⚠️Mengandung adegan kekerasan, pembunuhan, kata-kata kasar, dan berbagai hal lain yang sangat tidak dianjurkan untuk ditiru. Bijaklah dalam membacanya.
📍OOC, Fantasy, Harem, Romance, Kissing, Action, Mature++?(entahlah~🌚)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Usai...
⬆️ Aaaaaaaa gomawo untuk giftnya xixi(๑˃̵ ᴗ ˂̵)و aku nggak tahu username kamu yang mana, yang jelas arigatou ne❤❤❤
Milan.
Capital Of The Lombardy Region.
Deretan mobil mewah yang sedang mengawal satu buah limousine yang berada di tengah-tengah, terlihat melaju di jalan raya kota Milan dan membelah keramaian pengendara lain yang sesekali menengok ke arah deretan mobil mewah tersebut.
Seorang gadis jelita dengan sorot mata tajam duduk dengan anggun di dalam mobil limousine, menatap pemandangan kota dari balik jendela seraya sesekali menyesap minumannya yang berupa jus buah.
Netra chartreuse yang tersembunyi dari balik kacamata hitam pun tampak menatap kagum pemandangan kota Milan yang terlihat begitu indah.
Dengan melakukan penerbangan dengan menggunakan pesawat pribadi milik The Oldrich Family, maka (Name) pun bisa sampai lebih cepat di negara mendiang kedua orang tua angkatnya.
(Name) berangkat pagi-pagi sekali, tepat setelah dia puas menghabiskan satu malam bersama dengan Leejin.
Membicarakan banyak hal dengan pria itu termasuk alasan mengapa dia harus pergi ke Italia dan meninggalkan sejenak Korea Selatan serta sekolahnya.
Tak lupa Leejin juga mengatakan alasan dirinya datang malam itu ke rumahnya karena ingin berpamitan, sebab Leejin ternyata juga akan pergi ke negara lain untuk membantu seseorang yang sangat berjasa dalam menemukan anggota keluarganya─Letnan Kang Hamchan.
Mengingat apa saja yang telah terjadi malam itu membuat (Name) pun menutup mulut menahan senyuman.
“Aku menyukainya...”
Ia terkekeh geli sebelum kemudian terdiam dengan pandangan datar, kedua tangannya mengepal perlahan dengan aura mengintimidasi yang terasa begitu menekan.
“Semesta memang tak bisa membiarkanku untuk tenang, walau hanya sesaat.”
_o0o_
Kediaman Ossana
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tiba di kediaman sang paman, (Name) yang telah keluar dari limousine pun kini disambut dengan deretan para pekerja Mansion yang berjejer rapi di depannya.
“Benvenuta signorina⧼Selamat datang nona⧽!” Sambut mereka semua seraya membungkukkan badan penuh hormat, sedikit membuat (Name) kaget dan agak tak nyaman mendapati sambutan semewah ini dikediaman sang paman.
‘Entah apa jadinya kalau aku memilih datang ke Mansion The Oldrich Family, kurasa akan sangat heboh dari yang ada disini.’
(Name) pun melangkah masuk dengan diiringi banyaknya maid perempuan dibelakangnya.