24

361 27 0
                                        

Pada malam hari saat anak-anak sudah tidur, Sheira membicarakan mengenai rencana kepergian ke Bali. Hampir saja ia melupakan hal itu karena asik bermain dengan anak-anaknya. Saat akan tidur ia mengingat mengenai hal itu dan segera membicarakan dengan istrinya karena persiapan mereka hanya besok saja. Ia menceritakan apa yang ia dan Lexa bicarakan saat pertemuan di kantor tadi. Ia juga menjelaskan maksud dan tujuan mereka untuk kesana.

"Gimana sayang? Kamu mau?". Tanya Sheira.

"Mau banget by, udah lama banget kita gak liburan jauh setelah ada anak-anak. Ini pertama kalinya kita liburan bareng sama anak-anak dan aku seneng". Ujar Bella semangat.

"Oke kalau gitu besok siap-siap ya, tapi maaf aku gak bisa bantu kamu". Ucap Sheira merasa bersalah karena ia tidak bisa membantu istrinya bersiap.

"Gapapa by, kamu besok kan masih kerja. Sorenya aja ya aku minta tolong anterin beli sesuatu yang kurang". Pinta Bella.

"Iya aku anterin". Balas Sheira.

Setelah mengatakan hal itu, mereka kembali berbincang mengenai kegiatan mereka pada hari ini. Kemudian mereka tidur dengan saling memeluk.

Di lain tempat, setelah makan malam Lexa juga akan mengatakan hal yang sama kepada istrinya. Ia tengah berada di kamar dan sedang berbaring di kasur menunggu istrinya yang sedang berada di kamar mandi setelah ia menidurkan anak mereka. Beberapa saat kemudian Sheril keluar dari kamar mandi dan membaringkan tubuhnya di samping tubuh Lexa dan memeluknya.

"Mbul aku mau ngomong sesuatu". Ujar Lexa.

"Mau ngomong apa?". Tanya Sheril sambil menatapnya.

"Aku pengen liat penginapan yang ada di Bali. Tadi aku sama Sheira liat gambarnya dan itu bagus banget Mbul. Aku pengen kesana sekalian kita liburan. Udah lama banget kita gak liburan setelah kamu hamil dan lairin gembul junior. Mumpum dia udah gedean jadi ayo kita liburan bareng. Aku juga ngajak Sheira sama Bella". Jelas Lexa.

Sheril yang dari tadi menyimak pun terlihat sangat bersemangat saat ia mendengar kata liburan, tapi tak lama setelah itu ia terlihat murung dan memikirkan sesuatu.

"Aku pengen banget liburan, tapi gimana sama Cia boo? Aku khawatir dia gak nyaman saat di pesawat". Ujar Sheril mengungkapkan kekhawatirannya.

"Kamu tenang aja, aku yang bakal ngurus Cia saat di pesawat nanti. Ada Ipi, ada Ipin, aku jamin dia gak bakal rewel". Ucap Lexa dengan pd nya.

Memang benar, saat Cia berada di dekat If maupun Griffin, ia tidak akan rewel. Terlebih saat di dekat If, ia sangat manja. Ia selalu memegang tangan If, mencium, dan memeluknya. Dan If yang diperlakukan seperti itu, ia hanya diam dan biasa saja.

"Ya udah kapan berangkatnya?". Tanya Sheril.

"Lusa"

"Oke, besok aku siapin apa aja yang mau kita bawa. Kalau ada yang kurang nanti aku chat kamu buat beli itu pas kamu pulang kerja". Ucap Sheril.

"Wokeeyy! Ayo sekarang kita tidur. Aku mau dipeluk kamu Mbul". Ujar Lexa.

"Hmm.. langsung tidur tapi, gak usah macem-macem!". Peringat Sheril sambil menatap selidik pada Lexa.

"Iya langsung tidur". Balas Lexa.

Setelah itu mereka saling berhadapan, Lexa memposisikan badannya lebih rendah dari Sheril dan ia meletakan kepalanya di dada Sheril.



***



Hari telah berganti, pada pagi hari ini mereka sudah berada di bandara untuk terbang menuju Bali. Semua persiapan mereka sudah mereka bawa dan tidak ada yang tertinggal. Mereka sudah memasuki pesawat dan telah duduk di tempat duduknya masing-masing.

Saat pesawat take off pun bayi yang mereka bawa tidak rewel atau menangis mereka hanya diam sambil menatap sekitar. Mungkin mereka keheranan karena ini pertama kalinya mereka naik pesawat. Yang dikhawatirkan Sheril juga tidak terjadi karena anaknya sangat tenang duduk dipangkuan bubunya sambil melihat ke arah jendela yang menampilkan pemandangan hamparan awan dan sesekali ia melihat ke arah If yang sedang duduk di tengah di antara orang tuanya dan Griffin yang berada di gendongan daddanya.

"Liat deh Mbul, anak kamu gak rewel. Dia seneng liat awan". Ujar Lexa.

"Iya dia pinter banget". Puji Sheril sambil mengelus pipi anaknya.

Tak lama kemudian Cia haus dan ingin digendong oleh mamanya sambil menyusu. If melihat itu dan memberitahu mommynya karena ia juga ingin menyusu.

"Mommy Cia nen". Ujarnya pada Bella sambil menunjuk ke arah Sheril.

"Iya sayang, Cia haus. If mau minum juga?". Tanya Bella yang dibalas anggukan oleh If.

Kemudian Bella mengambil botol susu dan ia berikan pada If. Setelah menerima botol itu If mengulurkan satu tangannya pada Bella karena ia ingin duduk di pangkuan mommynya. Bella segera mengambil If dan memangkunya. Sesekali ia berbincang dengan If dan menunjuk awan.

Hingga beberapa saat kemudian mereka akhirnya mendarat dengan selamat di Bali. Mereka dijemput oleh sopir yang akan menemani perjalanan mereka saat berada disini. Saat perjalanan menuju penginapan, Lexa tiba-tiba berbicara mengenai pertemuannya dengan Sheril.

"Mbul, kalau lagi ada di bandara gitu aku suka flashback sama pertemuan kita". Ujar Lexa pada Sheril

"Aku gak akan lupa sih sama manusia nyebelin yang ngelempar aku pake kaleng". Ujar Sheril sewot.

"Hahaha". Tawa Lexa membuat Cia yang sedang tertidur di gendongannya sedikit terusik.

"Seharusnya kamu salahin kakak ipar kamu Mbul". Ujar Lexa sambil menimang-nimang anaknya.

"Lahkok gue!". Sewot Bella yang berada di bangku tengah sambil sedikit menolah ke belakang.

"Iyalah! Lo pinter banget nyuruh gue nunggu orang, tapi gak ngasih tau nomer telpon atau foto orangnya. Jadinya kan gue kesel karena kelamaan nunggu dan insiden kaleng tidak terelakan". Sewot Lexa tak mau kalah.

"Meskipun gitu, itu yang buat kalian bisa bareng sampe sekarang". Ujar Sheira.

"Iya juga sih, tapi gak bisa lebih bener dikit gitu first impressionnya?". Ucap Lexa.

"Gak bisa, itu tergantung orangnya. Orang lo gak bener mana bisa first impressionnya bener". Jawab Bella.

"Iya deh yang ketemunya pertama kali ditolong sama cool girl mah beda". Ujar Lexa yang tumben sekali mengalah.

"Hehe.."

Obrolan mereka berlanjut hingga mereka tiba di penginapan.




~♡~To be Continued~♡~




Sorry for typo 🙂🙏





The HappinessTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang