Paris, French.
Mata bulat Yoonjung sudah berkaca-kaca melihat sekitarnya saat ini. Terdapat dekorasi yang sangat elegan tetapi tetap mewah, ia yakin Jungkook sudah menyiapkan ini semua dari jauh-jauh hari. Berbagai karangan bunga terlihat sangat cantik, dan tentunya ini semua adalah bunga Peony dengan berbagai macam war, bunga favorit Yoonjung.
Yoonjung menghapus air matanya yang hendak jatuh, angin di kota Paris malam ini cukup terasa. Menatap Jungkook dengan senyuman hangat, pria itu juga tengah tersenyum padanya.
Malam ini adalah malam ke-empat mereka berada di Prancis setelah dari New York. Dan malam ini Jungkook memberikan kejutan yang begitu berharga di hari ulang tahun istrinya.
"Jungkook..." Lirihnya lembut, dengan mata berkaca-kaca.
Jungkook tersenyum, mengecup singkat kening istrinya. Tatapan Yoonjung sangat sulit diartikan, perasaannya sangat bercampuran saat ini. Rasa sedih, senang tengah menggerogoti hatinya, sangat sulit untuk Yoonjung ucapkan.
Jungkook melepas kecupannya, menatap mata Yoonjung yang hendak menangis. Tangannya membenarkan surai Yoonjung yang terurai panjang.
"Selamat bertambah usia, sayang" Ucap Jungkook lembut, mengusap air mata Yoonjung yang berjatuhan "Jangan menangis, aku tidak memperbolehkan mu untuk menangis. Tersenyumlah"
Yoonjung mengangguk pelan dan segera tersenyum. Tangan besar Jungkook mengusap punggungnya di belakang sana. Yoonjung terlihat sangat cantik dan elegan malam ini, dengan gaun hitam sepanjang lutut dan surai panjangnya yang terurai setengah. Make up natural juga menghiasi wajah Yoonjung, terlihat begitu manis dan cantik.
Mereka duduk berhadapan di meja yang sudah Jungkook booking untuk mereka malam ini. Ini semua terlihat sangat mewah. Yoonjung bisa menyaksikan bagaimana kota Paris di malam hari.
Sudah Jungkook siapkan ini semua. Dinner romantis di hari ulang tahun istrinya. Bungan Peony yang menghiasi sekitar menambah kesan mewah. Ruangan ini juga sangat private, hanya untuk mereka berdua.
Tangan kecil Yoonjung tengah di genggam Jungkook, pria itu menatapnya dengan tatapan penuh cinta yang sangat menggebu-gebu, Yoonjung bisa merasakan itu.
"Terimakasih, Jung... Kau telah menyiapkan ini semua" Lirihnya lembut, penuh arti.
Jungkook mengecup pelan tangan yang berada di genggamannya saat ini "Terimakasih kembali, sayang. Terimakasih, sudah mengandung malaikat kecil untukku. Aku hanya bisa mendoakan kalian berdua, kalian adalah yang terpenting di dalam diriku"
"Aku sangat mencintaimu. Tidak ada yang bisa menjelaskannya, ah, aku tidak mau memaksamu untuk membalas perasaanku. Tetapi, ku mohon rasakan ketulusan ku, ya?"
"Aku tahu, sayang, tidak semudah itu bagimu untuk menerima kehadiranku dan aegi. Tetapi kau harus tahu, aku tidak pernah main-main dengan perasaanku sendiri. Jadi, mulai saat ini kita coba untuk memulai hal baru, ya? Aku tidak bermaksud memaksamu untuk membalas ini semua, tetapi, ku mohon, cobalah terima kehadiranku ya, sayang?" Tangan Jungkook terus mengelus perut buncit istrinya.
"Kita akan membangun rumah tangga yang penuh cinta, okay? Sebentar lagi malaikat kecil kita akan lahir ke dunia ini, kita akan merawatnya bersama, penuh cinta dan kasih sayang"
Mata Yoonjung kembali berkaca-kaca, bibirnya sudah mem-pout hendak menangis. Ucapan Jungkook terdengar sangat lembut dan penuh makna, membuat hati Yoonjung tersentuh di setiap katanya.
Jungkook tersenyum, mengusap kedua pipi gembul Yoonjung "Jangan menangis, aegi akan ikut sedih jika eomma nya sedih"
"Mulai sekarang, mari belajar menerima kehadiran ku dan aegi, ya, sayang? Memang tidak mudah, tetapi, pelan-pelan pasti kau bisa. Aku tahu, istriku adalah wanita pintar"
KAMU SEDANG MEMBACA
Wild Husband
RomanceWARNING!21++ Berisikan konten dewasa dan pemerkosaan •If you don'tike it, you can skip it• •Contains scenes of violence and coercion• •This story belongs to the adult category• Go Yoonjung, gadis bertubuh mungil yang usia nya menginjak 22 tahun. Nas...
