Kisah ini menceritakan tentang anak perempuan, Asher. Yang diubah tampilan nya menjadi laki-laki oleh ibu nya, tak segan-segan ibu nya bahkan menyuruh nya untuk menjalin hubungan apapun asalkan ia menjalankan nya dengan wanita. Namun, akan kah ia ba...
setelah membaca surat dari Rayna,ia langsung mengambil ponsel nya dan mengucapkan terimakasih kepada Rayna atas kado nya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
setelah mengirim pesan,Asher jadi kepikiran dan terbayang-bayang akan rasa bersalah.
di balik kondisi Asher yang sedang di hantui rasa bersalah nya,ada Rayna yang salah tingkah sampai menggulingkan badan nya di atas kasur,berteriak sambil terus tersenyum kearah layar ponsel nya,saat posisi nya ia masih berada di dalam roomchat nya.
saat masih menggulingkan badan nya,jari nya tak sengaja menyentuh layar.ia tak menyadari hal tersebut sampai ia mendengar seseorang mengucapkan "hallo?"
📞: "hallo?"
📞: "HUAAAAAHEHHEHEHHE"
📞: "halo?Rayna?"
Rayna terkejut saat mendengar suara dari ponsel nya.ia baru menyadari bahwa ia telah memencet tombol telfon.
"waaa!!" jerit nya terkejut
📞: "....?"
📞: "eh maaf Asher kepencet sumpah gak sengajaa"
📞: "oh.."
📞: "ehehe...maaf ya..aku mati in ya..?"
📞: "bentar...gua...mau minta maaf atas semua yang udah gua lakuin ke elu,gua..-"
📞: "ah iya iyaa gapapa kok Asher..aku udah maafin kamu dari kapan tau kokk,santai ajaa"
📞: "maaf ya..gua belum bisa ngendaliin emosi waktu itu.."
📞: "iyaa Asher gapapaa,aku juga baik-baik aja kok sekarang!!"
📞: "ah...yaudah..makasih ya"
📞: "iyaa Asher sama-samaa,byee..."
𝒃𝒊𝒃𝒃.. Asher end calls
"eeeeeEEEHHH eh ya ampun ya ampun demi apa dia minta maaf...GAK JADI MOVE ON INI MAH GAK JADIII!!" ucap Rayna setelah komunikasi nya dengan Asher
"HIIIIAHAHHAHAHA" sambung nya sambil membanting tubuh nya ke kasur.
***
meskipun sedang di hantui dengan rasa bersalahnya,tetap saja..ia masih memendam sedikit rasa kesal di dalam tubuh nya.dan saat Charlotte pulang dari kerja nya,Asher langsung menyampar nya dan menanyakan hal itu.
"ma..." ucap Asher dengan wajah dan nada bicara yang terasa sangat datar
"haii...udah di buka semua kado-kado nya?" balas Charlotte
"udah"
"udah makan juga?"
"ma!aku mau nanya lho...!!"
"oh...iya sayang..mau nanya apa...?"
"mama kenapa ngundang Rayna tanpa sepengetahuan aku?"
"lho...yang ngurusin tamu kan cuma mama...kamu mama tanya in males-males an?"
"siapa yang gak males coba?mama nyoba buat ngundang ratusan tamu?"
"jadi sekarang salah mama nih...?"
"ck" Asher berdecak mengalihkan pandangan nya dari Charlotte
"emang kenapa sih Asher...?dia gak salah lho...mama juga gak salah kan ngundang dia..?mama juga udah kenal kok sama dia..mama udah ngomong langsung sama anak nya,secara langsung mama udah tau watak nya gimana..."
"ma...tapi.."
"Asher...mama baru pulang kerja..mama capek..mama gak ada kekuatan untuk berdebat...jangan kamu buat mama makin capek ya..."
"aku cuma gak mau dia berharap lebih ma!"
"lho?apa salah nya ngundang ke acara ulang tahun doang sih sher...?emang mama nyuruh dia buat ngejar kamu sampai kalian pacaran?enggak kan?"
"ma..kasian Rayna ma-"
"ya kalau kamu kasian kamu dong yang baik in dia,bukan malah ngejauh...?ya dong?"
"ah udah lah,gak akan ngalah mama kalau ngomong sama aku." ucap Asher menatap sinis Charlotte sambil melangkah jalan ke kamar nya.