15. salah paham

1.3K 87 9
                                        

Happy reading all

"Nih lan kunci motor + mobil gue" tanpa bertele tele Nara menyodorkan kunci didepan Alana

"Hah? Maksudnya apa nih? Gue nggak paham" Alana menggaruk tengkuknya

"Lo amnesia sama tantangan yang kita buat?"

"Nara!!! Lo suka beneran sama bara!" Teriak Alana saat itu juga

Nara menutup mulut Alana "jangan keras keras bego!! Gawat sampai ada yang denger"

"Hehe saking kagetnya gue, tuh kan Ra gue juga bilang apa sama Lo"

"Lo bakal suka beneran sama bara" goda Alana Nara tersenyum

"Kali ini gue berpihak sama Lo lan"

"Yuhuuuu mobil motor baruu" Alana kesenangan sambil memegang dua kunci kendaraan berbeda sekaligus

"Dih alay banget lu"

•••

Bara akan mengambil ekstrakurikuler olahraga makanya sekarang dia sudah di ruang ekstra bersama teman teman

"Bara" Nara memanggil sambil duduk dekat bara

"Loh ngapain Lo disini?"

"Gue juga ambil ekstra olahraga, Lo juga?" Bara mengangguk

"bisa kebetulan gitu ya" Nara tersenyum centil
Bara mengangkat bahu

"Halo murid murid saya akan mengajari kalian dalam ekstrakurikuler kali ini"

"Iya paaak"

"Jangan panggil saya pak panggil saja kak Heru"

"Siap kak heru" serentak murid murid begitu antusias

Kak Heru mulai menjelaskan materi dalam bidang olahraga contohnya pengertian bola besar, bola kecil dan lain sebagainya

Memakan waktu 3 jam lebih akhirnya ekstrakurikuler berakhir

"Kak Heru minta kalian harus membuat sebuah vidio tentang bola besar apapun itu mau bola basket Atau bola voli"

Seorang murid mengangkat tangannya"maaf kak, seperti presentasi?"

"Benar sekali dan kakak minta satu kelompok 2 orang yang akan saya pilih sendiri"

Mereka mengangguk patuh kak Heru pun mengumumkan siapa saja kelompok

"Aiden viola, Arya reno dan bara Nara"

"Hah! Kita berdua kak!" Protes bara menunjuk diri dan Nara

"Iya jangan banyak protes!"

"Yaa kak"

•••

Bara dan Nara berjalan bersama di koridor Nara membuka topik

"Bar kapan kita buat vidio nya?"

Bara mengetuk dagunya "gimana nanti malam"

"Boleh boleh aja yuk kita pulang"

"Hmm"

Bara memasangkan helm kepada Nara lalu Nara naik motor mereka melesat jauh

Diperjalanan Nara menangkap bocah kecil yang menangis di pinggiran jalan

"Bar stop!!"

"Apasih naraa" kesal bara harus mengerem mendadak karena teriakan Nara

"Kita samperin adek itu kayaknya dia tersesat"

Bara mengangguk lalu menghampiri bocah perempuan

"Halo dek"

Bocah itu terlihat ketakutan karena ia tidak mengenal sama sekali Nara bara

NARABARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang