Saka & Angel?

10 1 1
                                        

"Yakk, lu ngapain sama Angel?" tanya Zoya dengan marah pada Saka.

Dia baru sampai di sekolah kemudian melihat semua orang sedang bergosip membawa nama sahabatnya Saka. Bagaimana mungkin Zoya tidak tertarik dan yang menjadikan Zoya marah adalah nama yang disandingkan dengan nama Saka adalah Angel. Semua orang mengatakan bahwa Saka berkencan dengan Angel karena foto mereka yang terlihat di angle seperti akan berciuman ditempel di mading sekolah. Zoya merasa di khianati, karena sedari awal Saka terlihat membenci Angel. Tapi, sekarang dia berkencan dengan orang yang dia benci, atau hanya Zoya saja yang tertipu.

"Jangan percaya sama yang di foto."

"Tapi gimana bisa lu ciuman sama Angel, wahh penghianat sih!"

"Gak ada ya, cuma masalah angle aja itu."

"Kok lu santai banget di fitnah kayak gitu?"

"Lagi gua cari tau, bukan santai."

Saka mengetahui itu tadi pagi dan dengan sengaja tidak mengambil foto tersebut. Sekarang dia sedang mencoba mencari tahu siapa dalang di balik itu semua. Dia jelas tahu ini pasti Angel pelakunya, tapi ia mempercayai bahwa Angel tidak mungkin sendirian. Perempuan itu sudah tidak menargetkan Juan karena masalah kemarin, dan sekarang dialah target selanjutnya. Angel pikir dia akan lolos begitu saja ketika mulai berani mengambil jalannya? Tidak akan Saka biarkan dia hidup nyaman di sekolah ini.

Foto yang terpajang memang sengaja Saka tidak lepas, karena ingin tahu apa reaksi dan rencana dari Angel setelah itu. Kemungkinan-kemungkinan yang terjadi sudah terbayangkan oleh Saka, jadi dia berpikir apa cara yang mudah dan cepat untuk menangkap kaki kanan Angel. Dia meyakini dari angle, foto tersebut di ambil dari parkiran depan sekolah ini. Dia akan menjadi detektif untuk hari ini dan yang pasti tidak akan melibatkan Zoya.

"Kenapa engga lihat cctv? Pasti ada cctv kan sekolah ini?" ujar Zoya.

"Udah, tapi engga keliatan bagian orang yang ngefotonya."

"Berarti ada orang lain selain Angel yang berhubungan sama foto itu?"

"Angel gak mungkin sendirian, dia pasti sengaja mancing gua buat bikin gua seolah-olah lagi ciuman sama dia. Padahal waktu itu dia ngancem."

"Ngancem apa?" Zoya terlihat penasaran. Masalah Angel gak akan jauh-jauh dari Zoya, dan dia meyakini itu. Jadi kemungkinan yang membuat Saka terlihat mendekat ke arah Angel adalah karena Angel mengancam Saka membawa nama Zoya.

"Engga perlu tahu lu."

"Udah tau gua. Masalah sama Angel mah gak akan jauh-jauh dari gua."

"Jadi ngancem apa dia ke elu?" tanya Zoya pada Saka yang tidak dijawab apapun.

"Apa yang bakal lu lakuin? Lu mau gua bantuin? Kita bisa minta bantuan yang lain kalo lu mau, jangan sungkan!" berulang-ulang Zoya tanya dan hanya diam yang dia dapat atas jawaban Saka. Memang begini kalau semisal Saka sedang serius, dia akan diam dengan dahi berkerut dan tanpa memperdulikan siapapun.

"Zoya emang bener Saka ciuman sama Angel?" tanya Cika.

"Engga kok, Saka Cuma di jebak."

"Ahh syukurlah. Aku pikir beneran. Soalnya orang-orang taunya Saka yang deketin Angel," jelas Cika. Saka yang tadinya diam seketika memandang ke arah Cika. Owh jadi ini yang Angel lakukan. Benar apa yang dipikirkan Saka, dia pasti akan menyebar berita tidak benar.

"Iya semua orang taunya Saka yang nyium Angel, terus Angel diancem katanya kalo misal dia gak mau nerima Saka dia bakal dibikin engga nyaman di sekolah ini," jelas Mila.

"Emang gila si Angel ini. Obsesnya ke cowo doang. Kurang kasih sayang bapaknya kali ya." Mulut Nana emang kadang ceplas ceplos tapi selalu benar. Entahlah kenapa Angel terobsesi sekali dengan laki-laki populer.

"Menurut kalian siapa dalang dari orang yang ngambil foto itu?" tanya Zoya pada teman-temannya ini. Mereka pasti menyadari bahwa Angel tidak mungkin sendiri.

"Aku kurang tau soalnya Angel kan gak pernah punya temen yang banyak ngobrol sama dia," jawab Cika.

"Siapa yang mau temenan sama Angel. Dihh aku juga kalo disuap gak mau, gak ada untungnya temenan sama Angel," Nana menjelaskan dengan menggebu-nggebu seolah-olah ia pernah di tawari untuk menjadi teman Angel.

"Kalian lagi ngobrolin tentang Angel ya?" pertanyaannya menghadirkan rasa kejut dari semua orang yang sedang berkumpul. Siapa sangka Juan yang tidak pernah mengobrol bersama tiba-tiba bergabung dan bertanya.

"Wah kaget aku, tak kirain tadi siapa ternyata emang bener Juan. Hai Juan!" sapa Cika masih dengan rasa terkejutnya. Ini pertama kali Juan mau bergabung untuk mengobrol bersama.

"Hai!" sapa balik Juan dengan hangat pada Cika. Cika yang mendapat sapaan masih tidak menyangka dan hanya menutup mulut.

"Masih kaget aku bentar. Wahh kerena Zoya bisa bikin Juan ngobrol gini hehee."

"Seseorang ngasih aku ini tadi." Juan mengeluarkan handphonenya dan menunjukkan foto dari belakang tubuh seseorang yang sedang memotret Saka dan Angel. Memang tidak terlalu jelas siapa itu, tapi bisa dikenali bahwa itu adalah salah satu orang yang kita kenal. Saka yang sedari tadi hanya diam pun ikut gabung dan melihat ini. Saka berpikir kenapa mudah sekali menangkap pelakunya. Dia pikir dia akan sedikit berpikir tapi ternyata bukti hadir dengan sendirinya. Beruntung Juan memberikan ini kepadanya jadi dia tidak perlu bersusah payah.

"Hari ini kalian ada latihan kan?" tanya Saka pada Juan dan Zoya.

"Mari kita tangkap pelakunya!" ujar Zoya dengan semangat. Dia merasa keren padahal bukan dirinya yang menangkap pelaku. Sekarang dia penasaran darimana Juan dapat foto itu.

"Zoya boleh kami gabung nanti? Aku penasaran nanti gimana? Yaa yaa yaa pleasee!" mohon Cika.

"Boleh boleh ayo ikut. Kita tangkep pelakunya sama-sama!" dengan semangat Zoya dan Cika, Nana, Mila bersorak bersama. Tapi kegiatan mereka tidak luput dari penglihatan Juan maupun Saka. Mereka tersenyum senang. Juan merasa dia kembali hidup dan menikmati hidup, sedangkan Saka merasa bersyukur karena Zoya mendapat teman yang baik.

⁃ MusicForLife

Raka

Hari ini jangan lupa latihan ya guyss

Untuk jamnya sesuai dengan perjanjian

Diharapkan semuanya hadir ya!

Karena kita tidak punya waktu banyak lagi

Dan untuk member yang tidak mengikuti lomba, diharapkan juga hadir

Terima kasih.

Niko

Siap pak ketu

Tian

OK

Bian

Siap

Zoya

Oke Raka.

ZOYATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang