17. Usaha Kafi Alana

1.3K 98 12
                                        

Happy reading all

Alvin mengumpulkan keluarganya di ruang tengah setelah Peking dan bersiap diri

"Anak anak Dady! Dady sama momy akan ke Bali untuk mengurus eyang yang sakit untuk beberapa Minggu kedepan" ujar Alvin menatap kafi bara dan Veronica

"Kalian nggak papakan kami tinggal?" Tanya Luna mereka mengangguk

"Aku izinin kalian, kalian fokus sama kesehatan eyang aja"

"Aku setuju sama bara dad mom!" Timpal kafi

Alvin Luna lega mendapat izin anak anaknya

"Maaf ya ver kita nggak bisa nemenin kamu padahal kamu baru datang" ucap Luna pada Veronica

Veronica tersenyum "aku paham tante, aku nitip salam buat eyang"

"Nah kita berangkat sekarang yuk sayang" Alvin takut ketinggalan pesawat

Setelah berpamitan bara kafi Veronica mengantar Luna Alvin kedepan rumah lalu mereka masuk ke kamar masing masing untuk beristirahat

Di kamar bara kafi..

Kafi termenung ia teringat obrolan nya dengan Alana sebelum pulang sekolah

Flashback on

"Kaf aku mau ngomong sebenarnya Nara udah suka sama bara" Alana membuka obrolan

"Kamu serius sayang? Bagus dong aku setuju banget mereka jadian"

"Tapi ada sedikit masalah sayang"

"Loh apa?"

"Nara salah paham dia ngira bara dan Veronica itu punya hubungan" kafi terdiam sejenak

"Aku sih nggak heran kalau Nara bakal berpikir seperti itu"

"Sayang, emang gitu ya bara sama Veronica Deket banget"

"Hmm dari kecil emang gitu, bahkan bisa dibilang Veronica lebih Deket sama bara daripada aku" jelas kafi lalu Alana kini paham mengapa bara dan Veronica sedekat itu

"Lan kita harus bantu mereka jadian, aku yakin bara juga suka sama Nara"

"Aku setuju tapi gimana caranya?" Tanya Alana

"Kamu harus jelasin sama Nara kalau Veronica itu cuma sepupu terus kamu yakini Nara buat nyatain perasaannya dan aku yakini bara"

"Oke aku setuju!"

Flashback off

Kafi dibuat salah fokus pada bara yang sedang bersiap siap didepan meja rias

"Bara mau kemana?"

"Gue mau ketemu Nara ada tugas kelompok" ujar bara tetap menyisir rambutnya

Kafi tersenyum lalu dirinya menghampiri bara "bar Lo suka kan sama Nara?"

Pergerakan bara terhenti ia tidak menjawab malah memakai sepatu

Kafi mengikuti langkah bara "jawab bar jujur aja deh"

"Huh apasih kaf sok tau banget!" Ketus bara

"Asal Lo tau bar Nara suka sama Lo!"

Deg

Bara tidak bisa berkata kata lagi, ia tertawa kecil mengalihkan terkejutnya

"Nggak usah ngomong gitu kalau cuma bikin hati gue seneng"

"Bara percaya sama gue, kalau Lo nggak percaya lo pikir selama ini Nara nahan cemburu melihat kedekatan Lo sama Veronica" kafi begitu sabar menghadapi bara

NARABARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang