BAB 12

6K 412 20
                                    

" Alamak, omma dan unnie. Habislah aku nanti. " Bisik Eunbyeol perlahan. Eunbyeol merasakan ada orang menepuk bahunya. Eunbyeol toleh ke belakang dan

" Oh mak kau ijo. " Eunbyeol melatah tidak sengaja. Eunbyeol mengurut dadanya. Terkejut.

" Errrr. Omma , mianhae. Ingat siapa tepuk bahu Eunbyeol tadi. " Kata Eunbyeol tersengih-sengih. Dalam hati dia menyumpah dirinya sendiri. Tak patut tak patut.

Omma Chanyeol hanya menggeleng kepala melayan karenah menantunya.

" Kamu dah sihat? " Tanya Omma Chanyeol.

" Bolehlah jugak. " Jawab Eunbyeol.

" Omma ada masakkan kamu sarapan. Tadi Chanyeol telefon omma. Lepastu dia cakap Eunbyeol tak dapat masak sebab sakit. Jadi, omma datanglah untuk masakkan kamu berdua sarapan. Jomlah kita makan. " Omma Chanyeol menarik tangan Eunbyeol lalu ke dapur.

" Emmm. Omma. " Panggil Eunbyeol.

" Ya? "

" Kamsahamnida. " Eunbyeol menundukkan kepalanya.

" Kamu ni. Omma ingat apa tadi. Gwencahana. Kamu kan tak sihat. Omma tolonglah kamu. " Kata omma Chanyeol sambil tersenyum.

" Eh unnie!! " Eunbyeol berlari ke arah Yoora dan memeluknya.

" Bogoshipeo. " Yoora membalas pelukkan dan mengusap belakang Eunbyeol.

" Nado. " Mereka melepaskan pelukan.

" Unnie tak kerja ke harini? " Soal Eunbyeol. Yoora menggeleng kepalanya.

" Channie dah balik. " Eunbyeol terdengar suara dari pintu depan.

" Kamu dah belikan barang yang omma suruh? " Tanya omma Chanyeol sambil mengambil plastik di tangan Chanyeol.

" Dah. " Balas Chanyeol sepatah. Kemudian dia toleh ke kanan ke kiri seperti mencari sesuatu. Ommanya hairan lalu bertanya " Cari isteri kamu ya? "

" Eh mana ada!!! " Nafi Chanyeol. Ommanya tergelak. Nampak sangat menipu.

" Tak payah tipu omma lah. Dia ada kat dapur tu. Dia takkan lari dari rumahlah. " Kata omma Chanyeol lalu ke dapur. Chanyeol meletakkan kembali topinya di atas meja. Dan dia naik atas untuk mandi.

-------------------------

Chanyeol turun ke bawah memakai baju sekolah. Chanyeol pergi ke dapur untuk mencuci tangan. Kebetulan Eunbyeol ada di situ juga.

" Eunbyeol, harini awak tak payah datang ke sekolah. " Eunbyeol tersentak. Siapa punya suara tu? Hantu ke? Garau semacam je suara. Fikir Eunbyeol.

" Ni sayalah. Park Chanyeol. Suami awak. " Chanyeol menekankan perkataan SUAMI. Chanyeol seolah-olah dapat membaca fikiran Eunbyeol.

" Errrr. Saya nak datang jugak boleh? " Chanyeol membuat tanda ' No way ' dengan jari telunjuk ke kiri dan kanan. Eumbyeol mencebik.

" Mulalah cebik tu. Kiss kang. " Ujar Chanyeol sambil tersenyum nakal. Pantas Eunbyeol menutup mulutnya.

" Alaaaa. Bolehlah~~~ " Rayu Eunbyeol sambil membuat aegyo.

" Tak boleh. You must stay at home. You're sick right? So, don't come to school. " Eunbyeol mencebik lagi. Chanyeol mencium bibir Eunbyeol. Peck okay. Eunbyeol memukul dada Chanyeol.

" Yah!! Kenapa awak kiss saya? " Eunbyeol masih memukul dada Chanyeol. Chanyeol memegang tangan Eunbyeol supaya berhenti memukul dadanya.

Chanyeol mendekatkan bibirnya ke telinga Eunbyeol dan mengigitnya. ( Me : Geli pulak. ) " Siapa suruh buat mulut macam tu? Kan saya dah cakap kalau cebik lagi awak kena kiss. " Chanyeol membuat suara mengoda. Jantung Eunbyeol berdegup laju.

[COMPLETED]My Devil Husband! [ Chanyeol ]Where stories live. Discover now