27.TAHUN AJARAN BARU

806 47 1
                                        

***

setelah kelulusan nya,Asher terus berada di rumah,dan sesekali keluar karena libur nya,menunggu tahun ajaran baru di mulai.

"kamu mau di sma mana Asher?" ucap Charlotte,sedang memeriksa sekolah yang cocok untuk Asher

"mana aja." balas Asher dengan nada ketus nya

"mama pilihin..,tapi kamu jangan ngeluh ya?"

"kenapa harus ngeluh?masalah tuh dateng dari orang-orang nya,bukan dari sekolah nya."

"hmmmzz..iya dehh,yaudah nanti lusa mama daftar kamu ke theodorea ya..?karena mama liat fasilitas nya bagus,dan kamu kemarin bilang gak mau lagi ketemu sama temen-temen kamu yang di smp kemarin kan?"

𝑨𝒔𝒉𝒆𝒓 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒌

"oke..gapapa kan agak jauh jarak nya dari rumah?"

"emang berapa menit dari rumah?"

"perkiraan di goggle maps sih...30 menit an.."

"hm..yaudah."

***

dan saat yang di tunggu-tunggu pun akhirnya tiba.Asher yang masih mengenakan pakaian biru putih melangkah maju menuju ke dalam sekolah Theodorea dengan membawa tas berwarna hitam nya di pundak kanan nya.

tanpa kehadiran Charlotte atau wali nya,ia berjalan mengikuti panduan dari sekolah nya untuk pergi ke kelas mana.kakak kelas sangat pangling ketika melihat Asher berjalan sendirian.

Asher memasuki ruangan gugus dengan sangat percaya diri.ia menduduki kursi tengah di pojokan.diri nya tidak takut untuk duduk dengan siapa saja.namun ia tak mengira bahwa ia akan di sampar dan di sapa dengan seorang laki-laki yang cukup tampan.tubuh nya yang pendek dan kurus,memiliki kulit yang putih dan bersih,memiliki wangi yang segar,membuat Asher penasaran dengan nya.

"haii!aku duduk disini yah?!" ucap laki-laki tersebut kepada Asher dengan nada seperti perempuan

Asher terkejut ketika mendengar cara bicara nya.dirinya tak menyangka bahwa laki-laki tersebut bukan lah sepenuh nya laki-laki.

"anj..boti?" batin nya

"ah..iya,boleh.." balas Asher kepada laki-laki tersebut

"yey..nama kamu siapa?!" ucap laki-laki tersebut setelah duduk di samping Asher sambil menyodorkan tangan nya seakan mengajak nya untuk berjabat tangan

"Asher.." balas Asher sambil menjabatkan tangan nya

"wow..such a cool name!"

"ahehehe..thanks.."

"oh ya!nama aku Nathaniel,panggil aja Nathan"

"oh..oke.." balas Asher yang kembali menatap ponsel nya

𝑹𝑹𝑹𝑹𝑰𝑰𝑰𝑵𝑵𝑮𝑮𝑮...
bel berbunyi

"eh ayo kita ke lapangan!" ucap Nathaniel saat masih duduk di kursi nya

Nathaniel terkejut ketika melihat Asher berdiri dari kursi nya.karena Nathaniel baru tersadar akan Asher yang sangat tinggi.

"jir tinggi bat ni orang" batin nya

Nathaniel berdiri untuk membandingkan tinggi nya dengan Asher.dirinya lebih terkejut lagi ketika menemukan bahwa dirinya setara dengan sebawah kuping Asher.

"busett tinggi kamu berapa dahh?!" ucap nya kepada Asher yang baru saja ingin berjalan keluar kelas

"ha?" balas Asher bingung tetiba Nathaniel menanyakan hal tersebut

"..oh..176.." sambung nya

"jir?!" ucap Nathaniel mata nya melotot seakan tak percaya akan tinggi Asher

"kenapa emang?" balas Asher

"..tinggi banget gila,baru keluar smp loh padahal"

"ahahaha.." balas Asher yang bingung harus menjawab nya apa

"bjir...aku pendek banget berarti ya.."

"emang tinggi nya berapa?" balas Asher menatap Nathaniel kebawah karena perbedaan tinggi nya

"160...pendek banget gak sihh,apa jangan-jangan aku stunting ya??"

"masa iya stunting ahahahaha" Asher tertawa melihat tingkah lawan bicara nya

"ih bisa jadi coyy!"

"gak lah,ntar juga nambah"

"aamiin.."

saking asik nya mengobrol,sampai mereka tidak menyadari bahwa mereka sudah tiba di lapangan. Nathaniel menarik lengan Asher ketika Asher ingin berbaris di barisan perempuan.

"eh kita disonoo,sini buat yang cewek!" ucap nya menatap Asher

"hah?gua emang cewek.." balas Asher terkejut ketika lengan nya di tarik

"hah?kamu?cewek?!" Nathaniel teriak tak percaya

"ssttt!kenceng bat anjir suara lo" ucap Asher menyuruh Nathaniel untuk mengecilkan suara nya

"eh...ah yang bener aja?!cewek?!beneran?!" Nathaniel masih tidak percaya

"iyaa ya ampun,sono udah disuruh baris,santai aja napa"

"ah...iihh...eugh!!" Nathaniel berjalan ke barisan laki-laki saat belum bisa mencerna semua yang di ucapkan Asher

~~

Forced To Be A BoyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang