Thirty Six

5.1K 308 22
                                        

“Jadi, apa rencanamu untuk menghentikan Amarantha?”

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

“Jadi, apa rencanamu untuk menghentikan Amarantha?”

Arthur, Xandrox, dan Aston duduk melingkar di dalam ruang bawah tanah Altar. Tempat yang tidak akan terjamah oleh kekuatan jahat apapun, termasuk sihir hitam.

Mereka akan membicarakan rencana untuk mebalas kejahatan Amarantha yang telah memperdaya Arthur dengan sihirnya. Ini bukan masalah sepele, karena melakukan sihir hitam adalah sebuah larangan yang sangat fatal. Kekuatan itu adalah salah satu penyebab peperangan antar klan di dunia imortal dahulu pecah, semua klan mengutuk dan membinasakan siapapun yang memakainya.

Untuk kasus Amarantha, Arthur dan Xandrox pun sangat tidak menyangka, karena selama ini yang mereka tahu, Amarantha  adalah seorang penyihir  yang mempunyai kekuatan di level tinggi. Mereka tidak bisa mengendus aura sihir hitam dari wanita itu. Fakta itu menjelaskan kalau Amarantha sangat lihai mengelabui.

“Ini jelas bukan hal yang mudah, aku ingin menghabisinya dengan tanganku sendiri, tapi kau tau, dia adalah penyihir level tinggi dan menjadi kebanggaan di klannya. Jika aku melakukan itu, peperangan antar klan akan terjadi, dan itu adalah hal yang tidak aku inginkan,” jawab Arthur, pria itu terlihat menahan kebencian yang kental dalam dirinya.

“Diusir pun tidak akan menyelesaikan masalah, dia pasti akan melakukan hal yang lebih buruk. Dia ancaman untuk kita Arth,” Xandrox menambahkan, “ terutama untukmu dan Ally, karena kalian adalah target utamanya.”

Tentu saja, itu bagian yang terburuk, karena pada akhirnya ia melibatkan Althea dalam masalah. Arthur sangat paham kalau semua ini terjadi karena dirinya, Amarantha menaruh perasaan padanya dan membuat semua ini terjadi. Tapi, semua itu diluar kuasa Arthur, ia tidak bisa mencegah seseorang untuk menyukainya.

“Bagaimana kalau kita meminta bantuan para tetua di klan penyihir? Bagaimanapun nona Amarantha adalah bagian dari klan mereka, yang berarti itu adalah tanggung jawab mereka untuk menyelesaikannya.” Aston mengemukakan pendapatnya.

“Ya, itu rencana yang bagus. Mereka sama-sama penyihir, jadi pasti mempunyai cara untuk melenyapkan pengguna sihir hitam.” Xandrox menimpali. “selama ini mereka juga memburu penyihir hitam untuk dilenyapkan, karena bagi klan mereka, penyihir hitam adalah aib. Benar? Mereka pasti bisa membantu,” Sambungnya.

Namun masalahnya adalah, ini bukan sihir biasa, Arthur meraba bagian pinggangnya dari balik kemeja yang ia kenakan, ia yakin kalau Amarantha tidak bisa dilenyapkan semudah itu, masalah ini jelas tidak semudah itu, karena kekuatan sihir hitam yang Amarantha miliki berbeda, Arthur berkaca pada dirinya yang bahkan bisa terpengaruh begitu saja, padahal Arthur adalah pemilik kekuatan Gorgon, ia seharusnya kebal terhadap sihir hitam biasa karena kekuatan Gorgon adalah bentuk lain kegelapan yang murni dari klan Demon. Tatapi....

“Itu bukan sihir hitam biasa,” ucap Arthur.

Xandrox, dan Aston kompak menatapnya, ekspresi kebingungan secara jelas terpatri di wajah mereka.

The Sleeping Alpha Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang