24. Usai pernikahan

209 18 0
                                        

Hai readers, lama ga up, gw minta maaf ya, banyak yang harus gw selesain di RL soalnya. Makasih udah ngikutin kelanjutan Sweet Bride sampai hari ini🙇‍♂️

Dan welcome to the next drama🤣
Yang kaga suka skip aja ya, dari pada makin EMsOSI.

Dah lah happy reading🫠
.
.
.
.
.
.

Pernikahan itu usai.

Ditutup dengan banyak kejutan dan kehebohan.

Baik dari bride and groom maupun tamu khususnya.

Banyak orang ingin berkenalan dengan Noe.

Hanya sekedar menyapa, penasaran atau yang punya maksud terselubung.

Tapi Noe lebih memilih bungkam berdiri di pojokan untuk beristirahat dan membiarkan Liam berperan besar dalam melayani tamunya.

Setelah acara resepsi pernikahan ini benar-benar usai mereka kembali ke kediaman ayah Liam untuk sementara sebelum menempati rumah baru.

Ayah Liam benar-benar ingin melihat interaksi pengantin baru ini benar-benar serius atau bercanda.

Ternyata Noe pandai bermain peran seperti layaknya artis yang memainkan perannya sebagau seorang istri.

Dalam perjamuan makan malam yang diadakan di kediaman ayah Liam, pernyataan mengejutkan terucap oleh Noe sendiri.

"Ayah.... bolehkan kami meminta izin untuk pindah sekitar 3 hari lagi... ?!" Ucapnya dengan tatapan serius.

Untung saja keluarga besar itu sudah selesai makan. Sehingga tak terlalu mengejutkan. Karena kesepakatan kemarin 1 minggu.

"Kenapa nak, apa rumah ini terlalu sempit buat mu?!" Ayah tampak khawatir.

"Padahal cukup menyenangkan ada kakak disini..." ucap Dany sedih "ya kan ma...".

Ibu tiri Liam tersedak mendengar pernyataan yang diberikan putranya.

"Ah, iya benar ..." ia takut saat melihat Liam memasang muka amarahnya.

Tapi ia tahu apa yang di pikirkan Noe.

Sebelumnya mereka ada membicarakan ini.

Kalau Noemi hanya ingin tinggal 3 hari di kediaman ayah Liam, ia tak ingin membuat ayahnya lebih curiga dengan keadaan mereka.

Liam melingkarkan tangannya di pinggang Noemi, "Kami ingin lebih mengenal satu sama lain. Dan mempersiapkan apa yang kami butuhkan di masa depan kami."

Noemi agak kaget dengan sikap liam begitupun yang lainnya..

"Jadi dimana rencana kalian akan pindah...?!" Tanya ayah. Karena diskusi kemarin Liam membantah tinggal rumah kediaman yang sering ia pakai dan kini resmi jadi miliknya.

"Kompleks perumahan H. Kebetulan itu dekat dari kantor tempat ku bekerja. Disana juga ada taman perkebunan penanaman segala jenis bunga." Ucap Liam sambil melihat kearah Noemi.

Mereka kaget.

"Wah.... aku tak menyangka kau sudah mempersiapkan ini untuk kado sekalian honeymoon untuk istri kecilmu ini Liam. Pantas kemarin kau sangat giat bekerja, ayah bangga padamu. Bukankah ini hal yang baik juga untukmu nak..." ucap ayah pada Noemi.

Noemi hanya tersenyum singkat sambil menunduk.

"Syukurlah kak..." ucap Dany.

Setelah itu Noemi tak banyak bicara lagi.

Ia sedikit terkejut dengan ucapan Liam tadi.

Benarkah?! Seingat Noemi, Liam hanya diberikan rumah yang biasa ia tempati saat terdesak saja. Meskipun tidak cukup jauh dari dari kantor dari pada rumah utama.

Sweet BrideTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang