***
Asher mengecek ponsel dan membuka twitter untuk melihat berita terbaru yang ada di kampus. Dia memegang ponsel dengan tangan kiri, dan tangan kanan nya berada di kantong celana. Kemudian dia mengecek akun gosip kampus, dan melihat foto nya dengan Alina tersebar luas. Yang melihat tweet tersebut sudah mencapai 2.000 orang. komentar dari postingan tersebut tembus hingga 900. Banyak akun-akun yang mengatakan bahwa mereka patah hati ketika melihat kabar tersebut.
Hanya selang beberapa jam dari ia bertemu dengan Alina, berita itu sudah tersebar luas saja. Kabar tersebut menjadi topik utama di kampus, setiap kelompok-kelompok yang sedang berkerumun pasti saja ada yang membahas tentang hal tersebut.
"pf-pwahhahaha..!" Bukan nya panik, Asher justru tertawa ketika melihat postingan tersebut.
"lah anjir malah ketawa cok, emang yee kalau udah bucin mah" Dyra menatap sinis kearah Asher.
"bucin..?wahahaha..bucin ya.." balas Asher, alis kiri nya menaik, senyum licik nya terpampang jelas.
"anjir sher lo mau ngapain lagi..." ucap Nathaniel yang menyadari ada yang aneh dari kelakuan Asher. Dia sudah peka terhadap tingkah Asher yang tidak biasa nya.
"𝐴𝑛𝑗𝑖𝑟 𝑠𝑖 𝐷𝑦𝑟𝑎 𝑛𝑔𝑔𝑎𝑘 𝑛𝑔𝑒𝑟𝑡𝑖-𝑛𝑔𝑒𝑟𝑡𝑖 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑠𝑖𝑓𝑎𝑡 𝑠𝑖 𝐴𝑠ℎ𝑒𝑟 𝑐𝑜𝑘... 𝑌𝑎𝑘𝑖𝑛 𝑏𝑎𝑛𝑔𝑒𝑡 𝑔𝑢𝑎 𝑛𝑖 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑎𝑢 𝑛𝑔𝑒𝑙𝑎𝑘𝑢𝑖𝑛 ℎ𝑎𝑙 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑛𝑔𝑔𝑎𝑘-𝑛𝑔𝑔𝑎𝑘 𝑛𝑖ℎ... 𝐴𝑑𝑢ℎ! 𝐽𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒 𝑑𝑒ℎ... 𝐴𝑝𝑎 𝑔𝑢𝑎... 𝐼𝑛𝑔𝑒𝑡𝑖𝑛 𝑐𝑒𝑤𝑒𝑘 𝑛𝑦𝑎 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔 𝑎𝑗𝑎 𝑦𝑎... 𝑇𝑎𝑝𝑖, 𝑎ℎ 𝑚𝑎𝑠𝑎 𝑔𝑢𝑎 𝑖𝑘𝑢𝑡 𝑐𝑎𝑚𝑝𝑢𝑟 𝑔𝑖𝑡𝑢 𝑠𝑖𝑖!!" isi kepala Nathaniel saat dia mendengar pembicaraan Asher dan Dyra.
"eh!, kalian mau apaa? aku mau sushi, ada yang mau nitip gakk?! biar sekaliann!" Kaela menawarkan diri nya untuk mengantri sushi.
"gua-gua!. dah lo ikut mereka aja, biar gua yang ngantri." balas Asher kepada Kaela.
Sementara Asher mengantri sushi, Nathaniel langsung menarik Dyra dan Kaela secara bersamaan, kedua lengan nya melingkar diantara pundak kedua teman nya.
"anjienk, ngapain sih lo!!" ucap Dyra yang tubuh nya terpaksa mengikuti langkah Nathaniel, leher nya terasa tercekik akibat cengkram an lengan dari Nathaniel semakin lama, semakin erat.
"sini dulu lu berdua..." balas nya
"eh-eh...kenapa nii" ucap Kaela
"kalian...gak ngerasa ada yang aneh dari sikap Asher kah?, padahal terpampang jelas lho. Dia jadi agak extrovert gitu...terus juga...sekarang dia nerima cewek baru sampe ngegoda kaya gitu..kalian gak curiga kah?" sambung Nathaniel.
"hah apaan..." Dyra masih belum bisa mencerna cerita yang diucapkan oleh Nathaniel.
"eh...iya juga.., aku jadi keinget yang dia sama Rayna deh...kalian inget kann?!?!?" ucap Kaela yang baru teringat akan suatu hal.
"nahh!!ituu!!, makanya nih, gue pengen nanya pendapat kalian berdua. mending gue peringatin si cewek itu apa gimana nih enak nyaa!!" ucap Nathaniel, berbisik kepada kedua teman nya.
"hmmzz...kalau ituu-"
"biarin aja lah, siapa tau emang berubah sikap nya!, kita gak berhak buat ikut campur hubungan orang lain coyy!!" ucap Dyra dengan lantang nya.
"..!!bodoh!, kalo di biarin, kasian cewek nya! lo gak liat tadi pas dia ngeliat berita tentang dia, bukan nya panik malah ketawa tuh orang, hah?! dengan bodoh nya malah lu bilang bucin. kan tolol!!" Nathaniel menoyor kepala Dyra dengan cukup kencang.
"ad-du-duhh..." Dyra memegang kepala nya setelah merasa di toyor dengan cukup keras.
"hmm..tapi bener kata Niel, kalau di biarin kasian ke cewek nya.! berarti gini aja, kita tanya in dulu Asher nya, dan kalau emang dia berniat buruk, baru deh kita coba buat berhenti in niat nya. gimanaa??" Kaela yang mengutarakan rencana buatan nya.
"nahh gituu aja baguss!! emang lah pacar aku nih the best!" balas Dyra sambil mengacungkan jempol nya kearah Kaela.
"yeeeuu!! badjingan!" Nathaniel menatap sinis kearah Dyra
"ael...nih!" ucap Asher yang tiba-tiba muncul dari belakang dengan membawa 2 porsi sushi miliknya, dan milik Kaela.
"anj- sialan kaget gua!" Dyra mengelus dada nya.
"oh my god, thankyouu!!" Kaela kemudian mengambil sushi milik nya.
"gass makann!!" ucap Asher dengan antusias.
"gas ges gas ges, gua ama niel makan apaan? sabar!" ucap Dyra
"lah yauda sono, gua mau makan duluan."
Asher kemudian duduk di kursi kantin, memakan sushi nya dengan lahap. Sementara itu, melihat Asher yang terlihat santai sambil memakan makanan nya, Kaela yang memiliki sifat lembut dan sabar mencoba untuk mengobrol dengan nya. Kaela pun duduk tepat di depan Asher dan menatap nya dengan dalam.
"Asher..." Kaela memanggil nya dengan nada yang sangat lembut, menatap nya dengan sangat dalam.
"...?" Asher hanya mengangkat kedua alisnya, fokus nya hanya tertuju pada makanan nya. pipi nya menjadi tembam, karena mulutnya yang penuh dengan satu potongan sushi yang dia makan. Ekspresi senang terlihat jelas di wajah nya
"can we talk about Alina...?" lanjut Kaela
"apa yang harus di omongin?"
"i mean... kita ber-tiga ngerasa kalau sifat dan sikap kamu gak kaya yang biasanya semenjak kamu deket sama Alina."
"wajar dong? seseorang jadi lebih bahagia semenjak orang itu punya 'seseorang' ??"
"jadi maksud kamu...kamu beneran udah jatuh cinta?"
"...." Asher mengangkat bahu nya, seakan dia masih bimbang dengan jawaban nya.
"tapi maksud aku sher...kamu gak bakal kayak dulu lagi kan? kaya apa yang kamu lakuin ke Rayna? aku sama yang lain khawatir aja...takut kejadian itu bakal keulang lagi..."
"gua tanya sama lo, apakah dengan gua ngelakuin hal tersebut, hidup kalian ber-tiga akan hancur?"
"...." Kaela terdiam, seakan dia tau bahwa akan ada terjadi sesuatu.
"enggak kan? jadi kalian diem aja. gausah berusaha buat ikut campur hidup gua. i mean ya...just enjoy ur life." Asher menatap kembali kedua mata Kaela dengan sangat tajam. makanan nya yang masih tersisa, dia tinggalkan begitu saja saat dia merasa pembicaraan diantara kedua nya sudah selesai.
"....." Kaela kaget, dan juga merasa cemas. dia benar-benar tidak ber-ekspektasi dengan apa yang Asher kata kan.
Karena jawaban Asher tadi, dia jadi ragu untuk makan. pergerakan tangan nya melambat, memikirkan apa yang akan Asher lakukan selanjutnya.
Di tengah-tengah Kaela yang sedang terbengung sembari mencoba untuk menyuapkan makanan ke mulut nya, Nathaniel dan Dyra datang dengan membawakan makanan milik kedua nya, dan juga makanan ringan untuk mereka makan. Namun wajah kedua nya bingung saat menyadari bahwa Asher sudah tidak ada di meja tersebut.
"lhoo?! Asher mana cug!" ucap Dyra, dia menaruh makanan nya di meja sembari melihat ke sekeliling nya
Menyadari Asher sudah pergi duluan, dan melihat ekspresi Kaela yang shock Nathaniel sudah mengerti bahwa ada yang tidak beres dari selama dia pergi mencari makanan.
~~
KAMU SEDANG MEMBACA
Forced To Be A Boy
FanfictionKisah ini menceritakan tentang anak perempuan, Asher. Yang diubah tampilan nya menjadi laki-laki oleh ibu nya, tak segan-segan ibu nya bahkan menyuruh nya untuk menjalin hubungan apapun asalkan ia menjalankan nya dengan wanita. Namun, akan kah ia ba...
