S e m b i l a n b e l a s

304 14 0
                                        




-

-

-

-

-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.










" Janji untuk selalu sehat ya dek , coba untuk tidak apa apa memikirkan perasaan orang lain . Adek juga sesekali boleh ngeluh , bunda yakin ayah sama Abang dan kakak pasti selalu ada buat adek "

Khala mengangguk menatap wajah yang nampak bercahaya itu . Tangannya saling bertaut satu sama lain dengan tangan putih milik bunda , rasanya begitu hangat . Kehangatan yang belum pernah ia rasakan sama sekali , apalagi dari seorang bunda seperti ini .

Bunda terlihat begitu cantik dengan gaun sebatas lutut dan rambut panjang yang terurai indah menjuntai di antara kedua bahu milik bunda . Senyuman bunda begitu manis dengan sorot mata yang begitu teduh .

" Bunda ... Adek nyaman banget , rasanya begitu hangat apalagi liat senyum bunda yang manis "

Bunda kembali mengulas senyum indah terkekeh mendengarkan penuturan sang anak . Tangannya membawa Khala melangkah , mengajak nya untuk duduk di kursi panjang berwarna putih di sekitar taman .

" Adek bahagia banget punya ayah kaya ayah Saga , ayah selalu baik dan selalu jadi Hiro nya adek . Bangga punya kakak kaya kak Natha yang lembut dan selalu bawa adek ke distro kalo dirumah enggak ada temen , dan bahagia juga punya Abang kaya bang Neo . Meskipun banyak gengsi nya , adek tau Abang itu sayang banget sama adek cuma kehalang gengsi yang tinggi aja " Khala terus berceloteh , bundanya di samping hanya menyimak dan terus menyunggingkan senyumnya.

" Iya bunda tau , mereka pasti sayang banget sama adek . Makanya adek harus selalu sehat ya sayang biar , adek itu pilar kebahagiaan keluarga ayah "

" Tapi bunda , Tante Emeli enggak suka sama adek . Tapi meskipun begitu adek tau pasti sebenernya Tante itu sayang kan sama adek . Raffa juga baik bunda , belakangan ini adek selalu ditemenin Raffa kalo orang rumah sibuk "

" Iya sayang , Tante Emeli juga pasti sebenernya sayang sama adek "

Bunda menatap wajah polos anaknya , hatinya begitu bersih tidak menaruh kebencian kepada siapapun tanpa terkecuali .

" Dan adek harus tau , ada seseorang yang selalu nunggu adek pulang "

" Siapa bunda "

" Nanti kamu pasti akan tau "

" Setelah sekian lama nya kenapa bunda baru datang . Bunda enggak kangen sama adek . Adek selalu berharap bunda Dateng tapi bunda enggak pernah Dateng Dateng , adek seneng banget hari ini bisa ketemu sama bunda . Adek harap bunda enggak pernah bosan buat jenguk adek ya " Khala tersenyum tulus , memamerkan lekungan manis diantara pipi bulatnya .

LUKA KHALA  Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang