Kisah ini menceritakan tentang anak perempuan, Asher. Yang diubah tampilan nya menjadi laki-laki oleh ibu nya, tak segan-segan ibu nya bahkan menyuruh nya untuk menjalin hubungan apapun asalkan ia menjalankan nya dengan wanita. Namun, akan kah ia ba...
setelah berendam,ia merasa lebih tenang.karena sudah merasa lebih baik,ia beranjak ke kasur dan mengirim pesan ke satu-satu nya teman ia,Valene.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
𝑻𝑶𝑲𝑻𝑶𝑲𝑻𝑶𝑲 Charlotte mengetuk pintu kamar nya
"hhhhuuugghh apalagi si Charlotte?ck" Asher bergumam di atas tempat tidur nya
"Asher...!nanti kamu makan ya...!sepulang kamu ngelatih belum makan soalnya..!!yaa!?"
"....."
"tch..ogah!" gumam nya di dalam kamar
***
saat kembali ke sekolah,Valene terus memaksa Asher untuk meminta maaf kepada Rayna atas ucapan nya yang sudah sangat melukai perasaannya.
Asher yang baru saja sampai di kelas nya dan baru aja menaruh tas nya di kursi nya terpaku dengan bawel an Valene.
"Asher....please ih minta maaf sama Rayna...!"
"kalo dia cerita ke temen-temen nya gimana?lo bisa kena masalah lohh!!"
"ayo minta maaf ya?gue anterin nih sekarang juga ke kelas nya"
"diem apa gua tabok?"
"dihhh!!nabok gua ga bakal bikin gua diem kaleeee"
Asher menatap nya dengan tatapan tajam dan dingin,yang membuat Valene terdiam berhenti berbicara
"huhh,gue tau kali sher lu kecewa,tapi kan dia gak sepenuhnya salah, lu juga gak mikirin perasaan nya apa?lu kecewa dia juga kecewaa,maksud gua gitu lohhh,kayak...coba lu coba buat lebih mikirin perasaan orang sebelum ngomong...SOALNYA LU DIEM TAPI SEKALI NYA NGOMONG MAK JLEB JIR"
"lah bodo amat,coba lu rasa in jadi gua?apa kaga enek?"
"cihh...yaudah lah gue nyerah,lu baru bat soalnya cok"
"siapa juga yang minta saran?gua cuma keluarin unek-unek gua aja"
"oooooohhhhh.....jadi lo begitu ya sher...awas lo ya!huh" balas Valene membuang pandangannya dari Asher
***
Asher memang tipe siswi yang jarang keluar kelas.ia juga jarang ke kantin ataupun ke toilet.namun hari ini,ia sangat tak tahan,menahan keinginan nya untuk buang air kecil.saat diri nya sedang terburu-buru ingin masuk toilet,dia tak sengaja menabrak orang yang baru saja ingin masuk ke toilet tersebut.
𝑩𝑹𝑼𝑲 tabrakan yang cukup kencang diantara kedua nya
"eh sorry-sorry,gua kebelet banget" ucap Asher belum mengetahui siapa lawan bicara nya
"eh iya gapapa,duluan aja kalau gitu..." balas siswi yang tertabrak oleh nya
mendengar suara yang terdengar familiar,ia pun menoleh kearah siswi tersebut dan sangat terkejut ketika mengetahui bahwa orang itu adalah Rayna.
"eh...thankyou ya" ucap nya,masuk ke toilet tersebut tanpa rasa bersalah
Rayna menatap nya kecewa dan bingung,mengapa Asher selalu menganggapnya seperti boneka yang tak punya hati?kini ia bertingkah seperti tidak pernah ada masalah diantara kedua nya?mengapa ia tidak pernah merasa bersalah?mengapa ia tak pernah memperdulikan perasaan nya?mengapa?.semua pertanyaan mulai bermunculan di benak nya,hingga Asher keluar dari toilet dan menatap nya lalu pergi begitu saja,ia tak meninggalkan senyuman ataupun ekspresi di wajah nya.
"i should stop...!" batin Rayna saat memasuki toilet sambil mengelus dada nya.