Di ruang pemeriksaan ini terdapat Jungkook, Yoonjung dan dokter Binna yang tengah memeriksa Yoonjung. Layar monitor itu memperlihatkan bagaimana kondisi perut Yoonjung. Alat yang tengah dipegang Binna menyusuri permukaan perut Yoonjung.
Jungkook menggenggam punggung tangan istrinya, mengusapnya lembut agar Yoonjung tidak merasa terlalu gugup. Yoonjung menoleh melihat Jungkook yang tersenyum lebar dan fokus memperhatikan layar monitor.
"Pertumbuhannya sangat baik, ini adalah organ tubuhnya yang sudah jelas terlihat" Ujar dokter Binna dengan senyum hangat.
Jungkook tersenyum mengangguk, menatap Yoonjung yang juga tersenyum kikuk. Jungkook membantunya untuk bangun dari ranjang brankar itu. Mereka duduk bersandingan menghadap dokter Binna yang tengah menuliskan resep obat.
Banyak hal yang Jungkook konsultasikan kepada dokter itu, dengan sangat sopan dokter Binna menjawab satu persatu semua pertanyaan Jungkook mengenai kehamilan.
Usai pemeriksaan mereka harus menebus vitamin Yoonjung, setelah itu mereka kembali memasuki mobil yang tengah terparkir.
Jungkook memasangkan seat belt milik Yoonjung, melihat wanita kecil ini yang terlihat sedikit cemberut. Jungkook terkekeh kecil, mengusap pelan kepala istrinya "Ada apa, hm? Kenapa terlihat kesal seperti itu. Katakan, sayang"
"Apakah aku gemuk, Jung? Aku harus menurunkan berat badanku!" Ujar Yoonjung yang terlihat kesal.
"Siapa yang mengatakannya?"
"Bagaimana bisa belum genap lima bulan kandungan ini tetapi berat badanku sudah naik empat kilogram?"
Sekarang Jungkook tahu kemana arah pembahasan ini. Ya, tadi saat Yoonjung menimbang berat badannya wanita kecil itu mengalami kenaikan berat badan. Dokter Binna sudah mengatakannya jika itu sangat wajar terjadi, tetapi Yoonjung terlihat kesal.
"Empat kilogram tidak membuatmu terlihat gemuk. Ini wajar terjadi saat tengah mengandung, Binna sudah mengatakannya tadi" Nasehat Jungkook lembut, sudah mulai melajukan mobilnya.
Jungkook berkata benar, ia cukup senang mengetahui berat badan Yoonjung yang naik. Tetapi tetap saja, wanita kecil itu terlihat tetap kurus. Kemana larinya 4 kilogram itu? Ini semua adalah hormon kehamilan. Cukup membuat Jungkook senang.
"Aku sangat sulit menaikkan berat badanku, tetapi sangat mudah naik ketika aku mengandung? Ah, ini semua aneh" Keluh Yoonjung menatap Jungkook yang sedang mengemudi.
"Tubuhmu sudah sangar kurus, aku bahkan bisa mengangkat mu menggunakan satu tangan"
Berat badan Yoonjung yang selalu berada diangka 45 kilogram kini menjadi 49 kilogram. Dan itu sangat membuat Yoonjung terkejut. Pikiran bahwa saat ini dirinya gemuk sangat menghantuinya, membuat Yoonjung tidak percaya diri.
"Kau akan lebih baik jika berisi, sayang. Kau tetap cantik dalam kondisi bagaimana pun itu, jangan berfikir buruk tentang dirimu sendiri"
Yoonjung mem-pout kan bibirnya, walaupun Jungkook berkata seperti itu ia tetap takut jika dirinya terlihat jelek karena berat badannya. Satu tangannya Jungkook genggam dan mengusapnya, mengecup tangan Yoonjung sembari tetap mengemudi.
"Umh, apakah aku terlihat jelek?"
"Tidak. Kau cantik, istriku sangat cantik. Tidak ada yang mengatakan mu jelek, sayang"
Yoonjung mengulum bibirnya dan tersenyum kecil. Ucapan Jungkook selalu membuatnya lebih tenang, yang di katakan pria itu bukanlah bualan semata. Yoonjung memang memiliki paras yang luar biasa, semua orang yang melihatnya juga pastinya akan merasa kagum.
Menyadari bahwa mobil yang mereka tumpangi hari ini berbeda, membuat Yoonjung kembali menoleh ke arah Jungkook "Um, kenapa menggunakan mobil yang ini, Jung?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Wild Husband
RomanceWARNING!21++ Berisikan konten dewasa dan pemerkosaan •If you don'tike it, you can skip it• •Contains scenes of violence and coercion• •This story belongs to the adult category• Go Yoonjung, gadis bertubuh mungil yang usia nya menginjak 22 tahun. Nas...
