32

71 7 0
                                        

Beberapa tahun kemudian.

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Hari ini adalah hari pertama bagi Cia dan Griffin masuk SMA. Mereka satu sekolah dengan If yang saat ini baru saja naik ke kelas 12. Sementara Lexis masih duduk di bangku SMP. Jarak sekolah Lexis dan ketiga kakaknya tidak terlalu jauh dan sejalan, jadi Lexis kerap berangkat bersama mereka.

Selama sekolah If tidak diperbolehkan membawa mobil oleh Bella meskipun If sudah bisa menyetir mobil sejak masuk SMA. Bella hanya mengijinkan If membawa motor. Selama bersekolah, If dan Griffin selalu diantar oleh Bella atau Sheira karena mereka tidak memakai jasa sopir pribadi.

Saat memasuki SMA, If diperbolehkan membawa motor dan sejak saat itu Sheira dan Bella tidak perlu mengantar mereka karena If meminta agar ia saja yang mengantar Griffin dan Sheira atau Bella hanya perlu menjemputnya karena perbedaan jam pulang. Berbeda dengan Cia dan Lexis, mereka selalu diantar oleh Lexa dan sesekali diantar sopir pribadi jika Lexa ada keperluan. Saat jam pulang barulah mereka dijemput oleh sopir.

Hari ini hari pertama If diperbolehkan membawa mobil setelah ia mendapat SIM dan ia sangat senang sekali karena ia bisa berangkat bersama dengan adik-adiknya. Ia meminta ijin kepada Lexa dan Sheril agar Cia dan Lexis berangkat dengannya saja dan ia diijinkan untuk itu.

"Kakak ayo berangkat!". Ujar Griffin bersemangat setelah mencium tangan Bella.

"Bentar dek". Ucap If karena ia lupa mengambil bekal yang telah Bella siapkan.

"Dad, mom.. If berangkat dulu ya". Pamit If pada orang tuanya, tak lupa ia mencium tangan, memeluk, dan mencium pipi.

"Iya, kamu hati-hati ya, jangan ngebut, jangan lupa bekalnya dimakan dan harus habis. Mommy siapin bekal banyak buat kalian berempat, jadi nanti makan bareng ya". Ujar Bella sambil mengusap pipi If.

"Iya mom. Makasih udah siapin bekal". Ucap If.

"Jaga diri dan jaga adik-adik ya If, kalau ada apa-apa kabarin dadda". Ucap Sheira.

"Iya dad". Balas If.

"Kakak ayooo!". Teriak Griffin setelah membuka kaca mobil.

"Iya sabar!". If juga berteriak.

"Gak sabaran banget dia dad, mom". Ucap If.

"Hari pertama sekolah selalu kayak gitu, ntar pas pulang sekolah pasti ngeluh dan siap-siap dadda bakal pusing nanti ngurusin dia". Ujar Bella.

"Ya udah If berangkat dulu dad, mom dari pada adek teriak lagi. Ini hari pertama MOS do'ain ya semoga acaranya lancar". Ucap If.

"Siap ketchuaa OSIS". Balas Sheira sambil hormat.

"Daddaaa...". Rengek If.

"Hahaha.. iya dido'ain. Sana berangkat, jangan lupa jemput Cia dan Lexis". Ucap Sheira.

"Okeyy dadda. If berangkat dulu, byee dad, byee mom". Ucap If sambil melambaikan tangannya dan ia segera masuk ke mobil.


Brak!!


"Dek gak ada yang ketinggalan kan?". Tanya If setelah duduk dan memakai sabuk pengaman.

"Gak ada kak, aku udah bawa alat tulis". Jawab Griffin.

"Oke kalau gitu kita berangkat jemput Cia dan Lexis". Ujar If.

If mengemudikan mobil yang baru saja dibelikan orang tuanya tak lama setelah mendapatkan SIM dan ini adalah mobil impian If. Ia mengemudikan mobilnya keluar dari halaman rumah dengan hati-hati dan tidak mengebut. Hingga beberapa menit kemudian masuklah ke halaman rumah Lexa. Sesampainya di depan rumah, mereka tidak perlu memanggil karena Cia dan Lexis sudah menunggu di teras bersama orang tuanya. Melihat ada bubu dan tantenya, If dan Griffin turun untuk menyalami mereka.

The HappinessTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang