28. Dinner

1.1K 66 2
                                        

Singapura

07:30 WITA

"Kalian sudah rapi, sudah siap berangkat?" Ucap pramita melihat bara membawa koper disusul oleh Veronica

"Iya mom! Veronica pamit ya?" Ucap Veronica berpelukan dengan pramita

"Hati hati ya kalian, dan jagain adik kamu ver" ucap pramita karena alisya ikut serta ke Indonesia

Niatnya berliburan sekolah, sekolah alisya libur panjang.

"Ngomong ngomong, alisya dimana aunty?" Sela bara menanyakan sepupu kecilnya itu

"Aku disinii!!" Seru Alisya bersemangat berlari kecil kearah mereka

"Mommy jadi kesepian deh nggak ada yang temenin" pramita dibuat sesedih mungkin

"Enggak papa mom, alisya nggak bakal lama lama disana" alisya tersenyum manis

Pramita tertawa kecil lalu menatap bara

"Bara nitip salam buat orang disana ya, sampaikan maaf aunty nggak ikut, tau sendiri aunty sibuk sama boutique"

Bara mengangguk memahami posisi aunty cantiknya itu

"Tenang aja aunty, bara sampaikan"

Setelah berbincang ringan itu, bara mengajak berangkat ke bandara lebih awal

"Kalian hati hati ya dadahh" pramita melambaikan tangan saat ketiga anak itu sudah di dalam mobil

Mereka membalas tidak melepas senyuman hangatnya

•••

Jakarta

06:30 WIB

Nara sudah sampai di parkiran sekolah disana ada Rien Alana dan hazel

"Hai" Alana menyapa sedikit canggung

Nara tidak merespon dirinya langsung berlalu pergi

"Nara marah sama guee" Alana mendesah kesal

"Kita kasih dia waktu, gue yakin secepatnya Nara bisa maafin lo" hazel berujar bijak dalam situasi seperti ini

Rien mengangguk setuju "yuk kita ketemu Nara"

"Tapi,, gue takut Nara makin marah sama gue" Alana menggigit jarinya cemas

"Tenang aja lan, yuk lah kita ke kelas" Rien menarik tangan Alana

Di kelas, Nara sudah duduk sambil bermain ponselnya cuek pada sekitar

Alana dkk pun duduk di kursi masing masing

Hazel mengode Alana untuk berbicara dengan Nara tapi Alana menggeleng

"Enggak, gue takutt" bisik Alana dengan wajah ketakutan

Rien dan hazel kompak menepuk jidat masing masing

"Jangan takut! Lo kayak mau ngomong sama setan aja!" Ketus Rien lalu memaksa Alana menghampiri Nara

Alana akhirnya menghampiri Nara walau hatinya berdebar

"Ini mah mending ngomong sama setan sekalian! Daripada bangunin singa tidur" monolog Alana membatin

Alana menarik napas panjang "n-nara"

Nara menoleh ia masih memasang wajah sedatar mungkin membuat nyali Alana semakin ciut

Rien dan hazel menahan tawa diam diam melihat komuk Alana

"Apa!" Sentak Nara Alana sampai tersentak

NARABARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang