamu boleh pengang ucapan ku! Hanya kamu di hati aku enggak ada yang lain" lalu bara menuntun tangan Nara ke dadanya

"Disini hanya ada tempat kamu. kamu Elnara Zaeneta" bara begitu bersungguh sungguh dalam berbicara

Nara menurunkan tangannya lalu mengalihkan pandangannya

"Aaa!! Bara bisa aja bikin gue salbut!!" Jerit Nara dalam hati

Bara tahu Nara menahan salah tingkahnya

"Kenapa? Kamu salah tingkah ya"

"Eeh enggak! Mana ada" Nara gelagapan

"Tuh muka kamu aja merah, hahaha" bara semakin gencar menggoda Nara

"Ishh baraa jangan gituu" ucap Nara sambil menutupi pipinya

"Lucu banget sih, utututu" bara mengacak rambut Nara

"Stoop aku mau belajar malah diganggu" Nara menepis bara lalu sedikit membelakangi bara

Bara bertopang dagu sambil terus menatap lekat wajah Nara yang terlalu fokus dari samping

Menurutnya jika Nara mode serius seperti itu malah bikin tambah cantik

"Kamu serius banget belajar nya emang kamu ngerti?" Nara melirik sinis saat bara berujar barusan

"Kamu pikir aku sebodoh itu ya?" Nara memicingkan penglihatannya

NARABARACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang