30 : Awal Pertempuran

159 19 5
                                        

Luo Binghe tidak mau menatap Mobei Jun. Orang ini adalah salah satu yang mengerti dia, kesetiaannya tidak akan pernah bisa ditukar dengan apapun.

Hari ini, ketika neraka terbelah dimana dua orang siluet menunjukkan dirinya. Mengguncang hati beku milik Mobei Jun. Luo Binghe jelas tau arti tatapannya.

Mereka berdua adalah iblis, terlahir tanpa rasa takut. Namun hari ini, keduanya terguncang.

Pedang segera terhunus dari arah Liu Qingge, menuju tepat ke arah jantung Luo Binghe. Namun Mobei Jun siaga menangkis serangan.

Shang Qinghua tanpa suara, berdiri di belakang hanya menatap tanpa melakukan apapun.

Raungan penghuni neraka terdengar, ingin merangkak keluar melalui celah yang dibuat Liu Qingge. Namun Raja Iblis dengan pedangnya Xin Mo segera membuat penghalang. Tidak membiarkan mereka keluar dari sana.

Dia memerintahkan semuanya mundur. Mendeklarasikan bahwa pertarungan hari ini adalah miliknya, tidak siapapun boleh masuk.

Mobei Jun segera terpental keluar dari jangkauan Luo Binghe. Shang Qinghua juga tidak jauh berbeda.

"Urusan ini adalah milikku dan dia. Kamu tetap disana"

Mobei Jun ingin berucap sesuatu. Dia melihat sesuatu yang lain disana. Rajanya...

"Ini jelas pertarungan sia-sia"

Shang Qinghua mengatakannya dengan jelas sembari mendekatinya.

Di mata Mobei Jun, orang ini selalu menarik perhatiannya. Dia masih sama seperti dulu, hanya mungkin sekarang dia terlihat lebih rupawan. Hanya saja keadaan saat ini tidak layak.

"Lebih  dari satu dekade dia menjalani tingkat surgawi, untuk hasil sia-sia"

Dentingan pedang mengalun di udara terdengar. Luo Binghe dan Liu Qingge jelas bertarung sengit disana. Tidak ada yang mengalah. Tatapan amarah Liu Qingge menjelaskan segalanya, sedangkan Raja Iblis seolah runtuh dan tidak peduli.

"Hari ini jelas bahwa Rajamu mengalah, apa karena Shen Qingqiu?"

Mobei Jun berhenti menatapnya, memalingkan wajah untuk menghindari dia. Menatap lurus pada pertarungan di sana.

"Itu jelas bukan. Ini seperti kutukan abadi, iblis kalah oleh perasaannya sendiri. Luo Binghe akan menyerah hari ini dan tersegel untuk waktu yang tidak akan pernah dinanti. Sementara aku berada disini menjadi tumbal, kembali terikat dengan neraka untuk waktu yang tidak ditentukan"

Shang Qinghua mengatupkan bibirnya rapat. "Pasti menyedihkan"

Mobei Jun menarik sedikit lengkung di sudut bibirnya. Dia menoleh untuk menatap orang yang membuat jantungnya berdetak kencang.

"Ya"

Shang Qinghua meremat jemarinya. "Mobei Jun, aku-"

Bibirnya terkatup, dia tidak mengerti. Shang Qinghua tidak tau apa yang dia rasakan sekarang. Namun gatal menggerogoti hatinya. Kenapa dia seperti ini. Setelah sekian lama, setelah dia berhasil mencapai puncak kehidupan abadi. Ketika dia selama ini berpaling, mengabaikan semua hal untuk pembalasan. Bahkan untuk iblis es ini.

Sebenernya siapa yang beku sekarang? Mobei Jun atau dirinya...

Mobei Jun seolah ingin merobek dadanya, menggali jantungnya untuk diberikan pada orang ini.

"Apa kamu benar-benar membenciku seperti yang kamu katakan selama ini? Apa alasan kamu kabur karena sangat membenci iblis itu benar?"

"Ya"

Shang Qinghua menjawab tanpa berkedip. Dia berpaling seperti yang dilakukan Mobei Jun beberapa saat lalu. Menatap petarungan sengit yang seolah lama berhenti.

"Iblis adalah makhluk menjijikan. Dia telah menghancurkan hidup Shen Qingqiu"

Mobei Jun kini merasa muak. Dia segera mencengkram kedua bahu Shang Qinghua dan membuatnya berhadapan.

"Ini antara kamu dan aku. Bukan Shen Qingqiu dan Luo Binghe. Kamu menganggapku jijik sebagai iblis, atau kamu sadar bahwa selama beberapa tahun lamanya dulu ketika kamu berada bersamaku, ketika kita menghabiskan waktu berdebat panjang dan aku yang terus mengejarmu, tidakkah kamu merasa sesuatu meskipun sedikit?"

Ada.

Tentu Shang Qinghua pernah terikat olehnya. Terpikat, dan pernah merasa ingin memilikinya. Namun takdir begitu tragis.

Dia memiliki Shen Qingqiu dan hutang yang belum dibayar. Pembalasan ini lebih besar dari perasaannya. Karena itu dia menampiknya.

Setidaknya sampai Raja Iblis berhenti dan mengalah.

"Tidak ada. Aku hanya membenci kalian semua setelah apa yang kalian lakukan pada sekte dan Shen Qingqiu. Aku mungkin seorang penjilat, tapi sekarang kamu bisa melihat bahwa aku tidak semudah itu"

Mobei Jun melepas pegangannya. Dia sekarang tersenyum padanya.

"Itu bagus. Aku akhirnya mengerti apa yang Raja Iblis rasakan, ini lebih baik karena kamu tidak merasakan apapun. Pergi dan bawa Shen Qingqiu keluar dari sini. Dia ada di dalam istana, Shen Wei juga"

Shang Qinghua menatapnya heran. Dia ingin mengatakan sesuatu untuk perkataan Mobei Jun yang terasa ganjil. Namun dia tidak berbalik ketika tubuhnya di dorong pergi dalam istana dengan menggunakan portal.

"Aku... Aku sedikit menyukaimu"

Suaranya tipis dan tidak bisa didengar siapapun selain dirinya. Dia melihat wajah es Mobei Jun yang terasa aneh.

Dan sekarang Shang Qinghua berada di dalam ruangan dimana Shen Qingqiu tertidur.

Shen Wei mendekati dengan tergesa. Dia terlihat kacau, frustasi, dan sangat tidak cocok dengan penampilan anak anaknya.

"Kita harus pergi"

Shang Qinghua mendekati Shen Qingqiu yang terlelap. Mengernyitkan dahi meminta penjelasan pada Shen Wei.

"Dia diberi mantra oleh Luo Binghe. Sekarang untuk membuatnya bangun hanya dua cara. Luo Binghe yang melepasnya atau... Kematian"

Shang Qinghua menatap horor.

"Kenapa dia melakukan ini?"

Shen Wei tidak mengatakan apapun.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 31 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Shizun, Sorry Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang