BAB 35

1.2K 103 2
                                        

Sonya langsung memeluk Lookmhe yang tengah bersantai karena ini jadwal Shiftnya telah usai. Lookmhe tersentak kaget mendapatkan pelukan tiba-tiba itu.

"Loh sayang, kok kamu menangis". Ucap lookmhe yang melihat kekasihnya menangis sambil memeluknya.

" Aku tidak bisa menyakinkan ayahku untuk menyetujui hubungan kita, malah dia menampar ku". Aduhnya sambil menangis memeluk lookmhe.

Lookmhe tak menjawab, dia memeluk sang kekasih erat membiarkan kekasihnya menangis dan meluapkan segala rasanya kini agar dia lebih tenang, setelah tenang barulah dia menghapus air mata kekasihnya kemudian mengecup kening sang kekasih.

"Aku akan ikut bersamamu menyakinkan keluargamu nanti, boleh yah?? Tanya dengan sabar.

Dia tahu dari kekasihnya jika ayahnya orang yang sangat keras dari tak suka dibantah, apalagi jika dia punya keinginan harus dan wajib dipatuhi dan dilaksanakan.

" Tapi aku takut ayahku mencelakai mu sayang, aku tidak akan terima jika seperti itu".

"Jangan terlalu keras kepadanya, kita meminta restu bukan mengajak ayahmu berperang, sekeras apapun ayahmu, dia tetaplah seorang ayah yang mencintai dan menyayangi putrinya apalagi kamu putri tunggalnya".

" Kau tidak mengenal ayahku sayang, dia sangat keras jika menginginkan sesuatu". Sonya menunduk sedih.

"Lebih baik kita bicarakan dengan kak Lingling, kan dia yang akan dijodohkan denganmu kan, jika Lingling berhasil meyakinkan ayahnya, artinya ayahmu tak punya pilihan lain selain menerima pembatalan perjodohan itu".

" Iya sayang, aku sudah mengatakannya tapi kita akan bicara dengan yang lainnya, karena kedua kakakmu akan merundingkan pernikahan mereka nantinya yang bersamaan".

"Iya sayang, kita akan memperjuangkan kisah kita sendiri oke".

Sonya tak menjawab, dia memajukan wajahnya mengecup bibir kekasihnya, dia merindukannya karena beberapa hari ini mereka jarang bersama dan bermesraan.

Keduanya saling memangut mesra, lookmhe mendudukkan Sonya ke pangkuannya karena dia duduk dan memanggil Sonya sambil berciuman semakin dalam.

"Mmm.. Suara desahan halus mulai terdengar.

Lookmhe menjalankan tangannya keseluruh tubuh kekasihnya, dan dia berhenti memangutnya menyadari jika mereka bukan di rumah pribadi apalagi apartemen mereka.

" Sayang pintunya aman?? Tanyanya dengan penasaran??

Sonya mengangguk mengiyakan, dia memang sudah memastikan pintunya terkunci sebelum dia memeluk kekasihnya tadi.

Sonya menyerang lookmhe kembali untuk ciuman intens. Jangan berpikir jika lookmhe berusia lebih muda, dia akan berada dibawah, dia lah yang sering memimpin permainan jika mereka bercumbu.

Sedangkan Orm dan Lingling tengah merasakan indahnya pantai karena Lingling mengajak sang kekasih untuk ke pantai melepaskan penat dan yang mengganjal.

"Kenapa babe??, kelihatannya kamu banyak pikiran". Orm mengalungkan tangannya kepada sang kekasih saat melihatnya murung.

" Aku habis bertengkar dengan ayahku sayang, aku tidak tahu dia setuju atau tidak dengan hubungan kita, aku tak peduli". Lingling memeluk pinggang kekasihnya itu.

Orm mengecup bibir sang kekasih dengan sayang, dia tidak peduli jika ada yang mengenal atau mengabadikan foto mereka berdua, toh mereka memang akan go publik.

"Jangan terlalu khawatir babe, kita akan melewati semua ini sama-sama, apa perlu aku meminta nenekku melamarmu sekalian saat ini ??, agar orangtuamu menyetujui hubungan kita?? Tanya Orm dengan senyuman.

Rumah Untuk Si KulkasCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang