Cuaca terasa menyengat kulit. Keringat mengalir deras. Di undakan tangga Alea mengipasi dirinya dengan sehelai daun besar.
Di sekitar halaman Ashley tak terlihat setelah Alea kembali dari berkeliling.
Jika bisa Alea ingin pergi, kabur dari seorang pembohong besar seperti Ashley. Tapi kunci untuk nya agar bisa kembali ada di Ashley. Jika tidak Alea enggan berlama-lama tinggal satu atap dengan nya.
Bagaimana caranya agar Ashley membiarkan nya pergi. Kembali ke dunia asal nya.
"Ashley... bodohnya aku tak ingat nama penjahat itu juga Ashley."
"Membunuh dengan enteng nya, dia pikir bagaimana bisa aku tidak membenci nya."
Sebelum nya, Ashley adalah mantan kekasih nya dari dunia asal nya. Mantan kekasih dengan jarak umur yang terpaut jauh.
15 tahun, kesenggangan usia mereka bagaikan Alea pecinta pria tua. Tapi Ashley yang dikenal nya memang tampan dengan wajah penuh aura tengil yang selalu ingin menyentuh kulit nya.
Jika di ingat-ingat Ashley adalah tipe pria tua mesum yang bisa-bisanya Alea tergoda hanya karena dia tampan dan perhatian.
Tapi memikirkan seberapa posesif dia dulu, tidak mengherankan Ashley membunuh sahabat dekatnya. Cemburu nya seorang pria bisa membutakan mata.
Jika bukan karena melihat nya secara mata telanjang, Alea mungkin masih berdiri berdampingan dengan nya dan tidak akan pernah terjebak di dunia Antah berantah ini.
Jika di pikirkan lagi... bagaimana dunia ini bisa ada? Apakah ini semacam teknologi atau sebuah game ? Tidak mungkin...itu hanya ada dalam dunia khayalan para pencinta novel.
Meski kerap kali membaca buku-buku semacam itu, tak pelak Alea belum tentu mempercayai nya.
Tapi dunia ini...membuat pandangan Alea terbuka jauh.
Bagaimana wajah Ashley mantan kekasih nya dulu bisa berubah. Jika bukan karena Ashley sendiri yang mengungkapkan, Alea mungkin tidak akan pernah mengingat kejadian kelam tiga tahun yang lalu.
Setelah kecelakaan itu dia koma selama sebulan, dan begitu dia terbangun Ashley telah menghilang dari dunia nya. Tapi kini dia di bodohi secara besar-besaran.
Meskipun dia telah jujur, tapi kejujuran setelah kebohongan hingga hati nya harus menerima pukulan sebesar ini....
Ini seperti sebuah lelucon yang sama sekali tidak lucu!
Entah berapa lama Alea termenung, hingga sepasang kaki berdiri tepat di hadapannya Alea tersentak dan melihat Ashley yang membungkuk menatap nya lekat.
Tangan kekarnya terulur dan mengusap kerutan di dahi Alea.
"Apa yang kau pikirkan..."
Alea tersadar dan segera menepis tangan Ashley.
"Sesuatu yang buruk tentang mu." Desis Alea penuh sindiran.
"Berapa lama lagi kau akan mengurungku di dunia aneh ini?".
Keheningan melanda, membuat Alea mendongak dan mendapati tatapan Ashley yang menembus mata nya dan membuat urat-urat di tubuh nya tertegun.
Perasaan ini...
Perasaan yang membuat nya harus kembali membuka hati untuk seorang pria dengan orang yang sama. Namun dengan wajah yang berbeda.
Lengan nya tertarik secara perlahan membuat Alea berdiri dan mereka berhadapan hampir sejajar. Tinggi Alea hanya sampai setengah dada Ashley. Dia begitu pendek dan Ashley bagaikan pria besar dengan tinggi tubuh dan otot di setiap lapisan kulit nya.
Tangan besar nya mengusap pipi Alea dengan sorot mata kerinduan. Bodohnya...selama ini Alea tidak sadar. Sorot mata nya terlihat jelas penuh rasa kepemilikan dan kerinduan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Big Man! (End)
General FictionAlea adalah gadis modern.Namun sebuah kalung peninggalan leluhurnya membawanya menuju ke dunia lain.Dunia yang benar-benar berbeda.
